Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Duri » KONFLIK Maut Warga Sakai-PT Panahatan, LAMR Minta Perusahaan Bertanggungjawab

KONFLIK Maut Warga Sakai-PT Panahatan, LAMR Minta Perusahaan Bertanggungjawab

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, detak24com – Sehari setelah dibesuk Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, korban konflik maut antara warga Sakai, Logam dengan pekerja PT Panahatan di Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, meninggal dunia.

Tak pelak lagi, LAMR kembali ke lapangan untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan. Selain itu ikut berusaha bersama tokoh-tokoh setempat dan penegak hukum, mengantisipasi kemungkinan adanya gejolak sosial akibat korban jiwa tersebut.

“Kami mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak sejak Jumat, agar peristiwa ini tidak menimbulkan masalah keamanan lain. Di samping itu, LAMR meminta perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini, ” kata Pimpinan Pertama Tameng Adat LAMR Provinsi Riau, Panglima Perdana T Heryanto, kepada media, Ahad (02/07/23) .

Tim pertama LAMR dipimpin Sekum DPH LAMR Datuk Junaidi Dasa, didampingi tiga pengurus Tameng Adat. Sedangkan tim kedua dipimpin Panglima Perdana Tameng Adat LAMR Riau T. Heryanto, didampingi empat orang pengurus dan anggota Tameng Adat seperti Datuk Khalid, Datuk Anju Surapati, Datuk Novi, dan Datuk Nurzen.

Menurut T. Heryanto, secara maraton, pihaknya telah bertemu dengan berbagai pihak termasuk dengan keluarga korban dan pemuka masyarakat. Paling intensif dengan kepolisian. “Jumat lalu dan tadi malam sudah berbincang dengan kepolisian, disambung Ahad siang, ” kata T Heryanto.

Di antara isi pertemuan-pertemuan itu adalah bagaimana mengantisipasi untuk tidak menimbulkan konflik baru setelah kejadian ini. Warga diminta untuk tenang, selain mendorong kepolisian memberi perhatian khusus terhadap peristiwa tersebut.

Heryanto mengaku, pihaknya belum bertemu dengan utusan perusahaan. “Kita dapat memahami kalau mereka tidak datang menemui masyarakat, termasuk ke rumah duka. Sebab situasinya memang belum memungkinkan,” tambah Pimpinan Kedua Tameng Adat LAMR Provinsi Riau, Panglima Madya Khalid.

Menurutnya, sudah ada kesepakatan, polisi akan menjadi mediator untuk mempertemukan LAMR dengan perusahaan. Pimpinan PT Panahatan, akan dipanggil ke LAMR di Pekanbaru dalam waktu dekat ini.

Pertemuan itu kelak, diharapkan tidak saja berkaitan langsung dengan kejadian konflik yang sampai menimbulkan korban jiwa. Tetapi juga bagaimana sinergi perusahaan dengan masyarakat setempat dapat diwujudkan. Misalnya tentang CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggungjawab sosial perusahaan.

Hal terakhir itu, ujar Panglima Madya Khalid, menjadi amat penting karena konflik antara PT Panahatan dengan warga selalu terjadi, malah sejak perkebunan sawit perusahaan itu dibuka 20-an tahun lalu. “Kami tidak mau adanya konflik warisan di sini,” kata Khalid.

Sekum DPH LAMR Datuk Junaidi Dasa mengatakan, bentuk gejolak yang terjadi di tengah masyarakat adat dengan koorporasi di wilayah adat mesti ditengahi. Sehingga setiap sengketa antara koorporasi dengan masyarakat adat di Riau tidak terus menerus terjadi.

Kongkretnya ujar Datuk Junaidi, terwujudnya hak- hak masyarakat adat dan tidak ada lagi “dendam warisan” antara masyarakat adat dan koorporasi yang ada di wilayah Adat Riau. Seluruh lapisan masyarakat adat dan korporasi serta pemangku kepentingan, mesti saling bersinergi.

Bentrok terbaru terjadi hari Selasa pagi (27/6/23). Pekerja PT Panahatan tidak terima jika areal kebun diportal warga, sehingga mereka tidak bisa bekerja. Sedangkan warga Sakai mengaku bahwa kawasan yang diportal itu adalah wilayah mereka.

