Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » DUA Santri Tewas Dibakar Teman, Begini Pernyataan Ponpes Nurul Yakin Dayun Siak

DUA Santri Tewas Dibakar Teman, Begini Pernyataan Ponpes Nurul Yakin Dayun Siak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Pimpinan Ponpes Nurul Yakin Dayun Siak menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat atas kejadian santri bakar teman yang mengakibatkan dua orang tewas.

Kejadian mengerikan itu terjadi di asrama putra, tempat korban dan pelaku tinggal selama di ponpes.

Atas nama keluarga besar pondok pesantren Nurul Yakin, Pimpinan Ponpes Nurul Yakin Ustadz Jamarusdi menyampaikan permohonan maaf, dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafat dan terlukanya santrinya tersebut. Khususnya kepada orangtua dan keluarga almarhum.

“Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum. Sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam yang konsentrasi dalam pendidikan akhlak santri, tentu kita semua berharap agar peristiwa kelam ini tidak terjadi lagi,” harap Jamarusdi.

Jamarusdi mengatakan, bahwa apa yang terjadi ini sungguh di luar kendali dan tiada siapapun yang menghendaki. Namun pihaknya sadar akan lemahnya pihaknya selaku manusia di hadapan Allah SWT yang Maha Berkehendak, serta kelemahan pihak ponpes mengawasi santri secara intensif dalam 24 jam di luar agenda pendidikan.

Ia mengatakan, Ponpes Nurul Yakin tidak pernah menutupi sedikitpun persoalan ini  Oleh karena itu pihak pondok pesantren bermohon dan melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwenang yaitu Polres Siak untuk menyelidiki kasus ini.

Berdasarkan hasil rilis yang dikeluarkan Polres Siak tanggal 22 Maret 2024 lalu, yang menyatakan bahwa kebakaran tersebut dilakukan oleh salah satu santri dan telah ditetapkan sebagai tersangka dengan motif dendam dan sakit hati.

“Hal ini sungguh menyayat hati khususnya bagi kami para pendidik dan seluruh keluarga besar pondok pesantren. Karena selama lebih kurang 21 tahun Ponpes Nurul Yakin berdiri tidak pernah ada peristiwa seperti ini. Tidak pernah ada santri menaruh dendam dan permusuhan antar sesama santri, apalagi sampai melakukan perbuatan keji seperti ini. Azaz yang kami bangun adalah menumbuhkan rasa kekeluargaan dan cinta almamater bagi seluruh santri dalam bingkai mahabbatullah,” ungkapnya.

Pihaknya akan taati seluruh aturan hukum yang ada serta implikasi sosial dari persoalan ini, bahwa Ponpes Nurul Yakin didirikan Almarhum Abuya Syekh H. Abu Mansyur untuk berkontribusi mendidik kader Islam yang tangguh, dan akan tetap diperjuangkan meskipun berbagai ujian Allah SWT berikan pada lembaga ini.

“Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat khususnya keluarga korban, dan kami sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi. Kepada Aparat Penegak Hukum kami percayakan dan serahkan persoalan ini untuk penegakan hukum secara benar, transparan, dan adil,” pungkasnya.

Sakit Hati

Kasus kebakaran Ponpes Nurul Yakin Dayun, Kecamatan Dayun, yang menyebabkan 2 santri tewas terbakar terungkap. Ternyata, kamar yang dihuni oleh tiga santri itu dibakar oleh temannya EDP (16). Dua korban tewas terpanggang FTP (18) dan NMA (16), sedangkan satu lagi korban luka bakar SP (16).

Penyebab kejadian itu diketahui, pelaku sering mendapat bully dari korban, sehingga pelaku menaruh dendam ke korban. Kasus ini bermula, Ahad (18/02/24) lalu, saat ibu korban FTP, Erma Yana mendapat telpon dari pihak Ponpes, bahwa korban sedang berada di RSUD Siak akibat kebakaran.

“Kebakaran itu terjadi pukul 04.00 WIB. Atas informasi tersebut ibu korban langsung menuju RSUD Siak,” kata Kasat Reskrim Polres Siak Iptu Tony Prawira, saat memberikan keterangan kepada wartawan beberapa hari lalu.

Tony menjelaskan, saat di RSUD Siak, alangkah terkejutnya orang tua FTP melihat kondisi anak yang sekujur tubuhnya sudah gosong terbakar. Mirisnya, kebakaran itu tidak hanya terjadi kepada anaknya, melainkan juga teman anaknya NMA dan SP.

Melihat kondisi anaknya tersebut, ibu korban langsung meminta untuk dirujuk ke Pekanbaru. Korban berangkat pukul 09.00 WIB. Namun sampai di jalan Simpang Bakal Kecamatan Koto Gasib, korban meninggal dunia pukul 10.00 WIB.

Untuk memastikannya, pihak keluarga membawa korban ke Puskesmas Koto Gasib, ternyata benar anaknya sudah meninggal dunia.

