DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Kapolsek KSKP Dumai Pantau Kebun Jagung di Pangkalan Sesai 

Kapolsek KSKP Dumai AKP Herdianto, melakukan penyisipan bibit jagung di Pangkalan Sesai. f : ist

DUMAI, detak24com – Kapolsek KSKP Dumai AKP Herdianto melakukan pengecekan perkembangan kebun jagung bersama Kelompok Tani Tuah Brata Pangan, di Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.

Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Dumai melalui berbagai kegiatan di sektor pertanian.

Personel KSKP Dumai bersama anggota kelompok tani setempat turun ke lahan pertanian jagung yang berada di sekitar lokasi PT Patra Niaga Pertamina, Jalan Dock Yard, Kelurahan Pangkalan Sesai.

Lahan pertanian dengan luas sekitar 1,1 hektare tersebut saat ini menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung dalam mendukung program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah.

Kapolsek KSKP Dumai AKP Hardianto, bersama kelompok tani melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi pertumbuhan tanaman jagung yang telah ditanam sebelumnya.

Tidak hanya melakukan pemantauan, jajaran Polsek KSKP Dumai bersama para petani juga melaksanakan kegiatan tanam ulang atau penyisipan bibit jagung terhadap sejumlah tanaman yang mengalami gangguan pertumbuhan. Penyisipan dilakukan agar pertumbuhan tanaman di seluruh area lahan tetap merata, dan produktivitas hasil panen dapat maksimal.

Kapolsek KSKP Dumai AKP Hardianto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kota Dumai.

“Program ketahanan pangan merupakan salah satu program penting pemerintah yang harus didukung bersama. Karena itu, kami dari Polsek KSKP Dumai hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat, khususnya kelompok tani, agar sektor pertanian dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil yang baik,” ujarnya, Senin (01/06/26).

Menurut Kapolsek, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada proses penanaman saja, tetapi juga perawatan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Oleh sebab itu, pengecekan rutin terhadap perkembangan tanaman sangat diperlukan untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik.

“Kami bersama kelompok tani melakukan pengecekan, sekaligus penyisipan bibit jagung pada tanaman yang pertumbuhannya kurang optimal. Langkah ini penting dilakukan agar seluruh lahan dapat menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif sehingga target hasil panen bisa tercapai,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Kami berharap apa yang dilakukan hari ini dapat memberi semangat kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada secara produktif,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Kelompok Tani Tuah Brata Pangan menyambut baik dukungan dan keterlibatan Polsek KSKP Dumai dalam kegiatan pertanian tersebut. Menurut mereka, kehadiran aparat kepolisian memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk lebih semangat dalam mengelola lahan pertanian.

Mereka berharap sinergi antara kelompok tani dan pihak kepolisian dapat terus terjalin sehingga program pertanian yang dijalankan mampu memberikan hasil maksimal dan membantu memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan gotong royong. Personel kepolisian bersama anggota kelompok tani tampak turun langsung ke lahan melakukan pengecekan tanaman, membersihkan area sekitar tanaman, hingga melakukan penyisipan bibit jagung di beberapa titik lahan yang membutuhkan perawatan tambahan.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan pertumbuhan tanaman jagung di lahan seluas 1,1 hektare itu dapat berkembang secara optimal dan nantinya menghasilkan panen yang mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat program swasembada pangan nasional. (Rls)

Editor : Kar