SEMPAT Nihil, Wilayah Dumai Kembali ‘Dikepung’ 19 Titik Api
PEKANBARU, detak24com – Satelit BMKG kembali memantau 19 titik api di Dumai yang sebelumnya sempat nihil, Rabu (26/4/2023) petang.
Dari total hasil pantauan titik panas atau hotspot di Pulau Sumatera, terdeteksi sebanyak 75 titik. Hotspot di Sumatera, terbanyak berasal dari Provinsi Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel).
Hal itu disampaikan petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Mia. Ia menyebut satelit mendeteksi hotspot di Riau paling banyak di Bengkalis dan Dumai.
“Total hotspot Sumatera ada 75 titik tersebar paling banyak di Riau 36 titik. Berasal dari Kabupaten Bengkalis 19 titik dan Kota Dumai sembilan titik. Lalu Kampar dua titik, Kuantan Singingi dua titik, dan Rokan Hulu empat titik,” sebut Mia, Rabu (26/4/2023) sore.
Hotspot juga terpantau di Bengkulu dua titik, Jambi tujuh titik, Sumatera Selatan 25 titik, Sumatera Utara dua titik, dan Bangka Belitung tiga titik.
Sementara, jarak pandang di Pekanbaru masih normal 7 Km dan Rengat 7 Km. Kemudian Dumai 9 Km, Pelalawan 8 Km, dan Tambang 10 Km. Prakiraan tinggi gelombang laut di Provinsi Riau masih tergolong rendah, berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.
Peringatan dini waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Bisa disertai petir dan angin kencang terjadi di Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Kota Pekanbaru pada malam hingga dini hari.
Sebelumnya, Pemprov Riau bersama pemerintah daerah kabupaten/kota mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di musim kemarau. Bahkan BPBD Provinsi Riau sudah meminjam helikopter pemadam Karhutla dari pemerintah pusat.(halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

10 thoughts on “SEMPAT Nihil, Wilayah Dumai Kembali ‘Dikepung’ 19 Titik Api”