Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Temuan Mengejutkan! Dapat KSO Agrinas, Diduga Pengurus Koperasi PMJAS Sebelumnya Pengelola Lahan Sitaan Satgas PKH

Temuan Mengejutkan! Dapat KSO Agrinas, Diduga Pengurus Koperasi PMJAS Sebelumnya Pengelola Lahan Sitaan Satgas PKH

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Koperasi PMJAS Dumai dinilai mendapatkan KSO PT Agrinas di Bukitkapur secara ilegal. Satu pengurus koperasi diduga sebelumnya pengelola lahan sitaan Satgas PKH itu.

Pemasangan plang kerja sama operasional (KSO) antara PT Agrinas Palma Nusantara dan Koperasi Produsen Makmur Jaya Abadi Sejahtera (PMJAS) di Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur menuai sorotan.

Dewan Pimpinan Kota Apresiasi Lingkungan dan Hutan Indonesia (DPK ALUN) Dumai menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses kemitraan tersebut. Terutama karena lokasi yang sama sebelumnya diketahui merupakan kawasan perkebunan sawit yang pernah ditertibkan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Ketua DPK ALUN Dumai Edriwan, dalam keterangan persnya, Jumat (10/4/2026) mengungkapkan pihaknya menemukan indikasi yang patut dipertanyakan terkait pemasangan plang KSO tersebut.

“Hasil investigasi kami menemukan plang Satgas PKH masih terpasang di lokasi. Namun, di saat yang sama, muncul plang KSO dari PT Agrinas Palma Nusantara. Ini tentu menimbulkan tanda tanya besar,” ujar Edriwan, didampingi Sekretaris DPK ALUN Dumai, Tuwah Iskandar Sibarani.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawasan perkebunan sawit seluas sekitar 290 hektare tersebut sebelumnya telah disita oleh Satgas PKH pada Maret 2025. Pengelolaan lahan itu disebut-sebut melibatkan seorang bernama Ronal F Sianturi, yang juga dikabarkan telah dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Dumai terkait dugaan pengelolaan kawasan hutan tanpa izin.

DPK ALUN Dumai juga menyoroti keberadaan Koperasi PMJAS yang dinilai janggal. Organisasi tersebut menduga pendirian koperasi berpotensi menjadi modus untuk menguasai kembali lahan yang telah ditertibkan negara.

“Dari hasil penelusuran kami di lapangan, terdapat indikasi bahwa pihak yang sebelumnya mengelola kebun sawit ilegal turut mendanai pembentukan koperasi dan mengajukan diri sebagai mitra KSO. Jika benar, ini berpotensi menjadi upaya mengelabui negara,” tegas Edriwan.

Lebih lanjut, DPK ALUN Dumai mempertanyakan kelayakan administratif Koperasi PMJAS sebagai mitra KSO. Pasalnya, koperasi tersebut diketahui baru berdiri pada 23 September 2025.

Sementara itu, menurut Tuwah Iskandar Sibarani, salah satu syarat utama menjadi mitra KSO adalah memiliki legalitas lengkap serta laporan keuangan dan perpajakan minimal dua tahun terakhir.

“Dengan usia koperasi yang masih sangat baru, menjadi pertanyaan bagaimana persyaratan administratif, khususnya laporan keuangan dua tahun terakhir, dapat dipenuhi,” ujarnya.

Selain itu, DPK ALUN Dumai juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum aparatur sipil negara (ASN) dalam struktur koperasi. Berdasarkan dokumen yang diperoleh, salah satu ASN di Kantor Kelurahan Gurun Panjang tercatat sebagai Ketua Pengawas koperasi.

Saat dikonfirmasi, ASN yang bersangkutan, Wahyu Sri Hariani, membantah keterlibatannya dalam proses KSO.

“Untuk soal sah atau tidaknya KSO, silakan ditanyakan langsung kepada ketua koperasi. Saya tidak mengetahui hal tersebut,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (8/4/2026).

Namun demikian, DPK ALUN Dumai mengaku menerima informasi yang menyebutkan adanya dugaan keterlibatan oknum tersebut dalam proses pengurusan KSO, termasuk hingga ke tingkat pusat.

“Kami masih mendalami informasi ini. Jika terbukti ada keterlibatan, tentu ini menjadi persoalan serius, termasuk potensi pelanggaran hukum,” kata Sibarani.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Koperasi PMJAS, Ronal F. Sianturi, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan respons.

