Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Babel » Pabrik Arak Skala Besar Beroperasi di Desa Kayu Besi Bangka Tengah, Luput dari Penindakan

Pabrik Arak Skala Besar Beroperasi di Desa Kayu Besi Bangka Tengah, Luput dari Penindakan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA TENGAH, detak24com – Dugaan aktivitas produksi minuman beralkohol tradisional jenis arak dalam skala besar kembali mencuat di Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah.

Sebuah lokasi yang berada di kawasan semak belukar dan perkebunan sawit diduga dijadikan sebagai pabrik penyulingan arak yang hingga kini masih beroperasi.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan pada Selasa (14/07/26), lokasi tersebut berada pada gang sempit yang mengarah ke kawasan hutan. Area diduga pabrik itu tertutup rapat menggunakan pagar seng berukuran tinggi, sehingga aktivitas di dalamnya tidak mudah terlihat dari luar.

Meski tertutup, awak media mendapati sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan aktivitas produksi arak. Dari celah-celah pagar terlihat beberapa tungku berukuran besar yang diduga digunakan untuk proses penyulingan. Di lokasi yang sama juga tampak ratusan tong plastik berwarna hijau tersusun rapi yang diduga berisi cairan hasil fermentasi.

Selain itu, puluhan jerigen putih terlihat berjajar di dalam area tersebut. Jerigen-jerigen itu diduga telah terisi hasil penyulingan dan siap didistribusikan ke berbagai wilayah. Aroma menyengat khas hasil fermentasi bahkan tercium hingga ke luar pagar, meskipun di sekitar lokasi terdapat permukiman warga.

Di bagian dalam lokasi, terlihat tumpukan kayu bakar dalam jumlah besar yang diduga digunakan sebagai bahan bakar proses memasak dan penyulingan arak. Kondisi itu memperkuat dugaan bahwa aktivitas produksi dilakukan secara rutin dengan kapasitas yang tidak sedikit.

Sejumlah warga mengaku aktivitas tersebut bukan hal baru. Mereka menyebut kendaraan keluar masuk hampir setiap hari dan aktivitas itu diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan dan disebut Among mengaku kerap melihat mobil pikap maupun mobil boks keluar masuk dari lokasi tersebut.

“Sudah lama aktivitas itu ada. Mobil sering keluar masuk, kadang pikap, kadang mobil boks. Yang saya lihat mereka mengangkut jerigen putih yang sudah terisi. Kami tidak tahu pasti isinya, tetapi aktivitas seperti itu sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya kepada wartawan.

Keterangan senada disampaikan warga lainnya yang disamarkan dengan nama Acuy. Menurutnya, keberadaan lokasi tersebut telah beberapa kali menjadi pembicaraan masyarakat bahkan pernah diberitakan media. Namun, hingga kini aktivitas yang diduga sebagai pabrik arak masih terus berlangsung.

“Saya heran saja. Tempat itu sudah dari dulu diduga jadi lokasi pembuatan arak. Sudah beberapa kali dengar ada pemberitaan, tetapi sampai sekarang masih tetap jalan. Masyarakat tentu bertanya-tanya kenapa belum ada tindakan yang benar-benar membuat aktivitas itu berhenti,” katanya.

Ia berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan pengecekan langsung agar seluruh dugaan yang berkembang di masyarakat dapat dipastikan kebenarannya.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran tentu masyarakat juga akan tahu. Tapi kalau memang terbukti melanggar hukum, kami berharap diproses sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Pernah Digerebek Berulang Kali

Temuan dugaan aktivitas tersebut menjadi sorotan karena Desa Kayu Besi bukan kali pertama dikaitkan dengan kasus produksi arak ilegal.

Berdasarkan catatan pemberitaan dan penindakan aparat, pada Desember 2014, jajaran Polres Bangka Tengah pernah menggerebek pabrik arak ilegal berskala besar di desa yang sama. Dalam operasi tersebut, polisi menyita sekitar 1,6 ton atau 1.600 liter arak beserta bahan baku dan peralatan produksi.

Selanjutnya pada Mei 2021, Satreskrim Polres Bangka Tengah kembali mengungkap sebuah home industry pembuatan arak tanpa izin edar di Desa Kayu Besi. Seorang pemilik berinisial A diamankan bersama berbagai barang bukti berupa alat penyulingan dan arak siap edar.

Tidak berhenti di situ, pada April 2022, Polres Bangka Tengah kembali memusnahkan ratusan liter arak beserta bahan fermentasi hasil penindakan dari sejumlah lokasi di Kecamatan Namang sebagai bagian dari upaya memberantas peredaran minuman keras ilegal.

