Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Sabu 86,3 Kilo dan Ribuan Ekstasi Masuk Via Pekaitan, Sindikat Narkoba Riau-Sumsel

Sabu 86,3 Kilo dan Ribuan Ekstasi Masuk Via Pekaitan, Sindikat Narkoba Riau-Sumsel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Kerja keras Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan narkotika Riau – Sumsel.

Dalam operasi ini, selain membekuk enam tersangka, aparat berhasil mengamankan sabu 86,386 kilogram dan pil ekstasi 5.171 butir.

Operasi dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC pimpinan Kombes Kevin Leleury. Polisi mengamankan enam orang tersangka di tiga provinsi berbeda, yakni Riau, Sumatera Selatan, dan Kepulauan Riau.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, menyebut bahwa pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada Senin (27/07/26) mengenai adanya peredaran gelap narkotika di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir.

Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di sepanjang Sungai Pekaitan.

“Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan di wilayah Kecamatan Pekaitan,” kata Eko melalui keterangannya, Selasa (04/08/26).

“Pada Rabu (29/7) pukul 01.00 WIB – 07.00 WIB, tim gabungan menyisir sepanjang Sungai Pekaitan, dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan berada di pesisir sungai. Namun, saat dilakukan penyisiran kembali, orang tersebut sudah tidak ditemukan,” ungkapnya.

Kemudian, pada Kamis (30/07/26) pagi, tim menemukan empat kardus mencurigakan yang disembunyikan di semak-semak pinggir sungai. Penyidik melakukan pemantauan dari jarak aman hingga air sungai pasang.

Petang harinya, sekitar pukul 16.30 WIB, muncul seorang pria bernama Irham (46), yang memindahkan kardus-kardus tersebut ke dalam sebuah perahu mesin (dompeng). Petugas langsung bergerak dan meringkusnya.

Bersama tersangka Irham, polisi menyita 4 kotak berwarna cokelat yang dilapisi plastik bening. Di dalam kardus tersebut ditemukan 80 bungkus sabu.

Total barang bukti dalam 4 kotak adalah 80 bungkus plastik hitam berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 86.386 gram dan 5.171 butir pil ekstasi merek TMT berwarna merah muda,” jelas dia.

Berdasarkan pengakuan tersangka Irham, dia diperintahkan oleh tersangka Amat Raya (38) untuk mengambil keempat kardus tersebut dan mengantarkannya ke pesisir Sungai Rokan.

Atas informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Amat Raya bersama dua kurir lainnya, Suryaman Hadi Wijaya (34) dan Thoriq Muzakkisyah (23), di pesisir Sungai Rokan pada malam yang sama.

Ketiganya bersiap mengangkut barang haram tersebut menuju Palembang menggunakan mobil Daihatsu Xenia silver dengan nopol B 2250 PBY.

Kepada polisi, tersangka Suryaman membeberkan modus mereka untuk mengelabui petugas.

“Modusnya adalah dengan membeli kendaraan baru untuk mengangkut narkotika. Kendaraan tersebut diparkir di lokasi yang ditentukan, lalu dikunci dan kunci mobilnya disembunyikan di dalam knalpot agar diambil oleh penerima berikutnya,” jelas Eko.

Tak berhenti di situ, Tim Bareskrim melakukan controlled delivery menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur.

Sesuai instruksi pengendali bernama Punay (DPO), tersangka memarkir mobil berisi sabu tersebut di area parkir Hotel Arista, Palembang, pada Jumat (31/07/26). Sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pria bernama Yohanes Nero Sandra (32) muncul untuk mengambil mobil tersebut dan langsung diciduk petugas.

Terakhir, petugas menangkap tersangka Meliasari (41) di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Sabtu (01/08/26). Meliasari diduga kuat membantu pelarian dan komunikasi jaringan ini.

“Tersangka Meliasari mengaku bahwa Yohanes Nero Sandra berpesan apabila terjadi sesuatu terhadap dirinya selama menjalankan pekerjaan tersebut, agar segera menghubungi Bos Aeng,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku dijanjikan upah bernilai tinggi mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, Bareskrim masih memburu dua orang pengendali utama yang telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Punay dan Bos Aeng.

Keenam tersangka beserta barang bukti kini telah dibawa ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut. (dtc)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Kepulauan Meranti Digugat Warga Pulau Merbau, Ini Kasusnya 

    Sekda Kepulauan Meranti Digugat Warga Pulau Merbau, Ini Kasusnya 

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELATPANJANG, detak24com – Sekdakab Kepulauan Meranti Sudandri, digugat warga atas sengketa lahan. Kasus perdata tersebut sidangnya digelar di PN Bengkalis. Sengketa lahan warisan di Kabupaten Kepulauan Meranti bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis. Seorang warga Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau bernama Bai Rozali menggugat sejumlah pihak atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait dugaan penyerobotan lahan miliknya, […]

  • Dekan FISIP UR Tersangka Pencabulan Mahasiswi Segera Disidang

    Dekan FISIP UR Tersangka Pencabulan Mahasiswi Segera Disidang

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

     PEKANBARU (DETAK24.COM) – Kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswi dengan tersangka Dekan FISIP Unri, Syafri Harto sudah berstatus P21 di Kejati Riau. Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto, menyampaikan berkas perkara tersebut sudah lengkap. Ia menyebut bahwa penetapan status berkas perkara menjadi P21 dilakukan Kejati Riau pada Kamis 6 Januari 2022. “Selanjutnya dari Kejati Riau tinggal menunggu penyerahan tersangka dan barang […]

  • Info BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Riau

    Info BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Riau

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com -Wilayah di Riau masih dilanda hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Juga disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi, Jumat (21/10/22). Menurut Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami mengatakan, hujan mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan kembali mengguyur Riau pada sore hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya […]

  • Gempar! Mayat Penuh Tato Mengapung di Sungai Kampar

    Gempar! Mayat Penuh Tato Mengapung di Sungai Kampar

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    BANGKINANG, detak24.com – Warga Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar dibuat gempar. Pasalnya, ada mayat mengapung di Sungai Kampar, Senin (12/09/22), sekira pukul 06.30 WIB.  Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kapolsek Kampar AKP Marupa Sibarani kepada wartawan mengatakan, korban merupakan seorang pria, dengan ciri-ciri berusia 34 tahun, menggunakan celana jeans pendek warna biru, […]

  • MTQ ke-43 Riau : Stand Pemkab Rohil Roboh Diterpa Angin Kencang 

    MTQ ke-43 Riau : Stand Pemkab Rohil Roboh Diterpa Angin Kencang 

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Lokasi pelaksanaan MTQ ke-43 Riau di Kabupaten Bengkalis diterjang angin kencang dan hujan lebat, Senin (23/06/25) tengah malam. Pantauan di lapangan Andam Dewi, Bengkalis, salah satu stand yang terdampak cukup parah adalah milik Pemkab Rohil. Stand tersebut roboh setelah dihantam angin kencang. Selain itu, beberapa stand UMKM di lokasi bazar juga mengalami […]

  • Pintu waduk PLTA Koto Panjang. (f : ist)

    PLTA Koto Panjang Kampar Buka Tiga Pintu Waduk, BPBD Ingatkan Warga Waspada

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Manajemen PLTA Koto Panjang Kampar membuka tiga pintu waduk, Jumat (24/11/23) siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang tersebut dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal, Jumat (24/11/23). Baca juga : PINTU Air PLTA Koto Panjang Dibuka, Warga Diminta Waspada “Iya benar, […]

expand_less