Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Tunda Bayar Pemprov Riau Capai Rp 2,2 T, Gubri Pangkas Tiga Item Ini 

Tunda Bayar Pemprov Riau Capai Rp 2,2 T, Gubri Pangkas Tiga Item Ini 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Pemprov Riau alami defisit sebesar Rp 1,5 triliun, serta tunda bayar kegiatan sekitar Rp 2,2 T. Gubri bakal memotong tiga alokasi anggaran untuk solusinya.

Dalam rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang digelar di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, pada Rabu (12/03/25), Gubri mengaku belum pernah melihat tunda bayar sebesar itu sepanjang sejarah Riau.

Menurutnya, tunda bayar biasanya hanya berkisar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar saja.

Ia menilai bahwa masalah ini terjadi karena tata kelola pemerintahan yang tidak berjalan sesuai aturan.

“Hari ini terjadi tunda bayar yang begitu besar. Saya belum pernah menemukan tunda bayar Rp 2,2 triliun. Biasanya Rp 200 miliar, Rp 250 miliar. Belum pernah sejarah Provinsi Riau yang membuat saya pusing tujuh keliling. Di mana mau dicari duitnya?” beber Gubri.

Oleh karena itu, dia mempertimbangkan memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau. Selain TPP, pengurangan anggaran juga akan dilakukan pada biaya perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta sewa gedung untuk kegiatan seremonial dan Focus Group Discussion (FGD).

Abdul menjelaskan bahwa belanja pegawai di Riau telah mencapai 38 persen dari total anggaran. Padahal seharusnya tidak melebihi 30 persen.

Ia menegaskan, bahwa TPP merupakan tambahan di luar gaji yang seharusnya diberikan berdasarkan beban kerja, bukan sekadar formalitas.

Setiap bulan, Pemprov Riau mengeluarkan Rp 85 miliar untuk membayar TPP. Dengan kondisi keuangan yang sulit, kebijakan pemangkasan ini dianggap sebagai langkah rasional.

“Kita harus rasional. Kalau situasi keuangan normal, tentu tidak masalah. Tapi kalau terus seperti ini, Riau bisa bangkrut. Saya tidak mau daerah ini gagal,” pungkas Gubri, dikutip detak24com dari kompas.com. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Cadas Pangeran Sumedang, Dua Mobil Ditimpuk Batu – Empat Penumpang Kritis

    Longsor Cadas Pangeran Sumedang, Dua Mobil Ditimpuk Batu – Empat Penumpang Kritis

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    BANDUNG, detak24.com – Bencana tanah dan batu longsor terjadi di jalur Cadas Pangeran, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (29/10/22) sekitar pukul 15.20 WIB. Dalam peristiwa tersebut empat penumpang kritis, dua unit mobil penyok. Berikut kronologi peristiwa yang menyebabkan empat penumpang mobil terluka akibat tertimpa batu besar itu. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, […]

  • Dua tersangka narkoba yang ditangkap di pinggir Jalan Datuk Laksamana Dumai. F. :. HMSPOL

    Polisi Ciduk Dua Tersangka Sabu di Pinggir Jalan Datuk Laksamana Dumai

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai menciduk dua tersangka sabu di pinggir Jalan Datuk Laksamana. Keduanya hanya bisa melongo saat borgol terpasang di tangan masing-masing.       Tersangka narkoba yang ditangkap inisial RS alias RO (25) dan SK alias SR (34). Keduanya warga Kelurahan Laksmana, Kecamatan Dumai Kota.       […]

  • Hilang Dua Hari, Kakek 70 Tahun Ditemukan di Semak Jalan Nilam Pekanbaru 

    Hilang Dua Hari, Kakek 70 Tahun Ditemukan di Semak Jalan Nilam Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sesosok mayat kakek berinisial TR (70) ditemukan di semak Jalan Putri Nilam, Sukajadi, Pekanbaru. Korban ditemukan pada Kamis (24/10/24) sekitar pukul 10.10 WIB. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga dan warga setempat, TR diketahui tidak pulang ke rumah selama 2 hari. Kemudian pihak keluarga menemukan jasadnya di semak belukar dengan kondisi sudah mengeluarkan […]

  • BREAKINGNEWS: Densus 88 Tangkap Teroris di Dumai

    BREAKINGNEWS: Densus 88 Tangkap Teroris di Dumai

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    DUMAI, detak24.com – Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan operasi penangkapan terduga teroris di Kota Dumai, Rabu (14/09/22). Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, tak menampik ketika dikonfirmasi terkait hal itu. “Operasi) Densus 88,” kata Sunarto, Kamis (15/09/22). Hanya saja, Sunarto enggan membeberkan lebih jauh terkait operasi tersebut. “Itu di Densus,” tegas Sunarto […]

  • Tersangka penganiayaan siswa SMKN 3 Dumai. F. :. HMSPOL

    Siswa SMKN 3 Dumai Bonyok Dikeroyok Preman, Tersangka Diborgol Polisi

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24.com – Nasib sial dialami seorang siswa kelas XII SMKN 3 Dumai. Gegara dikeroyok preman, ia mengalami sejumlah luka mermar serius di sekujur tubuhnya. Polsek Bukitkapur jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang dialami siswa SMKN 3 Dumai. Yakni, dengan menangkap seorang tersangkanya inisial RZ alias JL (20), warga […]

  • Penunggak Pajak Kendaraan Dikejar Sampai Rumah, Apakah Negara Telah Bangkrut?

    Penunggak Pajak Kendaraan Dikejar Sampai Rumah, Apakah Negara Telah Bangkrut?

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Pemerintah kini melakukan penagihan pajak kendaraan ke rumah bagi yang menunggak, atau secara door-to-door. Kebijakan ini tuai kritik keras dari sejumlah elemen. Pegiat media sosial (medsos), Lia Amalia menyuarakan kritiknya terhadap kebijakan pemerintah yang kini melakukan penagihan pajak kendaraan secara door-to-door tersebut. Lia mempertanyakan efisiensi dan transparansi dari pendekatan tersebut, serta mengaitkannya […]

expand_less