Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Parah, DID 46 Desa di Kuansing Disunat Rp 920 Juta, Kabupaten dan Kecamatan Minta Jatah 

Parah, DID 46 Desa di Kuansing Disunat Rp 920 Juta, Kabupaten dan Kecamatan Minta Jatah 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Pelaksanaan kegiatan Dana Insentif Desa (DID) Tahun Anggaran (TA) 2024 yang berasal dari Kemendagr di Kuansing diduga banyak fiktif.

Untuk itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sejahtera Kuantan Singingi (Kuansing), Junaidi Affandi menyarankan agar realisasinya dilakukan pemeriksaan khusus (Riksus).

Menurutnya, pemicu kegiatan fiktif itu diakibatkan adanya dugaan permintaan uang kepada desa penerima dari pejabat instansi Pemda. Baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Sesuai informasi yang didapat Junaidi, instansi level kabupaten meminta Rp 15 juta setelah pencairan, sedangkan level kecamatan meminta Rp 5 juta. Jadi, setiap desa mengeluarkan uang kisaran Rp 20 juta.

Hal inilah yang mendorong aparat pemerintahan desa untuk membuat kegiatan fiktif agar bisa menutupi dugaan kutipan yang dilakukan oleh oknum pejabat.

Junaidi mengungkapkan, potensi kerugian negara akibat praktik seperti ini sangat besar. Dari data jumlah penerima insentif dari Kemendagri, ada sekitar 46 desa di Kuansing. Maka, potensi kerugian negara sebesar Rp 20 juta dikali 46 desa, yaitu Rp 920 juta.

“Ini baru potensi korupsi akibat dugaan permintaan dari oknum pejabat. Bisa jadi, masih ada kegiatan fiktif lain di kegiatan yang sama akibat permintaan ini,” ungkapnya, Sabtu (22/03/25).

Junaidi menyayangkan, uang yang disalurkan oleh Mendagri Tito Karnavian sebesar Rp 120,43 juta per desa, yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan dan program kegiatan sosial lainnya, malah dinikmati oleh oknum pejabat yang melakukan pengutipan.

“Kades dan perangkat desa juga terancam tersandung masalah hukum. Kasihan kita kepada kades dan perangkatnya. Mereka nantinya yang akan menanggung ulah oknum pejabat kalau sudah bermasalah,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta aparat penegak hukum (APH), BPKP, dan BPK turun ke desa penerima untuk melakukan audit investigasi.

Dari data yang diperoleh, jumlah desa penerima DID dari Kemendagri sebanyak 46 desa yang tersebar di berbagai kecamatan di Kuansing.

Di Kecamatan Kuantan Mudik, desa penerima meliputi Lubuk Ramo, Koto Cengar, Banjar Guntung, dan Bukit Kauman. Sementara di Kecamatan Kuantan Tengah, ada Pulau Aro, Seberang Taluk, dan Kopah. Kecamatan Singingi mencatat dua desa penerima, yakni Pasir Emas dan Logas Hilir.

Di Kecamatan Kuantan Hilir, empat desa yang menerima DID adalah Banuaran, Kampung Madura, Kampung Medan, dan Kepala Pulau. Kecamatan Cerenti memiliki lima desa penerima, yaitu Kompe Berangin, Kampung Baru, Koto Cerenti, Pulau Panjang Cerenti, serta Kampung Baru Timur. Kecamatan Benai mencatat empat desa penerima, yakni Pulau Kalimanting, Tanjung Simandolak, Siberakun, dan Koto Benai.

Sementara itu, di Kecamatan Gunung Toar, desa yang menerima DID adalah Teluk Beringin, Teberau Panjang, dan Petapahan. Kecamatan Singingi Hilir mencatat tiga desa penerima, yakni Simpang Raya, Sungai Buluh, dan Bukit Raya.

Kecamatan Pangean menjadi kecamatan dengan jumlah desa penerima terbanyak, yakni 11 desa, di antaranya Pasar Baru Pangean, Pulau Tongah, Teluk Pauh, Tanah Bekali, Padang Tanggung, Padang Kunik, Pembatang, Pauh Angit, Rawang Binjai, Sako, dan Sungai Langsat.

