Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apes! PLN Cabut Meteran Rumah Wartawan Gegara Rp83 Ribu, Korban Sedang Mandi

Apes! PLN Cabut Meteran Rumah Wartawan Gegara Rp83 Ribu, Korban Sedang Mandi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24.com –  Gegara telat beberapa hari menbayar tagihan listrik, petugas PLN Kota Dumai langsung mencabut meteran rumah seorang wartawan. Naifnya, saat kejadian pelanggan sedang mandi.

Pelanggan yang bernama Abdul Rahman beralamat, di Jalan Caltex Lama, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. Sehari-harinya, ia berkecimpung sebagai wartawan di sebuah media online.

Ironisnya lagi, oknum petugas PLN yang mengaku bernama Syafrizal juga mengeluarkan bahasa tidak patut disampaikannya kepada pelanggan. “Silahkan panggil dan kumpulkan wartawan kalau tidak senang,” kata Syafrizal saat itu.

Kejadian ini bermula, pada Kamis, (29/09/22) sekira pukul 17:00 WIB, petugas PLN mendatangi rumah pelanggan dengan nama Abdul Rachman. Rumah tersebut menjadi tempat tinggal anaknya Braem dan istri.

Pada saat itu petugas melakukan pencabutan meteran lengkap dengan MCB. Kondisi ini tentulah membuat seluruh aliran listrik rumah padam. Padahal istri sedang mandi di kamar belakang. “Isteri saya sempat mengatakan tunggu sebentar lagi, sampai saya pulang kerja,” ungkap Braem yang juga merupakan  wartawan salah satu media online.

Namun, lanjutnya, tanpa mengindahkan ucapan pelanggan, petugas PLN langsung pergi begitu saja membawa perangkat listrik yang sudah diputuskan.

Tidak terima dengan sikap petugas tersebut, kemudian bersama istrinya mewakili pelanggan mendatangi Kantor PLN Cabang Dumai yang terletak di Jalan Sudirman.

Saat itu seorang  petugas PLN yang bernama Syafrizal selaku koordinator administrasi penerima keluhan pelanggan mengatakan agar dibayar dulu tunggakan tagihan listrik yang besarnya hanya Rp. 83.000. Setelah itu, baru kemudian meteran dipasang kembali.

Sayangnya, ketika tunggakan sudah dibayar, Syafrizal justru menyebutkan kalau mau dipasang kembali harus melakukan migrasi ke token.

Ia tidak terima dengan keputusan sepihak dari petugas PLN. Apalagi surat pemberitahuan pemutusan listrik tidak ada.

”Cara yang dilakukan petugas PLN di lapangan sangatlah arogan. Bahkan seperti maling mengambil barang milik orang lain tanpa izin. Tanpa mengindahkan dan sepengetahuan pemilik rumah,” ucap Braem.

Selain itu kata Braem sewaktu dirinya berada di Kantor PLN Cabang Dumai, sempat menyebut dirinya orang media. Tapi, bahasa yang dikeluarkan Syafrizal tidak pantas. Dan terkesan arogan sekali. (nadariau.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (19)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KEJAGUNG Rekomendasikan Pecat, Oknum Jaksa SH Masih Aktif, Ini Jawab Kajati Riau!

      KEJAGUNG Rekomendasikan Pecat, Oknum Jaksa SH Masih Aktif, Ini Jawab Kajati Riau!

      • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Kejati Riau hingga kini belum menonaktifkan oknum jaksa SH yang berdinas di Kejari Bengkalis. Jaksa perempuan itu masih bertugas, padahal sudah direkomendasikan untuk dipecat oleh Kejagung. Jaksa SH sebelumnya diamankan oleh Tim Pengamanan (Pam) Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejati Riau di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Kamis (4/5/2023), karena dugaan […]

    • Warga Mengungsi, Dua Kecamatan di Inhil Direndam Banjir 

      Warga Mengungsi, Dua Kecamatan di Inhil Direndam Banjir 

      • calendar_month Senin, 30 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      INHIL, detak24com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Inhil membuat debit air Sungai Reteh meluap dan banjir di sejumlah wilayah, Senin (30/12/24). Hingga pukul 12.30 WIB, dua Kecamatan yang sangat terdampak banjir yaitu, Kemuning dan Keritang, tepatnya di Desa Batu Ampar dan Kelurahan Selensen. Air sudah merendam rumah-rumah warga sehingga sejumlah warga untuk sementara harus […]

    • Direkam Supir Truk, Harimau Berkeliaran di Kampung Olak Siak 

      Direkam Supir Truk, Harimau Berkeliaran di Kampung Olak Siak 

      • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      SIAK, detak24com – Video harimau Sumatera di pinggir jalan lintas Sungaimandau Siak hebohkan media sosial. Cuplikan itu direkam supir truk sawit. Dalam video berdurasi 1 menit itu, terlihat jelas sosok harimau dewasa yang muncul di tengah semak-semak pinggir jalan. Disinyalir harimau itu tak jadi melintas dan kembali mundur ke hutan akasia di belakangnya, karena melihat […]

    • Cabup Bengkalis 2024, Bagus Santoo cek lokasi rawan banjir di Bathin Solapan. (f : ist)

      Perumahan Langganan Banjir di Bathin Solapan, Bagus Santoso: PUPR Segera Turun Lapangan

      • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 0Komentar

      BATHIN SOLAPAN, detak24.com – Akibat kawasan pemukiman dikelilingi parit besar, setiap hujan lebat hampir seluruh rumah warga terendam air hingga selutut. Parahnya, banjir dapat merendam hingga beberapa hari. Demikian disampaikan Iswandi mewakili warga perumahan saat menerima kunjungan Wabup Bagus Santoso di rumah kediamannya RT 02 RW 06 Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan baru-baru ini. […]

    • Mobil pikap pengangkut durian usai lakalantas maut di tol Permai. F: IST

      LAKALANTAS Maut, Penumpang Pikap Angkut Durian Tewas di Tol Permai

      • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Penumpang pikap pengangkut durian tewas di Tol Permai (Pekanbaru-Dumai), usai lakalantas maut, Jumat (10/11/23).  Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Budi Setiawan mengatakan, peristiwa itu nahas itu terjadi di KM 34, Kecamatan Kandis, Siak, pukul 11.40 WIB. Ia menceritakan, saat itu mobil pikap Suzuki Carry BM 8249 FA yang dikendarai Wahyu Setiawan […]

    • Digempur Israel, Dua Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

      Digempur Israel, Dua Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon

      • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Kemhan RI mengonfirmasi 2 prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian PBB United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, gugur akibat meningkatnya intensitas pertempuran. Sebelumnya, pada 29 Maret, satu prajurit TNI atas nama Praka Farizal Romadhon gugur dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat dampak konflik yang terjadi di wilayah operasi. […]

    expand_less