Tak pelak lagi, mereka saling lempar batu. Salah satu lemparan tersebut, mengenai warga Sakai, Pak Logam. Ia segera dilarikan ke rumah sakit karena cukup parah, kemudian meninggal dunia.(riauterkini)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (22)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • KELURAHAN Talang Mandi Gelar Pelatihan Ecoprint 

      KELURAHAN Talang Mandi Gelar Pelatihan Ecoprint 

      • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 21Komentar

      DURI, detak24.com – Guna memberdayakan kaum ibu melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), Kelurahan Talang Mandi menggelar pelatihan Ecoprint, Kamis (11/05/23) lalu.  ” Ecoprint merupakan salah satu jenis Batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari Tanin yaitu daun, akar atau barang yang diletakkan pada sehelai kain, kemudian kain tersebut direbus,” ujar Lurah Talang […]

    • PN Dumai Tolak Prapid Tersangka Ledakan Kilang Dumai, Polda Riau Ambil Langkah Ini!

      PN Dumai Tolak Prapid Tersangka Ledakan Kilang Dumai, Polda Riau Ambil Langkah Ini!

      • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Dua tersangka ledakan kilang Pertamina Dumai dari tiga orang ditetapkan, mengajukan gugatan praperadilan ke pengadilan. Kedua tersangka, masing-masing berinisial W dan IR, adalah pekerja PT BKI (Badan Kualifikasi Indonesia) yang bertugas melakukan pemeriksaan ketebalan pipa di kilang tersebut. Keduanya merupakan pelaksana pekerjaan yang terlibat dalam kegiatan pembongkaran di area yang diduga bocor […]

    • Beraksi Siang Hari, Maling Bolam dan Tabung Gas Marak di Tanjung Palas Dumai 

      Beraksi Siang Hari, Maling Bolam dan Tabung Gas Marak di Tanjung Palas Dumai 

      • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      DUMAI, detak24com – Pasca penangkapan HP alias Ogek, dedengkot maling di wilayah Tanjung Palas Dumai, belum mampu menciptakan kenyamanan warga. Pasalnya ogek-ogek lain kian ganas, mereka terang-terangan beraksi siang hari. Informasi dirangkum di lapangan, sejak dua bulan terakhir aksi maling menjadi-jadi di wilayah Tanjung Palas, Dumai. Khususnya dekat kawasan Jalan Makmur, sekitar lokasi tinggal Ogek. […]

    • TOL Bangkinang-Tanjung Alai Dibuka untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

      TOL Bangkinang-Tanjung Alai Dibuka untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

      • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 5Komentar

      KAMPAR, detak24com – Jalan Tol Bangkinang-Tanjung Alai (XIII Koto Kampar) dibuka untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024. Peresmian ruas tol ini dijadwalkan pada April bulan depan. Jalan bebas hambatan itu sebelumnya sempat fungsional selama momen Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) sejak tanggal 24 Desember 2023 sampai dengan 3 Januari 2024. […]

    • HINGGA Hari Keempat, Jasad Mahasiswa PCR Asal Rohul Masih Belum Ditemukan

      HINGGA Hari Keempat, Jasad Mahasiswa PCR Asal Rohul Masih Belum Ditemukan

      • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 13Komentar

      KAMPAR, detak24com – Jasad mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) asal Rohul yang tenggelam di Sungai Kampar, hingga Selasa (06/06/23) petang belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan Rabu (07/06/23) hari ini. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pada pencarian hari keempat ini, tim gabungan melakukan sejauh 9 km ke arah hilir dan hulu sungai menggunakan perahu […]

    • Polres Kampar Sikat Tiga Pemain Sabu di Lahan PT Pokphand Kuok 

      Polres Kampar Sikat Tiga Pemain Sabu di Lahan PT Pokphand Kuok 

      • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KAMPAR, detak24com – Polres Kampar membekuk tiga orang laki-laki diduga terlibat dalam peredaran sabu di lahan PT Pokphand Farm 3, Dusun Malapari Desa Batu Langka Kecil, Kuok, Kampar. Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kasat Resnarkoba, AKP Markus Sinaga, Ahad (30/11/25) menjelaskan, bahwa ketiga pelaku tersebut adalah MS (26), MP (20), dan MB […]

    expand_less