Di Kecamatan Inuman, dua desa penerima adalah Lebuh Lurus dan Ketaping Jaya. Sementara itu, di Kecamatan Hulu Kuantan hanya ada satu desa penerima, yakni Sampurago. Sedangkan di Kecamatan Sentajo Raya, dua desa penerima DID adalah Muaro Sentajo dan Koto Sentajo.

“Ini desa-desa di Kuansing penerima DID dari Mendagri tahun 2024,” pungkasnya, dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUTUS Cinta, Remaja Pekanbaru Terjun ke Sungai Siak Tengah Malam

    PUTUS Cinta, Remaja Pekanbaru Terjun ke Sungai Siak Tengah Malam

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang remaja di Pekanbaru berinisial D (18) nekat terjun ke sungai Siak dari Jembatan Siak III. ABG tersebut diduga ingin bunuh diri karena putus cinta. Beruntung ia berhasil diselamatkan oleh personel Ditpolairud Polda Riau yang tengah piket malam. Begitu mendengar suara benda jatuh ke air seperti orang tercebur, polisi langsung menuju TKP […]

  • Miris! Putra Mandau Riau Disingkirkan, Baru Ber-KTP Duri Langsung Dapat Kerja

    Miris! Putra Mandau Riau Disingkirkan, Baru Ber-KTP Duri Langsung Dapat Kerja

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Duri, detak24.com – Polemik penerimaan naker di Duri Riau, mendapat sorotan pemuka masyarakat. Pasalnya, putra asli daerah susah menerobos lapangan pekerjaan. Sementara, yang baru punya KTP Mandau langsung dapat kerja. Hal itu terungkap saat kunjungan Karang Taruna (KT) Riau di Duri, Ahad (03/07/22). Ketua KT Riau, Muhammad Andri ST beserta pengurus menggelar silaturahmi dengan tokoh […]

  • Amankan Pengedar Sabu, Kodam Tuanku Tambusai Gerebek Gudang Mafia BBM di Duri 

    Amankan Pengedar Sabu, Kodam Tuanku Tambusai Gerebek Gudang Mafia BBM di Duri 

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DURI, detak24com – Seorang pengedar sabu diamankan dalam penggerebekan gudang mafia BBM oleh personel Kodam Tuanku Tambusai di Duri, Kabupaten Bengkalis. Informasi dirangkum Rabu (04/02/26), personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai berasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di sebuah gudang mafia BBM solar wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (02/02/25) malam. Baca juga […]

  • VIRAL Pekanbaru : Hebohl Rektor UIN Suska dan Dosen Cekcok di Kampus, Nyaris Adu Fisik

    VIRAL Pekanbaru : Hebohl Rektor UIN Suska dan Dosen Cekcok di Kampus, Nyaris Adu Fisik

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Heboh, cekcok mulut antara Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Hairunnas dengan dosen bernama Irwanda. Cekcok mulut keduanya viral di berbagai media sosial. Salah satunya di instagram Pkuline. Lokasi cekcok itu diketahui terjadi di masjid kampus. Video viral berdurasi 5 menit 22 detik itu kini jadi sorotan publik. Dari […]

  • PDIP Simalungun Buka Penjaringan Balonkada, Dua Figur Ini Siap Bertarung

    PDIP Simalungun Buka Penjaringan Balonkada, Dua Figur Ini Siap Bertarung

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN, detak24com – DPC PDIP Simalungun membuka penjaringan balonkada menjadi peserta Pilkada 2024. Sejumlah figur bersiap-siap untuk mendaftar. Ketua DPC PDIP Simalungun, S Samrin Girsang mengatakan, PDIP telah membuka pendaftaran balonkada sejak 5 April 2024 lalu, dan akan ditutup pada pekan kedua Mei 2024. “Kita sudah menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat bakal calon yang akan […]

  • Banyak Usaha Galian C Ilegal di Dumai, Ancam Kerusakan Lingkungan Skala Global 

    Banyak Usaha Galian C Ilegal di Dumai, Ancam Kerusakan Lingkungan Skala Global 

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    DUMAI, detak24com – Aktivitas penambangan Galian C di Kota Dumai, semakin hari kian mengkhawatirkan.  Pasalnya, ada sejumlah titik beroperasi secara ilegal tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan. Malahan ada yang membuka usaha tanah urug di kawasan rendah, rentan terhadap longsor dan mengancam pemukiman warga. Seperti halnya pada kawasan Jalan Tuanku Tambusai dekat simpang empat Bukittmah. Baca juga […]

expand_less