Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Dapur SPPG Wajib Miliki Chief Bersertifikasi, Pasca Keracunan MBG 

Dapur SPPG Wajib Miliki Chief Bersertifikasi, Pasca Keracunan MBG 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 0
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Menyusul banyaknya laporan keracunan MBG (makan bergizi gratis), Badan Gizi Nasional (BGN) merilis aturan baru yang lebih ketat.

Mulai kini, setiap dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib dipimpin oleh chef bersertifikasi, guna menjamin mutu dan keamanan makanan.

“Kami juga membuat aturan lagi bahwa ketentuan semua dapur SPPG harus dipimpin oleh chef yang bersertifikasi,” kata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang di Kantor BGN, Jakarta Pusat dirilis, Senin (28/09/25).

Tak hanya satu, setiap dapur MBG nantinya akan memiliki dua chef utama. Satu chef akan ditunjuk langsung oleh BGN, sementara satu lagi berasal dari pihak mitra pelaksana program.

“Satu pimpinan chef itu nanti merupakan wakil dari BGN, tapi pihak mitra juga harus menyiapkan chef sebagai pendamping untuk di dapur,” jelasnya.

BGN menegaskan komitmennya untuk menghentikan penggunaan produk makanan olahan pabrik dalam program MBG. Sebagai gantinya, menu MBG akan berfokus pada hasil produksi warga lokal untuk mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.

“Kami akan menjalankan instruksi Presiden bahwa dapur MBG ini adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal, bukan untuk memperkaya konglomerat pemilik pabrik roti,” tegasnya.

Dalam implementasinya, roti dan makanan lain yang disajikan kepada siswa akan berasal dari hasil produksi ibu-ibu murid yang menerima manfaat program MBG.

“Roti itu nanti akan dibuat oleh ibunya, dan rotinya akan dimakan oleh anak-anaknya,” ujarnya.

Namun, Nanik juga menegaskan bahwa kebijakan ini akan menyesuaikan dengan kondisi daerah. Jika di suatu wilayah tidak memungkinkan untuk memproduksi bahan tertentu, seperti susu, maka penggunaan produk pabrikan masih diperbolehkan untuk sementara waktu.

“Kecuali ada susu yang di mana di dapur itu memang tidak ada peternakan susu, maka terpaksa untuk sementara kami bolehkan untuk menggunakan susu kemasan. Tapi untuk produk lain kami tidak akan mentolerir,” pungkasnya.

Kasus keracunan dalam program MBG meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Data terakhir, lebih dari 5.000 anak menjadi korban.

45 Dapur MBG Bermasalah 

Hasil penyelidikan sementara BGN per 26 September 2025, ada 45 dapur program MBG terbukti tidak menjalankan standar prosedur operasional (SOP). Dari jumlah tersebut, 40 dapur di antaranya langsung ditutup oleh BGN sampai batas waktu yang tak ditentukan.

“Sampai sore (26/9/2025), dari 45 dapur itu, 40 dapur kami nyatakan ditutup untuk batas waktu yang tidak ditentukan sampai semua penyelidikan, baik investigasi maupun perbaikan-perbaikan saranan dan fasilitas selesai dilakukan,” kata Nanik.

Dapur-dapur itu diperiksa secara intensif oleh tim independen yang dibentuk oleh BGN dan tim eksternal dari Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN), dikutip dari merdeka.com. (red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balik Alam Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah Bagi Warga 

    Balik Alam Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah Bagi Warga 

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • visibility 0
    • 21Komentar

    DURI, detak24.com – Ternyata tidak semua orang tahu dan paham bagaimana melaksanakan Fardhu Kifayah bagi jenazah. Untuk memberikan pengetahuan yang benar tentang tata laksana penyelenggaraannya Kelurahan Balik Alam menggelar pelatihan, Selasa (15/11/22) lalu. Pelatihan Fardhu Kifayah ini diikuti warga dari perwakilan setiap RW dipandu oleh Ustad Rahmat Doni. Di mana setiap peserta diberikan praktek langsung […]

  • Penyidik Polri dan jaksa usai mengembalikan berkas Ferdy Sambo. F : DETIKCOM

    Jaksa Kembalikan Berkas Ferdy Sambo ke Penyidik Polri, Simak Alasannya

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 7Komentar

    Jakarta, detak24.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas perkara 4 tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) kepada penyidik Polri. Jaksa memberi catatan kepada polisi agar berkas kasus dilengkapi. “Empat berkas sudah di Kejaksaan Agung, sudah diteliti dan kembalikan lagi berkas perkara kepada penyidik,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, […]

  • JCH Kloter 9 EHA Pekanbaru Tiba di Makkah

    JCH Kloter 9 EHA Pekanbaru Tiba di Makkah

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 21Komentar

    Makkah, detak24.com – Sebanyak 449 orang rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 9 asal Provinsi Riau yang berangkat dari Embarkasi Haji Antara (EHA) Pekanbaru pada tanggal 24 Juni lalu tiba di Makkah. Hal itu disampaikan Petugas Haji Daerah (PHD) Riau, Erisman Yahya, Sabtu (25/06/22). Bahwa JCH kloter 9 tersebut telah selamat sampai di Makkah sekitar […]

  • Siswi di Dumai Tewas Digilas Truk, Kepala dan Betis Remuk

    Siswi di Dumai Tewas Digilas Truk, Kepala dan Betis Remuk

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kecelakaan maut terjadi di wilayah hukum Mapolres Dumai. Seorang siswi yang diduga baru pulang dari sekolah tewas di jalan raya. Bagian kepala dan betisnya hancur tergilas truk tangki. Kejadian nahas itu terjadi di depan Adi Karya, Bukittimah, Dumai, Rabu (13/04/22) siang. Peristiwa tragis itu rekaman videonya yang beredar di media sosial. Korban […]

  • Pemain Tanah Urug di Bunut Siak Terpaksa Lebaran dalam Penjara 

    Pemain Tanah Urug di Bunut Siak Terpaksa Lebaran dalam Penjara 

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Polisi menangkap dua orang pemain tanah urug ilegal di Bunut, Siak. Keduanya terpaksa berlebaran dalam penjara. Informasi dirangkum, Selasa (10/03/26), Satreskrim Polres Siak berhasil menyita satu unit alat berat berupa eksavator dan dua orang tersangka berinisial E dan T, terkait falian C jenis tanah urug tak berizin di Bunut Kecamatan Tualang, Siak. […]

  • PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    PRIA Kudus Ngaku Imam Mahdi, Mimpi Didatangi Rasulallah

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 15Komentar

    SEORANG pria di Kudus bernama Muhammad Maulana Ishaq mengaku didatangi Nabi Muhammad SAW, menjadikannya sebagai Imam Mahdi. Pada video yang diunggah kembali akun Instagram @ndorobei, tampak seorang pria berkemeja putih dengan peci melakukan sumpah di bawah Al-Quran. “Saya Muhammad Maulana Ishaq, orang Kudus asli kelahiran Kudus dan menetap di Kudus. Jika saya berbohong mengaku diutus Rasulullah […]

expand_less