Polisi Amankan 17 Orang pasca Bentrok Sengketa Lahan Koperasi di Kampar Riau
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 20 Jun 2022
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kampar, detak24.com – Sekelompok pemuda menyerang warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Riau. Kisruh tersebut diduga buntut sengketa lahan sawit kopera di daerah itu.
Dikutip Senin (20/06/22), dalam melakukan aksinya, sekelompok pemuda membawa senjata tajam. Warga Desa Terantang, M Zaki (20), satu dari puluhan korban keberingasan sekelompok pemuda tersebut mengatakan, awalnya, ada sekelompok pemuda yang ingin menerobos masuk ke lahan sawit di Desa Terantang pada Ahad (19/06/22) ).
Kemudian puluhan warga Desa Terantang mencoba menghalangi sekelompok pemuda itu, namun karena tidak terima, sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah 70 orang itu menerobos paksa, dengan cara melukai sejumlah warga dengan menggunakan senjata tajam samurai dan besi pentungan.
“Saya saat itu ada di lahan sawit, saat puluhan pemuda yang membawa Samurai saya hadang. Namun mereka beringas, hingga menebas bagian kepala saya,” kata Zaky, Senin (20/06/22).
Beruntung luka tebasan Samurai yang dialami Zaky tidak begitu dalam, namun tetap mendapatkan perawatan serius dari tim medis.
Zaky mengungkapkan, aksi beringas sekelompok pemuda itu menyerang orang dewasa hingga anak-anak yang berada di dalam kebun. Parahnya lagi, petugas kepolisian dan TNI tidak bisa menghentikan mereka karena kalah jumlah.
“Meski sudah ada TNI dan Polisi, mereka kalah jumlah dengan kelompok pemuda yang menyerang kami, sehingga tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.
Saat ini sejumlah pihak keluarga dan korban masih berada di RS Bhayangkara Polda Riau menunggu hasil visum keluar. Para korban konflik lahan juga akan berencana pergi ke Polda Riau untuk membuat laporan.
17 Orang Ditahan
Menindaklanjuti terjadi keributan, sebagai ekses dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo di Desa Terantang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Kapolres AKBP Rido Purba SIK, MH langsung memimpin anggotanya untuk mengamankan lokasi kejadian Minggu (19/6/2022).
Sebanyak 17 orang diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan secara intensif oleh pihak Kepolisian Polres Kampar di back up Ditreskrimum Polda Riau.
“Saat ini sebanyak 17 orang kita amankan dan terhadap mereka masih dilakukan pemeriksaan intensif dan
pendalaman untuk mengetahui tentang peran mereka masing-masing saat kerusuhan terjadi”, ujar Kapolres Kampar AKBP Ridho.
Kondisi terkini usai penanganan oleh aparat Polres Kampar, dibantu Kodim 0313/KPR, situasi sudah kondusif dan masih dilakukan penjagaan dan pengamanan oleh petugas Kepolisian.
“Saya bersama anggota dan pak Dandim dengan anggotanya hadir disini menangani permasalahan, ini sebagai wujud hadirnya negara ditengah masyarakat,kita selesaikan bersama dengan kepala dan hati yang dingin”, lanjut Ridho.
Untuk diketahui bahwa beberapa waktu lalu, telah dilakukan mediasi oleh Polres Kampar terkait permasalahan dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo yang sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai ini. Beberapa kesepakatan sudah disetujui oleh kedua pihak untuk ditindaklanjuti guna menyelesaikan permasalahan tersebut.
Ridho menghimbau agar kedua belah pihak dan masyarakat untuk dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi hoax yang beredar.
“Saya mengajak kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas diwilayah kita, agar semuanya dapat menahan diri dan jangan terprofokasi oleh berita yang tidak bisa diperganggungjawabkan kebenarannya. Saya mengajak semua pihak untuk bersama menyelesaikan masalah ini dengan baik dan bijak tanpa kekerasan,” pesan Ridho.(Riaulink)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com












