Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Otomotif dan Tekno » Ups! Warga Jakarta Memasak Pakai Kotoran Manusia, Pengganti LPG

Ups! Warga Jakarta Memasak Pakai Kotoran Manusia, Pengganti LPG

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Pemanfaatan biogas dari tangki septik komunal mulai memberi perubahan nyata bagi ribuan warga di Jakarta Timur. Sistem ini memungkinkan rumah tangga memasak tanpa bergantung pada LPG. Sekaligus meningkatkan kebersihan lingkungan permukiman.

Bahkan, menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, warga bisa menghemat sampai 1,2 juta rupiah per tahun. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut inisiatif tersebut mampu menekan perilaku buang air besar sembarangan hingga nol persen di wilayah terkait.

Program sanitasi berbasis biogas itu kini terus diperluas sebagai model energi alternatif ramah lingkungan di Jakarta.

Dikutip Ahad (16/11/25), peresmian Instalasi Biogas di Pekayon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan instalasi tangki septik komunal berbasis biogas di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis, (13/11/2025).

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Jakarta Timur dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek sanitasi terpadu tersebut.

“Bagi saya, yang paling menggembirakan ketika Pak Walikota melaporkan bahwa sekarang ini untuk BAB (buang air besar) terbuka di Jakarta Timur sudah 0 persen, karena semuanya dimanfaatkan dengan fasilitas yang seperti ini,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, sistem biogas ini memberikan dampak langsung bagi warga, mulai dari peningkatan kebersihan lingkungan hingga penghematan biaya rumah tangga. Ia menjelaskan bahwa penggunaan energi biogas dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada LPG.

“Warga yang dulu harus beli LPG, sekarang tidak perlu lagi. Mereka bisa menghemat sampai 1,2 juta rupiah per tahun,” kata Pramono.

Dalam kunjungannya, Pramono sempat mencoba langsung kompor berbahan bakar biogas dengan menggoreng telur menggunakan gas hasil olahan limbah tinja warga.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Pramono menegaskan bahwa keberhasilan Jakarta Timur akan dijadikan model pengembangan sistem biogas di wilayah lain, termasuk perkantoran pemerintah dan swasta.

Ia juga menilai sistem ini turut menekan keberadaan bakteri Escherichia Coli di pemukiman.

Sementara itu, Walikota Jakarta Timur, Munjirin menjelaskan bahwa instalasi biogas di tiga titik telah melayani 439 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.400 jiwa. Program tangki septik komunal non-biogas juga telah menjangkau hampir 3.000 KK.

“Dari groundbreaking di Bidara Cina sampai sekarang, sudah hampir 3.000 KK terselesaikan. Ini akan terus berlanjut,” terang Munjirin.

Ia menambahkan bahwa capaian bebas BABS merupakan hasil perpaduan infrastruktur dan partisipasi masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan.

Demonstrasi Langsung oleh Gubernur

Pada peresmian di Gang Delta, Kelurahan Pekayon, Pramono kembali meninjau instalasi biogas dan mencoba memasak tiga telur ayam kampung di kompor yang terhubung dengan saluran biogas.

“Panas banget,” ucapnya saat melihat wajan mulai memanas. Ia kemudian membagikan telur yang dimasaknya kepada wartawan dan Camat Pasar Rebo.

Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi kolaborasi Pemkot Jaktim dengan PT Swen Inovasi Transfer, Baznas, PMI, dan Bank Jakarta dalam pengembangan sanitasi berbasis energi alternatif.

Pembangunan Tiga Titik Biogas di Jaktim Pemkot Jakarta Timur menargetkan pembangunan tiga fasilitas tangki septik komunal biogas rampung pada akhir Agustus 2025. Ketiga lokasi tersebut berada di Rusunami Bidara Cina (Jatinegara), Jalan H Said (Rambutan, Ciracas), dan Jalan Delta (Pekayon, Pasar Rebo).

“Dari ketiga itu, terdapat 782 kepala keluarga (KK) yang akan mendapatkan manfaat dari septic tank komunal,” ujar Munjirin.

Proyek ini melibatkan kolaborasi pemerintah, swasta melalui program CSR, dan masyarakat. Selain manfaat energi, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi udara.

Edukasi Sanitasi dan Penguatan Peran Warga

Munjirin menegaskan bahwa selain pembangunan fisik, edukasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program sanitasi. Pemkot Jaktim juga menggencarkan deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk mencegah perilaku BABS.

Pentingnya deklarasi, kesepakatan bersama, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di lingkungannya,” kata Munjirin.

