Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Dua Tewas, Puluhan Ribu Warga Terdampak Banjir dan Longsor Sumbar

Dua Tewas, Puluhan Ribu Warga Terdampak Banjir dan Longsor Sumbar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PADANG, detak24com – Dua warga dilaporkan tewas serta puluhan ribu lainnya terdampak banjir dan longsor Sumbar yang terjadi sejak beberapa hari belakangan.

Hingga Rabu (26/11/25), bencana hidrometeorologi termasuk banjir berdampak ke sejumlah wilayah seperti Padang, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, dan lainnya. Bencana ini juga telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan pada Rabu bahwa setidaknya terdapat 13 kabupaten/kota yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak beberapa hari belakangan.

Sebelumnya, bencana ini telah diperingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau lewat rilis No. 3.B/ME.02.04/939.KPDG/XI/2025 tentang Potensi Kejadian Bencana Hidrometeorologi Sumatera Barat Berlaku Tanggal 21-27 November.

Namun baru-baru ini, BMKG Minangkabau memperpanjang peringatan potensi bencana tersebut sampai 29 November. Peringatan itu dikeluarkan melalui rilis No. e.B/ME.02.04/042/KPDG/XI/2025 tentang Perkembangan Bibit Silon Tropis 95B dan Dinamika Atmosfer serta Kewaspadaan terhadap Potensi Hidrometeorologis di Sumatera Barat untuk tanggal 26-29 November 2025.

“Dinamika perkembangan terus kita pantau, dan dukungan data dari BMKG masuk secara konsisten. Ternyata, durasi cuaca ekstrem di Sumbar lebih panjang dari perkiraan semula. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas kebencanaan,” ujar Sekda Arry.

Dampak dan Korban Banjir Sumbar 

Bencana hidrometeorologi seperti banjir terus meluas di Sumatra Barat imbas hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di wilayah tersebut. Di ibukota provinsi, Padang terdapat 27.433 warga yang terdampak banjir hingga Rabu (26/11/25).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan pada Rabu bahwa setidaknya 9 kecamatan di kota tersebut terdampak banjir. Kecamatan Koto Tangah menjadi wilayah dengan warga terdampak terbanyak yakni 20.983 orang.

Daerah lain yang terdampak di antaranya Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Utara, Kecamatan Lubuk Begalung, Kecamatan Kuranji, Kecamatan Padang Barat, Kecamatan Padang Timur, hingga Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Dampak lainnya, 2 rumah dilaporkan hanyut, 61 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan, 1 unit rumah ibadah rusak ringan, 2 lokasi jalan longsor, serta 2 petak sawah rusak berat.

“Itu data sementara. Kami akan terus memperbarui data terkait kondisi terkini banjir, longsor dan bencana lain di Kota Padang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Sementara di Agam, BPBD kabupaten setempat melaporkan bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor terus meluas hingga menerpa 13 dari total 16 kecamatan. Hujan berintensitas cukup tinggi sebelumnya menerjang Agam selama 22-25 November.

“Sebelumnya hanya 8 kecamatan yang terdampak dan kini menjadi 13 kecamatan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur di Lubuk Basung.

“Kerugian masih dalam pendataan. Kita telah menetapkan status tanggap darurat bencana ini,” tambahnya.

Hingga Rabu, satu orang tewas akibat bencana di Agam. Daud (35), warga Paninggiran Bawah, Nagari atau Desa Nan Limo, Kecamatan Palupuh, meninggal dunia akibat tertimbun material tanah longsor, Selasa (25/11/25).

Korban jiwa akibat bencana juga dilaporkan di Pasaman Barat. Roki (14), meninggal dunia usai tertimbun longsor di Jorong Muaro Mais Nagari Batahan Tengah Kecamatan Ranah Batahan pada Rabu.

“Benar, informasi yang kita peroleh tiba-tiba kejadian longsor di daerah itu dan mengakibatkan seorang anak tertimbun longsor,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Jhon Edwar di Simpang Empat, Rabu (26/11/25).

Menurut BPBD setempat, bencana banjir dan tanah longsor di Pasaman Barat terjadi di 10 dari 11 kecamatan. Lalu di Solok, hingga data terakhir bencana hidrometeorologi berdampak bagi 559 KK dengan jumlah 1279 jiwa, dengan 93 di antaranya merupakan balita dan 62 lainnya adalah lansia,

Banjir di Sumbar berdampak ke sejumlah sektor seperti pertanian hingga pendidikan. Pada Selasa, puluhan hingga ratusan hektare sawah masing-masing di Agam dan Pasaman Barat, mengalami kerusakan.

Selanjutnya di sektor pendidikan, 23 sekolah yang terdampak banjir di Pasaman Barat harus diliburkan. Bupati setempat mengeluarkan keputusan keputusan nomor : 100..3.3.2/623/BUP-PASBAR/2025 tentang penetapan masa tanggap darurat bencana alam banjir dan longsor.

“Surat edaran telah kita layangkan ke masing-masing kepala satuan pendidikan yang ada. Anak-anak belajar di rumah sejak 26 sampai 29 November 2025,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri.

