Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » DIDUGA Korsleting, Rumah Warga di Rambah Rohul Ludes Terbakar

DIDUGA Korsleting, Rumah Warga di Rambah Rohul Ludes Terbakar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAMBAH, detak24com – Sebuah rumah yang terbuat dari papan, berlokasi di Jalan Transmigrasi, Kilometer 6, Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Rohul ludes terbakar dan rata dengan tanah.

Rumah tersebut merupakan milik Zukrianto (55). Rumahnya terbakar saat ia bersama istri pergi ke pasar, Jumat (29/09/23) sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Informasi disampaikan Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Novery Samosir, dikutip dari riauterkini, mengatakan tentang kronologis kejadian kebakaran rumah warga tersebut.

Bahwa, sekitar pukul 10.00 WIB pagi itu, pemilik rumah pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan harian dan rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

“Kemudian, warga yang melintas di depan rumah melihat api sudah menjalar di atap rumah. Selanjutnya warga melaporkan ke saya dan segera menghubungi pihak pemadam kebakaran,” kata Serda Dedi, Jumat (29/09/23) malam.

Selanjutnya, dua unit mobil Damkar datang ke lokasi kebakaran. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 10.50 WIB. Namun, bangunan rumah sudah hangus terbakar.

Dedy menerangkan, kebakaran rumah warga itu diduga kuat akibat adanya hubungan arus pendek. Pasalnya, di sekitar pemukiman itu, kondisi kabel listrik semrawut dan tidak ada tiang listrik standar dari PLN.

“Diduga arus pendek dan jika saya lihat dilokasi rumah warga saya belum ada berdiri tiang listrik jadi kabel listrik itu didirikan warga dengan menggunakan tiang seadanya. Di daerah ini ada 13 KK,” jelas Dedy Novery Samosir.

Dia menambahkan, pengajuan tiang listrik ke pihak PLN sendiri pernah diajukan sejak akhir September 2021 silam. Namun, tak kunjung dikabulkan oleh pihak PLN.

“Untuk di kilometer 6 hingga saat ini belum ada berdiri tiang listrik. Saya berharap kepada pihak terkait dapat membantu pengadaan tiang listrik untuk warga saya,” tambahnya. ***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harimau Mangsa Sapi Warga di Kampung Tumang Siak 

    Harimau Mangsa Sapi Warga di Kampung Tumang Siak 

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Seekor sapi milik warga RT 004/RW 003 Kampung Tumang, Kecamatan Siak jadi mangsa hewan buas diduga Harimau Sumatera. Informasi dirangkum, Jumat,(27/12/24), kejadian itu diketahui pada Rabu (25/12/24), tepat pada malam perayaan Natal. Malam itu sekitar pukul 20.45 WIB, pemilik terkejut sapinya sudah menjadi bangkai dengan kondisi bagian belakang tubuhnya terburai, pada lehernya […]

  • Gubernur Malut Dituntut 9 Tahun, Keluarga: Tangkap Bobby Nasution!

    Gubernur Malut Dituntut 9 Tahun, Keluarga: Tangkap Bobby Nasution!

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MALUKU, detak24com – Keluarga mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba atau AGK menyinggung nama menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution. Informasi dirangkum, Sabtu (24/04/28), sidang tuntutan atas terdakwa AGK digelar hari ini, Kamis (22/8/2024), di Pengadilan Negeri (PN) Ternate. AGK didakwa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi sejumlah infrastruktur di Maluku Utara. AGK tiba […]

  • JATUH dari Kapal, Warga Desa Tanjung Raja Hilang di Sungai Guntung Inhil

    JATUH dari Kapal, Warga Desa Tanjung Raja Hilang di Sungai Guntung Inhil

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHIL, detak24com – Seorang penumpang kapal jatuh di Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Sabtu (08/06/24) pagi. Korban bernama M Alis (40) menumpang kapal milik Takriman (60) dari Desa Tanjung Raja menuju pasar Sungai Guntung untuk bekerja sebagai buruh angkut. Di atas Kapal, korban duduk di haluan bagian depan. “Dalam perjalanan mendadak korban tiba-tiba jatuh […]

  • KENAL Warga Desa Muara Jaya Kepenuhan Ini? Dia Terciduk Polisi karena Terlibat Kriminal

    KENAL Warga Desa Muara Jaya Kepenuhan Ini? Dia Terciduk Polisi karena Terlibat Kriminal

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    KEPENUHAN, detak24com – Polisi terpaksa menyeret HA (29), warga Desa Muara Jaya Kecamatan Kepenuhan Rohul ke penjara. Pasalnya, ia kedapatan menyimpan 4,7 gram sabu di rumah. Kapolsek Kepenuhan, Iptu Anra Nosa dirilis detak24com, Kamis (17/08/23), penangkapan AH bermula dari adanya informasi peredaran narkoba di Desa Muara Jaya, Senin (14/08/23) malam. Dari penggeledahan yang dilakukan Kapolsek […]

  • Gawat! Roy Kyoshi Sebut Lesti Kejora – Rizky Billar Berpisah Secara Tragis

    Gawat! Roy Kyoshi Sebut Lesti Kejora – Rizky Billar Berpisah Secara Tragis

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    PERAMAL Roy Kiyoshi cawe-cawe soal keriuhan persoalan rumah tangga Rizky Billar dengan Lesti Kejora. Terawangannya, pasangan selebriti itu bakal mengalami perpisahan secara tragis. Roy Kiyoshi mengakui, Lesti Kejora dan Rizky Billar kini sudah berdamai setelah huru-hara kekerasan dalam rumah tangga. Tapi, menurut Roy, ke depan akan ada perpisahan yang justru tragis bagi keduanya.” Jujur saja, aku merasa merek ada […]

  • Keluarkan SE, Kemendagri Larang Daerah Naikkan PBB Lebihi 100 Persen 

    Keluarkan SE, Kemendagri Larang Daerah Naikkan PBB Lebihi 100 Persen 

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kemendagri keluarkan surat edaran (SE) tentang kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB–P2) di sejumlah daerah untuk dikaji ulang. Wamendagri Bima Arya mengatakan kajian itu diminta dilakukan, karena rencana kenaikan PBB telah mendapat penolakan warga di sejumlah tempat. Seperti di Cirebon (Jawa Barat), Pati (Jawa Tengah), hingga Bone (Sulawesi Selatan). […]

expand_less