Warga yang terbukti melakukan BABS dapat dikenakan sanksi sesuai UU Lingkungan Hidup maupun Perda Ketertiban Umum.

Dengan manfaat ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang terbukti, program biogas dari tangki septik komunal di Jakarta Timur ini berpotensi menjadi model energi alternatif terintegrasi di berbagai wilayah Jakarta, dikutip dari kompas.com. (red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKTIVIS 98 Desak Jokowi Cuti, Buntut Gibran Maju Pilpres 2024

    AKTIVIS 98 Desak Jokowi Cuti, Buntut Gibran Maju Pilpres 2024

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Aktivis 98 sepakat mendesak Presiden Jokowi cuti selama tahapan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang. Sebab, dikhawatirkan Presiden Jokowi tak bersikap netral karena putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka mengikuti ajang Pilpres 2024 sebagai cawapres dari Prabowo Subianto. “Sebaiknya Jokowi cuti selama tahapan Pemilu berlangsung. Agar berjalan bersih, jujur, adil, dan netral,” kata […]

  • Viral! WNA Cina Berpakaian Militer Jaga Pintu Masuk PLTU Aceh

    Viral! WNA Cina Berpakaian Militer Jaga Pintu Masuk PLTU Aceh

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Aceh, detak24.com – Beredar video seorang warga negara Tiongkok berpakaian tentara di Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Kejadian tersebut menjadi viral di medisos serta media online. Munculnya penjagaan warga Tiongkok berpakaian tentara di pos penjagaan masuk perusahaan tersebut bersama dua Tentara Nasional Indonesia (TNI), mendapat perhatian serius sejumlah pihak. Dalam […]

  • Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Rokan di Ujung Batu Rohul 

    Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Rokan di Ujung Batu Rohul 

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    UJUNGBATU, detak24com – Seorang bocah laki-laki inisial EA (12) hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Rokan Kelurahan Ujungbatu, Sabtu (30/11/24) sekitar pukul 16.00 WIB petang. Data yang dirangkum, Ahad (01/11/24), hanyut dan tenggelamnya korban bermula pada Sabtu petang, korban dan 3 rekannya Rais (13), Fidelio (8) dan Ihsan (12) bermain di Sungai Rokan belakang PDAM […]

  • PRIA Bejat Ini Hamili Siswi SMA di Hulu Kuantan, Korban Sempat Dibawa Kabur

    PRIA Bejat Ini Hamili Siswi SMA di Hulu Kuantan, Korban Sempat Dibawa Kabur

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    TELUKKUANTAN, detak24com – Satreskrim Polres Kuansing menciduk JS (36), warga Kelurahan Bandar Raya Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru dalam kasus asusila. Tersangka menghamili siswi SMA dan membawa kabur SN (17) asal Kecamatan Hulu. Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegiyo, Senin (03/07/23) mengatakan, JS diamankan Ahad (02/07/23) siang sekira pukul 17.30 WIB atas laporan orangtua korban LP […]

  • SOSOK Irwansyah, Sutradara Sekaligus Produser Film Keramat Tunggak : Dulunya Tukang Urut dan Pemulung

    SOSOK Irwansyah, Sutradara Sekaligus Produser Film Keramat Tunggak : Dulunya Tukang Urut dan Pemulung

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    NAMA Irwansyah dan Film Keramat Tunggak belakangan ini jadi sorotan publik, pasca penggerebekan rumah produksi Kelas Bintang di Jaksel beberapa waktu lalu. Siapa sebenarnya sutradara sekaligus produser Rumah Produksi Kelas Bintang itu? Ternyata pria itu dulunya hanyalah seorang tukang urut dan pengumpul barang bekas alias pemulung. Baca juga : https://detak24.com/link-nonton-film-keramat-tunggak-di-twitter-kelas-bintang-akting-siskaeee-panen-hujatan-warganet/ Secara otodidak ia belajar menjadi […]

  • Anak Dumai Dagang Sabu ke Sungai Apit, Lukai Polisi Terpaksa Dilumpuhkan 

    Anak Dumai Dagang Sabu ke Sungai Apit, Lukai Polisi Terpaksa Dilumpuhkan 

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SUNGAI APIT, detak24com – Polisi menangkap seorang pria berinisial AS (42) di sebuah warung pinggir jalan Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Siak. Sesuai identitas di KTP, tersangka beralamat di Dumai. Dari tangannya, polisi menyita sabu seberat 29,54 gram. Saat itu juga ia digelandang ke kantor polisi setempat. Informasi dirangkum Ahad (04/05/25), tersangka dicokok pada Jumat […]

expand_less