Meski telah beberapa kali dilakukan penindakan dalam beberapa tahun terakhir, dugaan aktivitas produksi arak di kawasan tersebut disebut masyarakat masih terus berlangsung. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap dugaan produksi minuman beralkohol ilegal di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media telah berupaya menghubungi Abot, yang disebut-sebut sebagai pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas lokasi tersebut, guna memperoleh klarifikasi. Namun yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih berupa konfirmasi kepada pihak terkait. (Red)

Reporter : Tama

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAMELA Safitri Ikutan Dituding Sebagai Artis Inisial P Terlibat Pencucian Uang

    PAMELA Safitri Ikutan Dituding Sebagai Artis Inisial P Terlibat Pencucian Uang

    • calendar_month Minggu, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    detak24com – Indonesian Audit Watch (IAW) baru-baru ini mengungkap artis inisial P terlibat pencucian uang. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya senilai Rp4,4 triliun. Modus artis inisial P terlibat pencucian uang tersebut yang melibatkan pejabat tersebut dilakukan lewat bisnis endorsement. Sejumlah nama artis Tanah Air pun disebut-sebut, Prilly Latuconsina bahkan sampai emosi karena dirinya diduga adalah P yang […]

  • Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

    Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Kasus pembunuhan mandor kebun sawit di Sei Meranti Kepenghuluan Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil gegerkan warga setempat. Korban MP (49) tewas usai ditojok (alat pengangkat sawit) oleh pelaku R (42) bersama dua anaknya D (24) dan R (19). Usai dibunuh, korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dikubur di sebuah parit/bekoan. […]

  • Sempat Covid, Akhirnya Juara Swiss

    Sempat Covid, Akhirnya Juara Swiss

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JONATAN Christie berhasil membasuh dahaga gelar Indonesia selama dua dekade di sektor tunggal putra usai menjadi juara di Swiss Open 2022. Selama pergelaran Swiss Open 2022, Jonatan sempat terkena Covid. Namun tak menyurutkan semangatnya untuk memberikan yang terbaik buat Tanah Air. Jonatan menjadi juara usai mengalahkan wakil India, Prannoy HS di St Jakobshalle, Basel, Ahad […]

  • Konsistensi Digital Berbuah Penghargaan, PDC Raih Bronze Winner di PRIA 2026

    Konsistensi Digital Berbuah Penghargaan, PDC Raih Bronze Winner di PRIA 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, detak24.com — PT Patra Drilling Contractor (PDC) meraih Bronze Winner pada Kategori Kanal Digital, Sub kategori Media Sosial dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026. Penghargaan tersebut diserahkan di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta. Partisipasi PDC dalam PRIA bukanlah yang pertama. Namun tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya PDC meraih […]

  • TIKTOKER Popo Rozi Viral Twitter : Ternyata Ini yang Mereka Lakukan, Sempat Dikecam Netizen

    TIKTOKER Popo Rozi Viral Twitter : Ternyata Ini yang Mereka Lakukan, Sempat Dikecam Netizen

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    DUA tiktoker Popo dan Rozi tiba-tiba saja masuk viral Twitter. Pasangan kontroversial itu dicuitkan netizen dengan berbagai komentar. Bahkan ada yang mengecam ulah mereka. Saat berita ini ditulis, nama Popo sudah ditweet sebanyak 28.500 lebih, sedangkan Rozi sudah dicuitkan sebanyak 13.000 lebih seperti dilihat detikINET, Selasa (18/04/23). Sebenarnya, apa yang membuat Popo Barbie dan Rozi masuk viral […]

  • PULUHAN Roket dan Proyektil Gempur Israel  dari Berbagai Penjuru, Buntut Insiden Masjid Aqsa

    PULUHAN Roket dan Proyektil Gempur Israel  dari Berbagai Penjuru, Buntut Insiden Masjid Aqsa

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    YERUSALEM, detak24com – Puluhan roket dari Suriah, Gaza, hingga Libanon ramai-ramai mengeroyok Israel imbas serangan di Masjid Al Aqsa, Rabu (5/4) lalu. Militer Israel melaporkan tiga roket ditembakkan dari Suriah pada Sabtu (8/4) malam, dengan satu di antaranya mendarat di Dataran Tinggi Golan selatan, wilayah perbatasan Israel, Suriah, dan Libanon yang diduduki Israel. “Salah satu […]

expand_less