Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Tujuh Desa di Kamparkiri Hulu ‘Gelap Gulita’, Tak Kunjung Dialiri Listrik 

Tujuh Desa di Kamparkiri Hulu ‘Gelap Gulita’, Tak Kunjung Dialiri Listrik 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Tujuh kades di jalur Sungai Subayang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu mengadukan nasib warganya ke DPRD setempat. Kepala desa tersebut mempertanyakan kapan desa mereka akan dialiri listrik.

Kedatangan para kades disambut Ketua DPRD Kabupaten Kampar H Ahmad Taridi, Senin (06/10/25) di gedung DPRD Kampar.

Kedatangan tujuh kades tersebut didampingi Anggota DPRD Kabupaten Kampar dari Daerah Pemilihan Kampar VI atau Serantau Kampar Kiri Eko Sutrisno (Nasdem), Jamris (Gerindra) dan Habiburahman (PPP).

Tujuh kades yang mewakili rekan-rekannya dari jalur Sungai Subayang tersebut adalah Kades Tanjung Belit Efridesmi, Kades Aur Kuning Damri, Kades Batu Sanggan Alamrai, Kades Subayang Jaya Abenri, Kades Muara Bio Hardius, Kades Gajah Bertalut Zuber dan Kades Terusan Azuar.

Kades Tanjung Belit, Efridesmi mengungkapkan, kedatangan mereka menemui Ketua DPRD Kampar dan anggota DPRD Kampar meminta solusi karena tiang listrik dari Desa Tanjung Belit ke Desa Muara Bio sudah terpasang sejak lama, namun tak kunjung dialiri listrik.

Mereka terkendala untuk membayar ganti rugi pohon kelapa sawit milik masyarakat yang berada di jalur listrik tersebut sebanyak 171 batang. Harga ganti rugi satu batang sawit bervariasi, dari Rp 700 ribu/batang hingga Rp 1,7 juta/batang.

Tiang yang terpasang ini merupakan program CSR PLN  untuk jalur interpretasi. Ia menambahkan, pada tahun pertama telah terpasang tiang dan kabel, namun sempat jedah dua tahun. Sejumlah material dibiarkan terletak dalam hutan sehingga raib digondol maling dan pelakunya sudah menjalani hukuman.

Efridesmi juga mengungkapkan, persoalan yang dialami desa-desa di jalur Sungai Subayang ini adalah status hutan di daerah tersebut.

Dari Desa Muara Bio ke Desa Pangkalan Serai atau desa paling ujung di jalur Sungai Subayang kondisinya dalam kawasan suaka margasatwa, sehingga tidak boleh ada penebangan kayu.

Sementara itu Kades Tanjung Belit Damri mengungkapkan, jika dana ganti rugi dibebankan ke pemerintah desa, tidak ada pos anggaran untuk ganti rugi kelapa sawit tersebut.

Ia meminta DPRD Kampar bisa membantu mencari solusi karena ada ribuan calon pelanggan PLN di delapan desa tersebut. “Kami minta solusi dengan duduk bersama dengan PLN,” ulasnya.

Eko Sutrisno, anggota DPRD Kampar dari Dapil Serantau Kampar Kiri mengatakan, perlunya koordinasi antar lintas anggota DPRD meskipun dari partai berbeda, karena untuk kepentingan masyarakat mesti diperjuangkan bersama. Dengan kebersamaan dan komunikasi lintas partai ini persoalan yang dihadapi masyarakat bisa lebih cepat dituntaskan.

Dalam pertemuan itu Eko menyampaikan perlu adanya solusi bersama PLN untuk menuntaskan ganti rugi pohon sawit milik masyarakat karena jika menggunakan dana desa tidak bisa dan bisa berujung permasalahan hukum.

“Kalau ada support dari kepala desa jangan sampai karena niat baik nantinya jadil masalah,” ujar politisi partai Nasdem tersebut.

Eko menawarkan beberapa solusi yaitu duduk bersama dengan pihak PLN dan biro pelaksana teknis.  Selanjutnya Eko menawarkan pembukaan open donasi dari masyarakat dan berbagai pihak.

Selain itu Eko mengatakan, berhubung anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Riau II Muhammad Rohid yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kampar berada di Komisi XII yang membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral dan satu partai dengan Ketua DPRD Kampar diharapkan bisa dijalin komunikasi dengan Muhammad Rohid untuk mencari solusi agar ribuan masyarakat yang berada di jalur Sungai Subayang bisa menikmati listrik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kampar H Ahmad Taridi mengatakan, persoalan listrik ini hampir terjadi di setiap daerah.