Tidak terima atas kejadian itu, pihak keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polres Siak.
Satreskrim mendatangi Ponpes yang tidak jauh dari Mapolres Siak, mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.

Penyidik juga meminta keterangan ahli, untuk mengungkap kasus ini. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, pelaku pembakar kamar ponpes tersebut adalah FTP, yang sama-sama santri di ponpes tersebut.

“Saat ditangkap hingga saat ini pelaku tidak mengakui perbuatannya. Hanya saja, dari serangkaian pemeriksaan, mulai dari mengumpulkan barang bukti, keterangan saksi bahkan keterangan banyak ahli, pelaku melakukan aksinya seorang diri atau pelaku tunggal,” terang kasat.

Ini juga dibuktikan oleh salah seorang korban sebelum meninggal dunia, korban menceritakan ke orangtuanya, ia merasa disiram minyak oleh pelaku sebelum terjadi kebakaran. Pelaku merasa sakit hati, karena sering di-bully oleh korban, dikutip detak24com dari riauterkini. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Motor Dirampas, Polisi Kritis Dibacok Kawanan Begal di Bekasi

    Motor Dirampas, Polisi Kritis Dibacok Kawanan Begal di Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASI, detak24com – Seorang polisi bernama Briptu Abdul Azis kritis dibacok kawanan begal. Tidak itu saja, komplotan bandit tersebut juga melarikan motor korban. Informasi dirangkum Sabtu (05/04/25), identitas kawanan begal motor yang beraksi di Jalan Inspeksi Kalimalang Kampung Pasir Limus RT 07/06 Desa Mangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/4/2025) subuh, belum tercium. […]

  • Badan Jalan Amblas, Akses Muaralembu-Pangkalan Indarung Terancam Putus Total

    Badan Jalan Amblas, Akses Muaralembu-Pangkalan Indarung Terancam Putus Total

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Ruas badan Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung dilaporkan amblas akibat longsor setelah diguyur hujan deras berkepanjangan. Kondisi tersebut mengancam putusnya akses kedua kawasan. Ancaman putusnya akses transportasi menghantui warga Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Ruas jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat menuju Muara Lembu hingga pusat […]

  • Kapolri Bubarkan Satgasus Merah Putih Pimpinan Irjen Ferdy Sambo

    Kapolri Bubarkan Satgasus Merah Putih Pimpinan Irjen Ferdy Sambo

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24.com – Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satgasus Merah Putih yang sebelumnya dipimpin Irjen Ferdy Sambo.       “Bapak Kapolri sudah menghentikan Satgasus Polri, artinya sudah tidak ada lagi satgasus Polri“ ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, saat jumpa pers, dikutip Ahad  (14/08/22). Sekadar […]

  • CALEG Gerindra Dumai Dikasuskan Gegara Beri Uang ke Saksi Pemilu di Masa Tenang

    CALEG Gerindra Dumai Dikasuskan Gegara Beri Uang ke Saksi Pemilu di Masa Tenang

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang caleg Gerindra DPRD Dumai Dapil IV (Dumai Barat – Dumai Selatan) divonis hakim gegara beri uang ke saksi Pemilu di masa tenang kampanye. Dalam persidangan di PN Dumai pada Kamis (02/04/25), caleg Gerindra atas nama Syaifullah (42) nomor urut 5 diganjar 8 bulan penjara dalam kasus money politics. Baca juga : […]

  • Geruduk Kemenpolhukam, Petir Tuding SF Hariyanto Larikan Duit Earmark Rp 404 M

    Geruduk Kemenpolhukam, Petir Tuding SF Hariyanto Larikan Duit Earmark Rp 404 M

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Petir geruduk kantor Kemenkopolhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta, Rabu (07/08/24). Ormas itu tuding Pj Gubri SF Hariyanto larikan dana Earmark sejumlah Rp 404 miliar. Dalam aksi tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta (DPW) Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (Petir) menyinggung SF Hariyanto sejak menjabat Sekdaprov hingga Pj  Gubri tahun 2021,2022 […]

  • PORTAL Jalan Pesantren Pekanbaru Ambruk, Diseruduk Truk Bandel Bertonase Besar

    PORTAL Jalan Pesantren Pekanbaru Ambruk, Diseruduk Truk Bandel Bertonase Besar

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 4Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Baru saja terpasang, portal pembatas kendaraan bertonase besar masuk dalam kota di Jalan Pesantren ambruk. Portal  tersebut rubuh ditabrak truk bertonase besar. Padahal, di lokasi itu sudah dipasang rambu-.rambu. Bahkan sudah ada sosialisasi sejak jauh-jauh hari, agar kendaraan bertonase besar tidak melewati Jalan Pesantren tersebut. Kabid Angkutan Dishub Kota Pekanbaru, Khairunnas mengatakan, […]

expand_less