Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

Seorang Residivis, Ini Tampang Ayah Anak Pembunuh Mandor Sawit di Rohil

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Kasus pembunuhan mandor kebun sawit di Sei Meranti Kepenghuluan Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil gegerkan warga setempat.

Korban MP (49) tewas usai ditojok (alat pengangkat sawit) oleh pelaku R (42) bersama dua anaknya D (24) dan R (19). Usai dibunuh, korban kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dikubur di sebuah parit/bekoan.

Baca juga : Ayah Serta Dua Anaknya Bunuh Mandor Sawit di Rohil, Mayat Dikarungin Dibuang ke Parit

Ternyata, R (41) merupakan seorang residivis pembunuhan. Hal itu terungkap saat Polres Rohil menggelar press release atas pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, Rabu (4/6/2025).

Saat menggelar press release yang dipimpin Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni tersebut, tersangka yakni R (41) dan anaknya D (24) turut dihadirkan. Sementara satu tersangka lagi yakni R (19) tidak dihadirkan karena masih di bawah umur.

Dalam penjelasannya, Kapolres mengungkapkan pelaku R (41) warga Dusun Sei Meranti Km 0 Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil merupakan residivis kasus pembunuhan.

Ketiga pelaku ini ditangkap, setelah Polsek Pujud Polres Rohil menerima laporan dari Lestari Megawati Br Hasibuan (38) yang tidak lain adalah istri korban.

Peristiwa pembunuhan lanjut Kapolres, bermula pada Senin 2 Juni 2025 sekira pukul 03.15 WIB, sang istri mendengar kalau korban keluar dari rumah untuk pergi ke kebun yang berada di Sei Meranti Kepenghuluan Sei Meranti Kecamatan Tanjung Medan. Setelah jam 08.00 wib pelapor tidak melihat korban pulang.

Kemudian sekitar pukul 09.30 Wib pelapor pergi ke kebun karena sebelumnya pada Sabtu 31 Mei 2025, korban pernah berkata kepada pelapor mau menginap di kebun, namun tidak diizinkan oleh istrinya.

Namun, saat ia sampai di kebun, ia tidak melihat sang suami berada di kebun dan para pekerja kebun pun tidak berada di tempat.

Melihat kondisi itu, sang istri kemudian pulang ke rumah dan menghubungi keluarganya yakni Abdi Siregar serta Suwanto Silalahi dan memberitahukan kalau korban tidak ada pulang ke rumah.

Mendapat informasi itu, selanjutnya saksi Abdi Siregar menghubungi Bhabinkamtibmas dan melaporkan bahwa korban hilang.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas melaporkan kepada Kapolsek Pujud dan Kapolsek memerintahkan Bhabinkamtibmas dan Personel Reskrim Polsek Pujud mendatangi rumah pelapor dan menanyai pelapor terkait hilangnya korban.

Pelapor menerangkan bahwa suaminya pergi ke kebun dengan menggunakan sepeda motor, korban ingin berjaga karena banyak maling di kebunnya dan buah sawit sering hilang. Tetapi pelapor merasa curiga korban tidak pulang-pulang dan telepon genggam yang digunakan korban sudah tidak aktif lagi.

Setelah itu, atas perintah Kapolsek Pujud, Personel langsung melakukan penyelidikan dan mencari informasi-informasi yang akurat. Diperoleh informasi dari warga pemilik counter Handphone ada seorang laki-laki membeli kartu baru, kemudian personel Polsek Pujud melakukan pengecekan terhadap CCTV PKS KM 0 untuk memastikan bahwa memang benar korban melintas menuju ke kebun yang dijaganya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, personel Polsek Pujud mendatangi rumah diduga para pelaku di lokasi kebun yang dijaga dijaga oleh korban karena para pelaku juga sebagai pekerja di kebun tersebut. Awalnya personel Polsek Pujud bertanya kepada salah seorang diduga pelaku, tetapi diduga pelaku tersebut mengatakan tidak mengetahui kalau korban hilang.

Personel Polsek Pujud merasa curiga dengan diduga pelaku. Personel terus melakukan pencarian bersama masyarakat terhadap barang bukti dan mencurigai sebuah gubuk kosong yang terkunci rapi, lalu dilakukan dengan cara membuka paksa pintu gubuk tersebut yang disaksikan oleh masyarakat, dan ditemukan 1 sepeda motor merk Honda Beat warna hitam milik korban.

Selanjutnya diduga pelaku pun mengakui kalau perbuatan yang ia lakukan dan personel Polsek Pujud langsung mengamankan ketiga pelaku ke Polsek Pujud untuk menghindari amukan dari masyarakat yang sudah ramai di TKP.

Berdasarkan petunjuk pelaku melalui handphone terhadap terduga pelaku, mengarahkan ketempat korban dibuang dan korban pun ditemukan oleh personel Polsek Pujud sekira pukul 00.05 Wib, pada hari Selasa tanggal 03 juni 2025 di dalam sebuah parit bekoan yang di atasnya dua buah balok kayu.

