Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Defisit APBD 1,8 T dan Alokasi Siluman 60 M, Pejabat Riau Siap-siap ‘Diperiksa’ KPK 

Defisit APBD 1,8 T dan Alokasi Siluman 60 M, Pejabat Riau Siap-siap ‘Diperiksa’ KPK 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Defisit APBD Riau 2024 Rp 1,8 triliun serta alokasi anggaran tak jelas 59,53 miliar sesuai temuan BPK, membuat semua kalangan tercengang.

Ditambah lagi, dampak pengelolaan anggaran yang buruk tersebut, BPK memberi hadiah WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Padahal, selama ini Provinsi Riau selalu meraih WTP.

Kondisi tersebut sudah seharusnya dapat prioritas penanganan hukum oleh kepolisian, kejaksaan ataupun KPK. Agar memberi efek jera kepada para koruptor serta pejabat lainnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Riau, Kasir menyoroti turunnya opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemerintah Provinsi Riau tahun 2024.

Dimana yang biasanya Riau mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kini turun menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Dia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibebankan kepada Gubernur Abdul Wahid yang baru menjabat sejak Februari 2025.

“Miris, Pak Gubernur baru menjabat, tapi langsung harus menanggung beban temuan-temuan lama dari BPK,” katanya, Sabtu (07/06/25).

Menurut dia, temuan BPK menjadi tanda adanya persoalan serius dalam pengelolaan keuangan daerah oleh pemerintahan sebelumnya.

“Ini tidak main-main. Kita dulu WTP, sekarang WDP. Artinya ada sesuatu yang salah dan harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menindaklanjuti temuan BPK. Dia juga mengingatkan bahwa perbaikan pengelolaan keuangan sangat penting agar program-program kerja Gubernur Wahid tidak terganggu.

“Kalau tidak dibenahi, janji politik gubernur bisa terhambat. Harapan masyarakat besar. Maka, tata kelola keuangan harus transparan dan akuntabel,” tekannya.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi temuan serupa yang bisa mencoreng wajah pemerintahan.

“Ini pelajaran bersama. Kita ingin perubahan nyata, termasuk keberpihakan anggaran kepada rakyat,” katanya

Dalam LHP BPK atas laporan keuangan 2024, ditemukan sejumlah masalah. Antara lain:

1. Penyusunan anggaran tidak terukur dan pengelolaan keuangan yang lemah mengakibatkan realisasi belanja tak tuntas serta menumpuknya utang jangka pendek hingga Rp 1,8 triliun.

2. Penggunaan dana PFK sebesar Rp 39,22 miliar tidak sesuai peruntukan.

3. Tekor kas Sekretariat DPRD sebesar Rp 3,33 miliar.

4. Pertanggungjawaban perjalanan dinas tidak sesuai ketentuan, mengakibatkan kelebihan pembayaran Rp 16,98 miliar, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PEMUDA Peranap Inhu Cabuli Pelajar SMP di Pondok Sawit

    PEMUDA Peranap Inhu Cabuli Pelajar SMP di Pondok Sawit

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    INHU, detak24.com– Seorang pemuda di Peranap Inhu ditangkap polisi atas kasus dugaan pencabulan pelajar SMP. Kapolsek Peranap, Iptu Bahagia Ginting SH, Senin (20/02/21) menjelaskan, pencabulan anak bawah umur dilakukan tersangka AS (20) di sebuah pondok kebun sawit. Tersangka berhasil diringkus saat berada di depan PKS pada, Jumat 10 Februari 2023, sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya […]

  • Penjual Martabak di Meranti Riau Tewas Gantung Diri, Viral di Medsos

    Penjual Martabak di Meranti Riau Tewas Gantung Diri, Viral di Medsos

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    MERANTI, detak24. com – Seorang laki-laki paruh baya yang kesehariannya menjual martabak, mengakhiri hidup dengan seutas tali rapia. Kuat dugaan warga Kampung Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti Riau meninggal dunia dengan cara bunuh diri, Kamis (26/05/2022) petang. Peristiwa yang belum diketahui pasti kronologis kejadiannya tersebut membuat heboh di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Bahkan, banyak beredar […]

  • Tekong TKI Pasutri Warga Senggoro Bengkalis Terciduk, Lima PMI Diamankan 

    Tekong TKI Pasutri Warga Senggoro Bengkalis Terciduk, Lima PMI Diamankan 

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Pasutri warga Desa Senggoro Pulau Bengkalis ditangkap polisi dalam kasus TPPO. Keduanya berinisial J (62) dan S (39) diamankan bersama 5 PMI yang baru pulang dari Malaysia. Praktik dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pelanggaran keimigrasian kembali terungkap di Kabupaten Bengkalis. Kali ini, Satreskrim Polres Bengkalis menciduk sepasang suami istri yang […]

  • PETUGAS KPPS Kuansing Meninggal Dunia, Sempat Disuruh Pulang untuk Berobat

    PETUGAS KPPS Kuansing Meninggal Dunia, Sempat Disuruh Pulang untuk Berobat

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    KUANSING, detak24com –  Petugas  KPPS Kuansing bernama Werman warga Desa Teratak Jering, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuansing meninggal dunia. Hal tersebut dibenarkan Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto saat dikonfirmasi, Kamis (15/02/24). Pihaknya dapat laporan dari KPU Kuansing, tentang meninggalnya seorang petugas KPPS Kuansing. “Menurut informasi dari KPU Kuansing yang bersangkutan meninggal karena sakit. […]

  • Ilustrasi

    Lima Auditor Inspektorat Riau Terima Gratifikasi dari BUMD, Apa Sanksinya Pak Polisi?

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Tim audit Inspektorat Provinsi Riau diduga menerima gratifikasi saat melakukan audit di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau. Berdasarkan sumber ada lima auditor Inspektorat Riau yang diduga menerima “uang terimakasih” setelah melakukan audit keuangan di salah satu BUMD Riau tahun anggaran 2021. Kelima Aparatur Sipil Negara (ASN) itu direkomendasikan mendapat sanksi. Namun […]

  • TERLIBAT Sindikat Narkoba, Empat Warga Lubukgaung Dumai Diseret ke Penjara

    TERLIBAT Sindikat Narkoba, Empat Warga Lubukgaung Dumai Diseret ke Penjara

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Empat warga Lubukgaung Dumai diseret ke penjara karena terlibat sindikat narkoba. Masing-masing tersangka berinisial HM (29), MA (36), MD (36) dan JF (35) dibekuk di tempat berbeda. Kasat Resnarkoba Polres Dumai Iptu Mardiwel, dirilis Kamis (09/11/24) malam Jumat mengatakan, empat pelaku sindikat narkoba tersebut ditangkap di tempat beda pada Senin 6 November […]

expand_less