Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » PULUHAN Aktivis Desak Kejari Rohul Tuntaskan Korupsi Kebun Desa, Jawaban Pak Kajari Sangat Mencengangkan!

PULUHAN Aktivis Desak Kejari Rohul Tuntaskan Korupsi Kebun Desa, Jawaban Pak Kajari Sangat Mencengangkan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24com – Puluhan aktivis anti korupsi dari berbagai LSM menggelar aksi unjukrasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, Senin (12/06/23).

Mereka mempertanyakan perkembangan sejumlah kasus korupsi yang terkesan mandek penanganannya. Termasuk kasus korupsi pengadaan kebun desa yang telah naik penyidikan sejak September tahun lalu.

Koordinator aksi Rian Alfian mengatakan, ada beberapa perkara korupsi yang dinilai lamban penanganannya oleh Kejaksaan Negeri Rohul. Salah satunya, penanganan dugaan korupsi kebun kas desa di Desa Kepenuhan Raya.

“Sejak bulan September kasus ini sudah naik tingkat penyidikan. Tapi sampai sekarang kasus ini belum jelas penanganannya,” ujarnya.

Rian menegaskan, upaya massa mempertanyakan progres kasus ini bukan untuk mendeskreditkan pihak kejaksaan. Melainkan sebagai bentuk dukungan kepada pihak kejaksaan agar cepat menuntaskan kasus korupsi tersebut. Namun, ia mengaku kecewa dengan sikap Kepala Kejaksaan Negeri Rohul yang menganggap hal itu sebagai sebuah penggiringan opini.

“Cuma yang kami sesalkan, pernah kami bertanya ke Pak Kajari bagaimana perkembangan kasus, tapi malah saya dituduh giring opini. Sekarang ini ayo Pak Kajari jelaskan sejelas-jelasnya,” tegas Rian.

Oknum LSM Minta Tutup Kasus

Setelah melakukan orasi, perwakilan para pengunjuk rasa akhirnya diterima Kajari Rohul Fajar Haryowimbuko di aula Pertemuan Kantor Kejari Rohul.

Dalam pertemuan tersebut, Kajari menjelaskan, pihaknya terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kebun desa di Desa Kepenuhan Raya. Kajari menyatakan, pihaknya saat ini sudah memeriksa sebanyak 21 saksi dan 2 saksi ahli.

Kajari menegaskan, pihaknya tidak punya niat mengulur-ngulur penyidikan kasus korupsi yang sudah naik sidik sejak September 2022 tersebut.

Saat ini, Kejaksaan Negeri masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang tengah diaudit oleh inspektorat Rohul, sebelum nantinya menetapkan tersangka.

“Awalnya kami minta perhitungan kerugian negara ke BPKP, namun pada Februari 2023 BPKP menolak menghitung kerugian negara karena masalah ini ada di desa. Yang lebih berkompeten adalah Inspektorat. Sejak Maret lalu sudah diminta melakukan audit, dan saat ini masih berjalan,” terang Kajari.

Selain menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat, Kejari mengaku pihaknya telah mengajukan permohonan penyitaan 300 dokumen terkait perkara tersebut.

Bahkan, Kejari mengaku sempat mengusir salah satu oknum LSM yang pernah datang menghadap dirinya dan meminta kejaksaan menutup kasus tersebut. Sayangnya, Kajari enggan menjelaskan secara rinci siapa oknum LSM yang dimaksud.

“Inilah bukti kami serius dan komitmen menuntaskan kasus ini. Bahkan ada LSM yang pernah saya usir, karena meminta saya menghentikan perkara ini,” tegasnya.

Selain dugaan kasus korupsi kebun kas desa di Desa Kepenuhan Raya, Kajari menyebut pihaknya juga tengah menyelidiki kasus dugaan penyimpangan penyaluran pupuk subsidi. Dalam perkara ini terdapat 30 daksi yang sudah diperiksa.