Kemudian, kayu disingkirkan dan tangan salah satu personel Polsek Pujud meraba ke dalam air parit bekoan dan ditemukan 1 buah terpal warna biru, 1 buah tas ransel warna hitam diduga milik korban.

Ditemukan juga jenazah korban yang tenggelam, kemudian korban diangkat oleh personel Polsek Pujud dalam kondisi korban dibungkus dalam karung goni warna putih. Korban dibawa ke Puskesman Tanjung Medan untuk dilakukan visum, dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah sakit Bayangkara Pekanbaru untuk dilakukan autopsi.

Sedang para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Pujud guna diproses lebih lanjut. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa R sang ayah dan anaknya AS alias R merupakan pelaku utama. Sementara salah satu anak yang masih di bawah umur hanya membantu dalam proses membawa korban ke parit bekoan untuk ditenggelamkan.

Para tersangka tambahan Kapolres, dijerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 yang berbunyi barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun, jo Pasal 354 ayat (2) jo pasal 56 KUHP jo UU RI NOMOR 11 Tahun 2012 TTG Sistem peradilan anak. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLISI Tangkap Lepas Pengutil di Indomaret Jalan KH Nasution Pekanbaru, Ini Sebabnya

    POLISI Tangkap Lepas Pengutil di Indomaret Jalan KH Nasution Pekanbaru, Ini Sebabnya

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria ketahuan mengutil di sebuah Indomaret yang berada di Jalan Kaharuddin Nasution, Air Dingin, Pekanbaru, Rabu (07/06/23) dini hari. Banyak warga yang mengabadikan dan menonton pria ketahuan maling tersebut yang akhirnya dijemput oleh pihak kepolisian Polsek Bukit Raya. Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil mengatakan, pelaku ketahuan oleh pegawai Indomaret dengan mencuri […]

  • MALING Preteli Rumah Warga di Bangko, Gasak Kompor Gas hingga Minyak Makan

    MALING Preteli Rumah Warga di Bangko, Gasak Kompor Gas hingga Minyak Makan

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHIL, detak24com – Seorang maling preteli rumah warga di Jalan Perwira Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Rohil. Tersangka menggasak kompor gas, panci hingga minyak makan. Plh Kasi Humas Polres Rohil Iptu Yulanda Alvaleri, Ahad (10/12/23) mengatakan, tersangka AS alias Awi (30). Aksi maling preteli rumah warga itu saat rumah dalam keadaan kosong atau ditinggal pergi […]

  • Alhamdulillah! Harga Cabe Mulai Turun, Bawang Merah Tetap

    Alhamdulillah! Harga Cabe Mulai Turun, Bawang Merah Tetap

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Harga cabe merah di Kota Pekanbaru mulai mengalami penurunan, kendati masih cenderung mahal. Sementara, harga bawang masih tetap seperti sebelumnya. Pantauan di Pasar Cipta Karya, Pekanbaru, Sabtu (23/07/22) harga cabe merah saat ini Rp90.000 perkilogramnya. Harga ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp130.000 perkilogram. Untuk cabe keriting hijau justru lebih murah […]

  • BB mobil sedan yang dilarikan tersangka usai menjarah kedai harian. F. :. CAKAPLAH.COM

    Penjarah Kedai Harian di Pekanbaru Larikan Sedan Korban

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com- Pria bernama Ahmad Nurudin (34) ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru. Ia diduga melakukan pembobolan di ruko harian Jalan Budi Luhur. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan, Senin (22/8/2022) menjelaskan, dari pembobolan ruko tersebut, pelaku berhasil mengambil 29 slop rokok berbagai merk (1 slop 10 buah), 1 unit mobil sedan merk […]

  • Ketinggian Banjir di Pintu  Air Capai 345 Cm, BPBD Jakarta Keluarkan Status Bahaya

    Ketinggian Banjir di Pintu  Air Capai 345 Cm, BPBD Jakarta Keluarkan Status Bahaya

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Jakarta, detak24.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini dan meminta warga di bantaran sungai waspada banjir. Hal ini menyudul Pos Pantau Angke Hulu kini berstatus siaga satu atau bahaya. Menurut Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, muka air di Pos Pantau Angke Hulu pada Sabtu (10/9) pukul 23.00 WIB sudah […]

  • RUMDIN WABUP MERANTI BANJIR, Atap Bocor Plafon Bolong – Anggaran Dicoret Bupati

    RUMDIN WABUP MERANTI BANJIR, Atap Bocor Plafon Bolong – Anggaran Dicoret Bupati

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    MERANTI, detak24.com – Rumah dinas Wabup Kepulauan Meranti, di Kota Selatpanjang digenangi banjir, Sabtu (12/11/22). Kondisi bangunan miris, atap bocor plafon bolong  Hal tersebut diketahui dari viralnya video yang beredar dari salah seorang pekerja di rumah dinas Wabup Meranti tersebut, terkait kondisi rumah yang sedang mengalami kebanjiran. Kebanjiran tersebut menyusul hujan deras dan kondisi atap […]

expand_less