Seperti di Tapung Hilir, jalurnya lebih panjang dan juga melewati tanaman kelapa sawit. Untuk pembayaran ganti rugi ini PLN tidak memiliki anggaran. Namun solusinya masyarakat diajak bermusyawarah dan masyarakat diminta kerelaannya membayar lebih dari kewajiban mereka membayar KWH meter.

“Kalau solusinya dari PLN untuk ganti rugi itu memang tak ada. Makanya kalau berat sama-sama kita pikul,” ujar Taridi.

“Kalau ada ada peluang dari pengusaha perkebunan bisa tambahannya dari masyarakat kita,” imbuh Taridi.

Menurut Taridi, perlu duduk bersama antara masyarakat, Kades dengan pihak PLN agar bisa dibicarakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Ia juga menyarankan agar membentuk tim untuk mencari solusi penyelesaian masalah ini, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TARIF TOL Pekanbaru-Bangkinang Berlaku Mulai 25 Desember 2022

    TARIF TOL Pekanbaru-Bangkinang Berlaku Mulai 25 Desember 2022

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Bagi pengguna fasilitas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Padang (seksi Pekanbaru-Bangkinang), tarif diterapkan mulai Ahad (25/12/2022) pukul 00.00 WIB.  Demikian disampaikan Branch Manager Jalan Tol Permai dan Pekanbaru-Bangkinang, Jarot Seno Wibawa, Kamis (22/12/22). Jarot mengatakan, jika pihaknya telah mendapat pemberitahuan terkait penerapan tarif jalan tol Pekanbaru-Bangkinang dengan panjang 31 Km. “Iya, […]

  • Perempuan Nekat Lompat Saat Motor Melaju, Berantem Sama Pacar

    Perempuan Nekat Lompat Saat Motor Melaju, Berantem Sama Pacar

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DIDUGA marahan dengan kekasih, seorang perempuan nekat lompat dari sepeda motor. Hal ini terlihat dalam video yang beredar di media sosial. Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @makasarr_iinfo, terlihat sepasang sejoli tengah berkendara dengan sepeda motor. Dari belakang, keduanya tampaknya terlibat cekcok bahkan motor yang dikendarai sang pria terlihat oleng. Hingga beberapa saat, perempuan […]

  • SUKU Chaniago DPD Bengkalis Makan Basamo di RM Lubuak Idai Duri, Ini Agendanya!

    SUKU Chaniago DPD Bengkalis Makan Basamo di RM Lubuak Idai Duri, Ini Agendanya!

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Paguyuban suku Chaniago tergabung dalam wadah KBRC (Keluarga Besar Rang Chaniago) DPD Bengkalis menggelar silaturahmi di RM Lubuak Idai, Jalan Hangtuah, Duri, Ahad (04/02/24) siang. Silaturahmi dihadiri ratusan keluarga besar suku Chaniago dari kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan. Tujuannya untuk memperkuat ukhuwah Islamiah antar sesama suku Chaniago.  “Acara silaturahmi ini sudah […]

  • Pegawai Kecamatan Pinggir Terlibat Sindikat Pemalsu Dokumen Negara 

    Pegawai Kecamatan Pinggir Terlibat Sindikat Pemalsu Dokumen Negara 

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pegawai bagian Dukcapil Kecamatan Pinggir, Bengkalis terciduk dalam kasus pemalsuan dokumen negara. Pegawai Kecamatan Pinggir tersebut berinisial SHP. Ia ditangkap di kantornya setelah terbukti menerbitkan NIK palsu, surat keterangan pindah (SKPWNI), dan menyuplai blanko KTP kosong kepada tersangka FHS. Baca juga : Gonjong Limo Mandau Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Wako Payakumbuh […]

  • DANREM 031/WB Laksanakan Safari Ramadan di Makodim 0320/Dumai

    DANREM 031/WB Laksanakan Safari Ramadan di Makodim 0320/Dumai

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – Komandan Korem (Danrem) 031/ Wira Bima, Brigjen TNI H Parlindungan Hutagalung melakukan safari Ramadan di aula Makodim 0320/Dumai, Kamis (06/04/23) petang. Menggunakan heli perusahaan Sinarmas, tiba di Bandara Pinang Kampai, Danrem disambut Dandim 0320/Dumai Letkol Arh Hermansyah Tarigan, SE dan Pasi Intel Lettu Inf Ediyanto. Ikut mendampingi Danrem, Kasi Intel Kasrem 031/WB […]

  • Irjen Ferdy Sambo dan istri. F. : IST

    Polri Ungkap Motif Keji Ferdy Sambo Habisi Brigadir Yosua

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24.com – Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkap motif keji Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir Yosua atau Brigadir J. Phaknya telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. “FS marah dan emosi setelah mendapat laporan dari PC yang […]

expand_less