“Pidsus juga sudah turun untuk mengecek kebenaran penerima dalam RDKK. Dari hasil cek lapangan memang banyak nama terdaftar dalam RDKK, tapi mendapatka pupuk. Beberapa hari ke depan akan dilakukan ekspos apakah akan dinaikan ke tingkat penyidikan,” imbuhnya.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kisah Ibu Inong Mempertahankan ‘Sejengkal’ Tanah di Dumai, Empati Mengalir dari Masyarakat 

      Kisah Ibu Inong Mempertahankan ‘Sejengkal’ Tanah di Dumai, Empati Mengalir dari Masyarakat 

      • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
      • account_circle Redaksi
      • 3Komentar

      DUMAI, detak24com – Laskar Melayu Hulu Balang Melayu Bersatu (LHMB) Dumai siap memperjuangkan nasib Ibu Inong yang tersangkut masalah tanah lokasi pedagang Jalan Baru. Diketahui, Ibu Inong dilaporkan oleh Toton Sumali, seorang pengusaha mata sipit yang cukup terpandang di Dumai. Ayahnya bernama Guruh Sumali, termasuk tokoh perjuangan pembentukan Kotamadya Dumai. Baca juga : Segera Disidang, […]

    • Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif,

      Enam Kloter Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air Jumat Lusa

      • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Makkah, detak24.com – Operasional ibadah haji kini memasuki fase pemulangan. Khususnya bagi yang berangkat pada gelombang pertama kembali ke Tanah Air pada, Jumat, 15 Juli 2022. Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif, mengatakan, fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sudah selesai. Seluruh jemaah haji Indonesia telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah […]

    • HADIAH Juara Liga 1 PSM Makassar Cuma Dapat Trofi Tanpa Uang, Tiga Pemain Ngomel di Medsos

      HADIAH Juara Liga 1 PSM Makassar Cuma Dapat Trofi Tanpa Uang, Tiga Pemain Ngomel di Medsos

      • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 17Komentar

      detak24.com – Ternyata, penghargaan untuk hadiah juara Liga 1 PSM Makassar cuma memperoleh tropi tanpa uang pembinaan. Hal tersebut menjadi sorotan di berbagai flatform medsos. Dilansir Fajar.co.id dari akun instagram @pengamatsepakbola, Rabu (19/04/23)  bahwa juara Liga 1 tidak dapat hadiah uang sama sekali. “TROFI DOANG, PSM Makassar juara Liga 1 2022-2023 tidak mendapat hadiah uang […]

    • DUH! Honorer Samsat Teluk Kuantan Tipu Warga hingga Puluhan Juta

      DUH! Honorer Samsat Teluk Kuantan Tipu Warga hingga Puluhan Juta

      • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      KUANSING, detak24com – Penyidik Satreskrim Polres Kuansing menahan seorang oknum honorer Samsat Teluk Kuantan berinisial GS alias G (43), Senin (21/08/23) malam. GS ditahan karena diduga melalukan penipuan terhadap sejumlah wajib pajak yang akan membayar pajak kendaraan di Samsat Teluk Kuantan. Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kasi Humas Polres Kuansing, AKP Feri Wardi […]

    • Militer Israel Tembak Mati Reporter Aljazirah, Dikutuk PBB-OKI serta AS

      Militer Israel Tembak Mati Reporter Aljazirah, Dikutuk PBB-OKI serta AS

      • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
      • account_circle Redaksi
      • 14Komentar

      YERUSALEM, detak24. com — Jurnalis senior Aljazirah ditembak tentara Israel ketika ia tengah meliput, Rabu (11/5). Insiden penembakan yang terjadi di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat tersebut dikutuk PBB, OKI serta AS yang meminta agar diusut tuntas. Dikutip dari reuters, Kamis (12/05/22), Jenin seperti diketahui telah menghadapi serangan tentara intensif dalam beberapa pekan terakhir […]

    • Heboh Eks Kades Kepenuhan Raya Rohul Ditangkap Jaksa, Sekarang Ia di Lapas Pasir Pengaraian!

      Heboh Eks Kades Kepenuhan Raya Rohul Ditangkap Jaksa, Sekarang Ia di Lapas Pasir Pengaraian!

      • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHUL, detak24com – Aparat kejaksaan terpaksa menjebloskan Ahmad Irfan ke dalam penjara. Eks Kades Kepenuhan Raya, Kabupaten Rohul itu tersangka korupsi PADes. Mantan Kepala Desa Kepenuhan Raya, Ahmad Irfan resmi ditahan Kejari Rohul atas dugaan korupsi penyimpangan Pendapatan Asli Desa (PADes) periode 2012–2018. Sekarang ia ditahan di Lapas Pasir Pengaraian. Kepala Seksi Intelijen Kejari Rohul, […]

    expand_less