Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muncul Varian Omicron, Luhut Minta Warga Tak Panik dan Perketat Protokol Kesehatan

Muncul Varian Omicron, Luhut Minta Warga Tak Panik dan Perketat Protokol Kesehatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

detak24.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta masyarakat tak panik dengan munculnya varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau varian Omicron. Menurut dia, masyarakat hanya perlu waspada dan mengetatkan protokol kesehatan.

“Masyarakat tidak panik karena varian Omicron. Kita hanya perlu waspada dan berjaga-jaga dengan kembali mengetatkan penerapan protokol kesehatan yang sudah mulai terlihat abai ini,” kata Luhut dikutip dari siaran persnya, Selasa (30/11).

Dia mengajak masyarakat tetap taat protokol kesehatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah. Hal ini agar tak terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan seperti pada bulan Juli lalu.

Adapun kasus varian Omicron telah menyebar di beberapa negara. Mulai dari, Afrika Selatan, Botswana, Jerman, Belgia, Inggris, Israel, Australia, dan Hongkong.

Pemerintah, kata Luhut telah mengambil langkah-langkah kebijakan yang telah diumumkan sebelumnya. Dia menyampaikan pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan setiap saat untuk meminimalisasi dampak dari masuknya varian baru Omicron.

Disisi lain, Luhut mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kenaikan kasus Covid-19 dan mobilitas.
Berdasarkan hasil survey _Google Mobility_ Jawa-Bali dan Indeks Belanja Masyarakat menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat sudah cukup signifikan dibandingkan data pada periode Nataru 2020 dan mendekati periode Libur Idul Fitri 2021.

“Oleh karena itu, kita harus berhati-hati terhadap indikasi adanya kenaikan kasus dan mobilitas, terutama menghadapi periode Nataru supaya tidak terulang pembatasan sosial yang ketat,” jelas Luhut.

Menurut dia, hal ini harus dijadikan sebagai pengingat untuk lebih taat protokol kesehatan dan 3T, bukan untuk menimbulkan kepanikan. Luhut menuturkan saat ini jumlah _testing_ dan _tracing_ di Indonesia sudah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bulan November 2020.

“Tingkat vaksinasi kita juga sudah di atas 60 persen dibandingkan dengan tahun 2020 di saat program vaksinasi belum berjalan,” ujarnya.

Reporter: Lizsa Egeham [gil]

Sumber: Merdeka

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Orang Luka-luka dan Hilang, Pekerja Sawit di Tambusai Utara Diserang dan Diculik

    Puluhan Orang Luka-luka dan Hilang, Pekerja Sawit di Tambusai Utara Diserang dan Diculik

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Puluhan warga mengalami luka-luka serta hilang setelah diserang sekelompok orang saat berada di sebuah kebun sawit wilayah Kecamatan Tambusai Utara, Rohul. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/08/26). Sehari setelah kejadian, sejumlah korban mendatangi Polsek Tambusai Utara untuk melaporkan kasus, sekaligus menjalani pemeriksaan. Sejumlah korban terlihat mengalami luka pada bagian kepala, tangan, kaki, […]

  • DUH! Beras Bulog Langka di Dumai, Sejak Beberapa Hari Belakangan

    DUH! Beras Bulog Langka di Dumai, Sejak Beberapa Hari Belakangan

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    DUMAI, detak24com – Sejak beberapa hari belakangan, warga Kota Dumai kesulitan membeli beras Bulog. Pasalnya, di pasar serta kedai kehabisan stok sembako tersebut. Anto, warga Jayamukti, Dumai Timur, Selasa (28/03/23), mengaku telah berkeliling ke sejumlah kedai. Namun, ia tidak berhasil mendapatkan beras Bulog. “Setiap kedai saya tanya mengaku kehabisan beras Bulog. Kejadian ini sudah berlangsung […]

  • KEJARI PADANG Tahan Dirut PT Supra Andalan Energy, Penggelapan Pajak 

    KEJARI PADANG Tahan Dirut PT Supra Andalan Energy, Penggelapan Pajak 

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PADANG, detak24.com – Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menahan seorang pengusaha berinisial SUP (54). Tersangka diduga menggelapkan pajak, sehingga menyebabkan negara rugi hingga Rp745 juta. SUP, Direktur PT Supra Andalan Energy itu ditetapkan sebagai tersangka yang dijerat Pasal 39 ayat (1) huruf d dan huruf i Undang-Undang Nomor 07 Tahun 2021. Tentang Harmonisasi Peraturan […]

  • KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

    KARHUTLA Bengkalis Meluas hingga 25 Hektar, Hotspot Terpantau 26 Titik

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    BENGKALIS, detak24.com  – Karhutla Bengkalis kian meluas. Data terakhir ditemukan 26 hotspot dengan luas lahan terbakar 25,2 hektar. Peristiwa karhutla Bengkalis ini tepatnya di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan. Upaya pemadaman langsung dilakukan. Tidak hanya oleh BPBD dan masyarakat, melainkan juga Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso bersama Forkopimda. Bagus Santoso bergerak cepat terjun langsung ke […]

  • Riau Dikepung 447 Hotspot, Terbanyak di Pelalawan 

    Riau Dikepung 447 Hotspot, Terbanyak di Pelalawan 

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga  Selasa (25/08/26), di Provinsi Riau terdapat 667 titik api. Daerah terbanyak penyumbang hotspot yakni Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari ini, Selasa (25/8/2026), jumlah titik panas mencapai 2.787. Jumlah titik panas ini berada hampir di seluruh provinsi di Pulau Sumatera diantaranya […]

  • Hendak Jual Hasil Curian, Kawanan Maling Sawit Terciduk di Ram Sri Ulina Pelintung

    Hendak Jual Hasil Curian, Kawanan Maling Sawit Terciduk di Ram Sri Ulina Pelintung

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi meringkus kawanan maling sawit saat menjual hasil curiannya di ram Sri Ulina Pelintung, Dumai. Bersama tersangka, aparat menyita sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan. Polsek Medang Kampai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian buah sawit yang terjadi pada hari Senin (19/01/26) petang sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Pawang Lion […]

expand_less