Status Bencana Banjir di Sumbar

Akibat bencana hidrometeorologi seperti banjir, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam yang berlaku 2 pekan dari 25 November sampai 8 Desember 2025.

Status tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor : 360-761-2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, dan Angin Kencang di Wilayah Provinsi Sumbar Tahun 2025.

“Dengan adanya 13 kabupaten/kota di Sumbar yang terdampak, kondisi ini menjadi dasar kuat bagi Pemprov untuk menetapkan status tanggap darurat bencana di tingkat provinsi. Itu mulai berlaku sejak 25 November sampai 8 Desember atau 14 hari, keputusan ini juga dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana di lapangan,” ungkap Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi.

Sebelum ini, 5 daerah terdampak bencana juga menetapkan status yang sama, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, serta Kota Bukittinggi. Kini status Tanggap Darurat Bencana Alam ditetapkan secara menyeluruh di Sumbar, seperti dikutip dari Antara. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Garuda U-16 juara AFF 2022. F. :. IST

    Selamat! Tim Garuda Kampium AFF U-16, Menang Tipis Lawan Vietnam

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    TIM Garuda Muda berhasil menjuarai AFF U-16 tahun 2022 setelah menang tipis menjamu Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta dengan skor 1-0, Jumat (12/08/22). Pahlawan kemenangan Garuda Muda adalah Muhammad Kafiatur Rizky yang mencetak gol pada babak pertama. Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Jual beli serangan dilakukan oleh kedua tim. Sejumlah ancaman […]

  • Dukung Palestina, Dompet Dhuafa SulSel serta BEM FAI UMI Gelar Tabligh Akbar

    Dukung Palestina, Dompet Dhuafa SulSel serta BEM FAI UMI Gelar Tabligh Akbar

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MAKASSAR, detak24com – Dompet Dhuafa Sulsel bersama BEM Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) gelar tabligh akbar di Auditorium Al-Jibra, Ahad (07/10/24). Acara yang mengusung tema “Memperingati 1 Tahun Badai Al-Aqsha Palestina” ini bertujuan untuk kembali menyuarakan dukungan, kepedulian, serta mengenang kejadian yang menimpa warga Palestina. Acara ini turut diisi dengan berbagai kegiatan, […]

  • LINK Video Syur Rebecca Klopper Viral, Ibunda Fadly: Kurang Ajar Sekali!

    LINK Video Syur Rebecca Klopper Viral, Ibunda Fadly: Kurang Ajar Sekali!

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SOSOK Rebecca Klopper kembali menjadi perbincangan setelah video syur mirip dirinya mencuat di media sosial. Bahkan, dua link video syur Rebecca Klopper yang bocor berdurasi lebih panjang, yakni empat menit dan 11 menit.  Di tengah nama Rebecca Klopper yang kembali menjadi sorotan karena dua video syur itu, keluarga Fadly Faisal sempat ikut terganggu gegara link video syur Rebecca […]

  • Tiga Hotspot Terpantau di Dumai, BMKG Ingatkan Jangan Bakar Lahan 

    Tiga Hotspot Terpantau di Dumai, BMKG Ingatkan Jangan Bakar Lahan 

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    DUMAI, detak24com – BMKG mendeteksi tiga hotspot di wilayah Dumai. Temuan ini menempatkan Riau dalam posisi waspada terhadap potensi karhutla. Informasi tersebut disampaikan Mary Frystine, petugas BMKG Pekanbaru. Berdasarkan pantauan satelit pada Selasa (06/05/25) petang, dari total 16 titik panas yang terdeteksi di Pulau Sumatera, Riau menyumbang tiga titik yang seluruhnya berada di Dumai. “Hari […]

  • TERNYATA Pembangunan Jalan Era SBY Lebih Banyak Ketimbang Zaman Jokowi, Anies Beberkan Faktanya

    TERNYATA Pembangunan Jalan Era SBY Lebih Banyak Ketimbang Zaman Jokowi, Anies Beberkan Faktanya

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com  – Capres Anies Baswedan blak-blakan mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi soal pembangunan jalan yang dia sebut kalah, jika dibanding pembangunan jalan era SBY. Kritik itu ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai calon presiden saat hadir dalam perayaan Milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/05/23). Dalam pidatonya, Anies menyebutkan bahwa di era […]

  • Jembatan di Sentajo Raya Kuansing Jebol, Aktifitas Dua Dusun Lumpuh

    Jembatan di Sentajo Raya Kuansing Jebol, Aktifitas Dua Dusun Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com –Jembatan penghubung dua dusun di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing jebol. Aktifitas masyarakat setempat lumpuh total. “Dinas PUPR sudah turun langsung meninjau ke lokasi,” kata Camat Sentajo Raya, Hevi Heri Antoni dilansir tribunpekanbaru.com, dikutip Selasa (09/07/24). Peristiwa tersebut pada Ahad (07/07/24) lalu, mengganggu aktivitas warga setempat. Hevi mengusulkan solusi pemasangan box […]

expand_less