Di sisi lain, aktivitas perkebunan di lokasi tersebut dilaporkan masih berlangsung, meskipun sebelumnya telah dipasangi plang larangan oleh Satgas PKH. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran yang belum ditindak secara maksimal.

DPK ALUN Dumai menyatakan akan terus melakukan investigasi lanjutan, termasuk berencana mengonfirmasi langsung pihak PT Agrinas Palma Nusantara.

“Kami akan menelusuri lebih jauh dugaan modus KSO berkedok koperasi ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait di Pekanbaru,” tutup Sibarani. (*)

Sumber : Rilis DPK ALUN Dumai

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Siak : Warga Ramai-ramai Tangguk Ikan Mati di Sungai Siak, Diduga Tercemar

    VIRAL Siak : Warga Ramai-ramai Tangguk Ikan Mati di Sungai Siak, Diduga Tercemar

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SIAK, detak24com – Beredar foto viral medsos, warga Tualang ramai-ramai menangguk ikan mati di Sungai Siak.  Dari foto yang beredar di media sosial, terlihat para nelayan menangkap ikan mati menggunakan alat tangkap ikan berupa tangguk. Belum diketahui penyebab banyaknya ikan mati di Sungai Siak itu. Namun diduga akibat tercemar limbah perusahaan. Terkait hal itu, Kepala […]

  • Dikendalikan Napi, Sabu 117 Kg ‘Lenggang Kangkung’ Masuk Pekanbaru 

    Dikendalikan Napi, Sabu 117 Kg ‘Lenggang Kangkung’ Masuk Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Dua kurir narkoba mengaku dengan mulus memasukkan sabu sebanyak 117 kg ke Pekanbaru. Barang haram tersebut dikendalikan napi. Hal itu terungkap dari penangkapan dua kurir narkoba jaringan Malaysia berinisial lRF (31) dan HR (30). Keduanya ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Bersama tersangka disita barang bukti 27 kg sabu pada Ahad […]

  • PELAYANAN Kebidanan RSUD Kepulauan Meranti Ditutup, Dokternya Pilih Buka Praktik 

    PELAYANAN Kebidanan RSUD Kepulauan Meranti Ditutup, Dokternya Pilih Buka Praktik 

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    MERANTI, detak24com – Pelayanan Kebidanan dan Kandungan (Obgyn) di UPT RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti ditutup mulai, Ahad (01/09/23) sampai waktu tak ditentukan. Kondisi tersebut dikarenakan tidak tersedianya dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn atau SpOG). Kebijakan penutupan layanan obstetri dan ginekologi (obgyn) disebabkan kosongnya dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG). Tersiar kabar kalau dokter spesialis […]

  • Bukan Pulau Burung Inhil, Ini Daerah Relokasi Warga TNTN Pelalawan 

    Bukan Pulau Burung Inhil, Ini Daerah Relokasi Warga TNTN Pelalawan 

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau dalam waktu dekat bakal merelokasi warga TNTN, Pelalawan. Lokasi cukup strategis serta dekat dengan pemukiman penduduk sebelumnya. Diketahui, viral informasi warga TNTN Pelalawan direlokasi ke Pulau Burung, Inhil. Pemprov Riau menegaskan tidak ada rencana pemindahan ke kawasan tersebut Penegasan ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup […]

  • CEK Fakta : Video Heboh Penemuan Ratusan Tengkorak Diduga Tumbal Panji Gumilang Al Zaytun, Ini Kronologinya!

    CEK Fakta : Video Heboh Penemuan Ratusan Tengkorak Diduga Tumbal Panji Gumilang Al Zaytun, Ini Kronologinya!

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    VIDEO penemuan ratusan tengkorak yang diduga merupakan santri Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu membuat heboh jagat dunia maya.  Di tengah ramainya pemberitaan tentang penemuan tengkorak, ada sejumlah warganet yang justru membuat gagal fokus. Dimana, mereka meminta supaya Pablo Benua ditangkap.  Alasan warganet supaya pihak berwenang segera menangkap Pablo Benua, sangat beralasan. Pasalnya, Pablo Benua merupakan orang yang […]

  • Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup

    Jembatan Danau Bingkuang Arah Pekanbaru ke Bangkinang Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Jembatan Danau Bingkuang di Kabupaten Kampar terpaksa ditutup sementara setelah ditemukan kerusakan pada bagian tumpuan jembatan dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang. Kerusakan tersebut menyebabkan lantai jembatan mengalami kenaikan hingga 6 sampai 8 sentimeter sehingga dinilai berisiko bagi pengguna jalan. Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau Yohanis Tulak Todingrara melalui PPK 1.4 […]

expand_less