DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Pasca Longsor dan Pohon Tumbang, Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Koto Alam Akhirnya Lancar 

Alat berat membersihkan sisa longsor dan pohon tumbang di Koto Alam. f : ist

PAYAKUMBUH, detak24com – Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di Jorong Polong Duo, Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota kembali normal setelah terhambat akibat longsor dan pohon tumbang.

Jalur penghubung utama antara Provinsi Sumatera Barat dan Riau itu sudah dapat dilalui dua arah sejak Kamis (08/01/26) siang.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Limapuluh Kota, Ipda Yuza Prima menyampaikan, bahwa proses pembersihan material longsor telah rampung sekitar pukul 12.30 WIB. Dengan demikian, kendaraan dari arah Sumbar maupun Riau sudah bisa melintas secara normal di kedua jalur.

“Pada hari ini dapat kami laporkan sekitar pukul 12.30 WIB, arus Sumbar–Riau di Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang tadi sempat terputus karena material longsor, saat ini sudah bisa dilalui dua jalur,” ujar Yuza.

Meski kondisi lalu lintas telah kembali lancar, pihak kepolisian tetap mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, cuaca di wilayah tersebut masih diguyur hujan yang berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk tetap berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan. Jika cuaca tidak memungkinkan, jangan memaksakan perjalanan dan silakan mencari tempat yang aman untuk beristirahat,” katanya.

Sebelumnya, bencana tanah longsor yang disertai pohon tumbang terjadi di lokasi tersebut pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Tingginya curah hujan yang disertai angin kencang menyebabkan material tanah dan pepohonan menutup badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terhenti.

Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Sat Lantas Polres Lima Puluh Kota langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

“Benar ada longsor di daerah Pangkalan. Personel Sat Lantas sudah kami arahkan ke lokasi untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan akibat longsor dan pohon tumbang,” ujar Zarwiko.

Ia menjelaskan, selama proses penanganan, arus kendaraan sempat diberlakukan sistem buka tutup karena kondisi jalan belum sepenuhnya aman. Petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas dan tetap berhati-hati saat melintas di kawasan rawan longsor tersebut.

Dengan normalnya kembali arus lalu lintas, masyarakat diharapkan tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sumbar, dikutip dari tribunpadang. (*)

Editor : Kar