Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nusantara » Pemborosan APBN hingga Triliunan Rupiah, DPR Desak Setop dan Evaluasi Total MBG 

Pemborosan APBN hingga Triliunan Rupiah, DPR Desak Setop dan Evaluasi Total MBG 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris, mendesak pemerintah hentikan program MBG selama masa libur sekolah, agar bisa dilakukan evaluasi total.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi pengakuan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang mengungkap adanya pembengkakan ribuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang diduga berkaitan dengan praktik jual beli titik.

“Ini bukan persoalan kecil. Pernyataan Pak Zulhas harus menjadi alarm keras bagi pemerintah. Jika benar terjadi pembengkakan yang berpotensi menimbulkan pemborosan lebih dari Rp1 triliun setiap bulan, maka negara tidak boleh tinggal diam dan menganggapnya sebagai persoalan administratif biasa,” kata Charles kepada wartawan, Jumat (12/06/26).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam pengelolaan program yang selama ini menyedot anggaran sangat besar dari APBN.

Legislator PDIP itu juga menegaskan momentum libur sekolah harus dimanfaatkan pemerintah untuk menghentikan sementara pelaksanaan MBG dan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh sistem yang berjalan.

“Libur sekolah adalah waktu yang tepat untuk melakukan moratorium sementara pelaksanaan program MBG. Pemerintah harus berani melakukan evaluasi total, bukan sekadar tambal sulam atau perbaikan kosmetik. Semua aspek harus dibedah secara menyeluruh agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

Ia menilai evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada jumlah penerima manfaat atau capaian penyerapan anggaran, melainkan harus menyentuh kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Komisi IX DPR meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG yang saat ini beroperasi di berbagai daerah.

“Audit harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari keamanan pangan, kualitas makanan, efektivitas penggunaan anggaran, hingga proses pengadaan dan penunjukan pengelola dapur. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Semua harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan program MBG. Menurutnya, keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan demi mengejar target kuantitas program.

“Kita tidak boleh menutup mata terhadap fakta bahwa lebih dari 40 ribu anak telah menjadi korban keracunan makanan dalam pelaksanaan program ini. Ini bukan angka kecil. Ini menyangkut keselamatan generasi bangsa. Dapur-dapur yang terbukti bermasalah tidak cukup hanya diberi teguran. Jika berulang kali menyebabkan insiden, harus ditutup permanen,” katanya dikutip detak24com.

Pemerintah agar tidak terjebak pada pencitraan angka-angka besar tanpa memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan program tidak boleh hanya diukur dari berapa juta penerima manfaat atau berapa triliun anggaran yang dihabiskan. Yang lebih penting adalah apakah program ini benar-benar memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia dan dijalankan secara aman serta akuntabel,” ujarnya.

Charles menegaskan pemerintah harus menjadikan masa libur sekolah sebagai momentum pembenahan besar-besaran agar program MBG tidak terus dibayangi persoalan yang berulang.

“Jangan sampai ambisi mengejar target kuantitas justru mengorbankan kualitas pelayanan, keamanan pangan, dan akuntabilitas penggunaan uang rakyat. Program yang baik adalah program yang memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menghasilkan angka yang terlihat besar di atas kertas,” pungkasnya seperti diwartakan detikcom. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TAGAR BPJS Jadi Viral Twitter Gegara Video Tiktok Nakes Layani Pasien

    TAGAR BPJS Jadi Viral Twitter Gegara Video Tiktok Nakes Layani Pasien

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    detak24com – Dua video Tiktok viral di Twitter tentang layanan pasien umum dan BPJS, membuat tagar BPJS banyak dicuitkan. Tagar BPJS pun mendadak jadi trending topic di Twitter pada Sabtu (18/03/23). Ini dipicu oleh ulah tenaga kesehatan (Nakes) dalam video Tiktok yang membedakan perlakukan antara pasien umum dan BPJS. Diketahui postingan tersebut mulanya diunggah akun […]

  • Rumah Lunas Dibayar – Ternyata Lahan Sengketa, Puluhan Warga Tertipu Developer

    Rumah Lunas Dibayar – Ternyata Lahan Sengketa, Puluhan Warga Tertipu Developer

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak 24.com – Puluhan warga Pekanbaru dirugikan oleh developer di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Mereka telah membayar lunas, namun lahannya bersengketa. Perumahan yang dimaksud adalah perumahan Sentral Arifin Cluster, yang bertempat di Jalan Guru, Arifin Achmad, dengan menjual beberapa tipe, yakni 45, 54, dan 70. Yang membuat konsumen semakin khawatir, adalah adanya dugaan sengketa […]

  • Massa demo di PT SAI Rohul. F : IST

    RATUSAN Warga Lima Desa Unjukrasa di PT SAI, Tuntut Hak Kemitraan 20 Persen 

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Suasana memanas. Ratusan warga lima desa unjukrasa di PT SAI (Sawit Asahan Indah) Desa Sungai Kuning, Rohul, Kamis (16/11/23). Aksi unjukrasa tersebut dipicu kekecewaan masyarakat terhadap proses perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT SAI yang mereka sebut sebagai manipulatif dan dianggap mengabaikan hak-hak masyarakat. Termasuk hak atas fasilitasi kebun kemitraan sebesar 20 […]

  • Polres Tetapkan 17 Tersangka Bentrok Kampar, Seorang Diduga Dalang

    Polres Tetapkan 17 Tersangka Bentrok Kampar, Seorang Diduga Dalang

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

      Pekanbaru, detak24.com – Polres Kampar menetapkan 17 orang tersangka dalam kasus bentrok warga di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan kepolisian komit melakukan penegakan hukum. Sampai saat ini, polisi telah meminta keterangan 21 orang terkait terjadinya bentrok tersebut. “Sampai saat ini, sudah 21 orang […]

  • DILARIKAN Orang Bunian, Emak-emak Hilang Tiga Hari di Bungaraya

    DILARIKAN Orang Bunian, Emak-emak Hilang Tiga Hari di Bungaraya

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Seorang emak-emak diduga dilarikan orang Bunian, ditemukan linglung di kebun sawit Kampung Jatibaru, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Jumat (05/01/24). Emak-emak tersebut diketahui bernama Sumdari (37), sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Selasa (02/01/24) saat sedang mengutip brondolan sawit. Kapolsek Bunga Raya AKP Aspikar menjelaskan, saat itu Sumdari disuruh untuk mengambil karung […]

  • MAHASISWA Pekanbaru Tewas Dijambret, Dua Pelaku Langsung Terciduk

    MAHASISWA Pekanbaru Tewas Dijambret, Dua Pelaku Langsung Terciduk

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang mahasiswa tewas dijambret di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru. Saat itu, korban Dodi Hidayana (26) bersama temannya, Joshua Kurniawan (25) yang mengendarai motor melintas di Jalan Sultan Hasanuddin, Rabu (12/06/24) sekitar pukul 20.00 WIB malam tadi. Kasat Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, dua pelaku jambret […]

expand_less