Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » 17 Orang Tewas Delapan Masih Tertimbun, Tambang Galian C Longsor di Cirebon 

17 Orang Tewas Delapan Masih Tertimbun, Tambang Galian C Longsor di Cirebon 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON, detak24comTim SAR gabungan menemukan tiga korban meninggal dunia yang tertimbun longsor di tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Desa Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (31/05/25).

“Sore ini, tim menemukan 3 jenazah dari lokasi longsor tambang. Identifikasi dengan sidik jari. Atas nama Sakira (44), Sanadi (47), dan Sunadi (31),” kata Kapolres Cirebon, Kombes Sumarni kepada wartawan.

Tiga jenazah tersebut, kata Sumarni langsung dibawa ke Rumah Sakit Arjawinangun, sebelum nantinya diserahkan ke pihak keluarga.

“(Kondisi jenazah) Ada luka-luka dan sudah kaku,” katanya.

Kapolres mengatakan pencarian korban tertimbun akan dilanjutkan kembali pada besok, Ahad (01/06/25). Masih ada delapan korban lainnya yang masih tertimbun di lokasi kejadian.

“Dari 11, tiga ditemukan dan datanya benar yang dari data terdata, sisa 8,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum melanjutkan pencarian besok.

“Sehingga pada saat kita melaksanakan pencarian korban, kita tahu betul batasan-batasan. Dalam pencarian harus aman, terlebih dahulu,” katanya.

Saat ini, total korban meninggal dunia dalam longsor di tambang Galian C Gunung Kuda menjadi 17 orang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lalu memperkirakan 11 korban hilang tertimbun longsor sudah meninggal dunia.

Longsor tambang di Cirebon telah ditetapkan sebagai peristiwa berstatus tanggap darurat bencana usai dikonsultasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Status ini ditetapkan mengingat besarnya dampak terhadap kehidupan masyarakat sekitar.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah menyelidiki bencana tersebut. Ada 6 saksi yang diperiksa polisi dalam penyelidikan ini.

Polisi menduga ada unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Pemilik tambang diduga tak mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, serta tidak menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dalam melakukan penggalian. (Cnnindonesia)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naik Rp6 Miliar, APBD-P 2022 Siak Disahkan

    Naik Rp6 Miliar, APBD-P 2022 Siak Disahkan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    SIAK, detak24.com – Akhirnya, DPRD Siak menggelar rapat paripurna pengesahan APBDP 2022. Jumlahnya naik Rp5 miliar dari APBD murni. Pembahasan Peraturan Daerah (Perda) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2022 di Gedung Dewan setempat, Jumat (30/09/22). Paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan didampingi oleh dua wakil ketua Fairus […]

  • Terus Bergerak Lanjutkan Perjuangan, Pelindo Group Dumai Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

    Terus Bergerak Lanjutkan Perjuangan, Pelindo Group Dumai Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Pelindo Group Dumai menggelar upacara yang berlangsung khidmat, Senin (10/11/25). Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku : Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Tema tersebut menggambarkan tekad meneladani semangat para pahlawan dalam wujud pengabdian nyata di setiap profesi. Upacara kali ini digelar di halaman Kantor Pelindo […]

  • Aksi Maling Kian Menjadi-jadi, Alat Berat pun Digasak di Mundam Dumai 

    Aksi Maling Kian Menjadi-jadi, Alat Berat pun Digasak di Mundam Dumai 

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang operator alat berat kaget mendapati ekskavator milik bosnya tak mau hidup di Mundam Dumai. Saat dicek, ternyata dua unit aki telah raib. Dia bersama beberapa orang lainnya berusaha mencari ke semak-semak sekitar. Oleh karena tak ditemukan juga, saksi lalu membuat laporan ke polisi. Baca juga : Makin Beringas : Disaksikan Warga […]

  • PAK KADES di Rohil Buru-buru Minta Maaf kepada Kasat Reskrim, Ada Apa?

    PAK KADES di Rohil Buru-buru Minta Maaf kepada Kasat Reskrim, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    ROHIL, detak24.com –  Penghulu Desa (Kades) Menggala Sakti Rohil, Muslim mengklarifikasi ucapannya dalam rekaman yang menyebut Kasat Reskrim Polres setempat sebagai calon pembeli lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Menggala Jaya. “Bahwa tidaklah benar Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP Reza Fahmi sebagai calon pembeli lahan Poktan Menggala Jaya,” kata Muslim melalui rilisnya, Rabu (28/12//22). Terkait pembicaraan […]

  • Terungkap Sebab Polisi Dumai Meregang Nyawa di THM Dream Box 

    Terungkap Sebab Polisi Dumai Meregang Nyawa di THM Dream Box 

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Dunia hiburan malam di Dumai makan korban jiwa. Salah seorang pengunjung karaoke Dream Box meregang nyawa diduga akibat over dosis. Sebuah video amatir memperlihatkan detik-detik penyelamatan seorang pria yang di evakuasi menggunakan ambulans Dumai Berkhidmat di depan karaoke Dream Box, Kamis (10/04/25) dini hari. Baca juga : Jenazah Bripka SS Meninggal di […]

  • PKS Setuju Koalisi Ganjar-Anies, Asalkan PDIP Penuhi Syarat Ini!

    PKS Setuju Koalisi Ganjar-Anies, Asalkan PDIP Penuhi Syarat Ini!

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 28Komentar

    JAKARTA, detak24com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merespons pernyataan Ketua DPP PDIP Said Abdullah yang membayangkan Bacapres Ganjar Pranowo bersatu bersama Anies Baswedan dalam memimpin Indonesia. Juru Bicara PKS Muhammad Iqbal mengatakan mimpi koalisi itu bisa saja terealisasi asalkan Anies tetap menjadi capres dalam kontestasi politik 2024 mendatang. “PKS tentu saja partai yang siap berkoalisi dengan partai yang memiliki […]

expand_less