VIRAL Tawuran Pakai Celurit, Satpol PP Dumai Amankan Remaja Geng Boci Lurit
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24com – Seorang remaja berinisial SR (18) ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dumai. Ia diduga pemimpin geng tawuran pakai celurit yang viral belakangan ini.
SR ditangkap petugas saat kelompok remaja Bumi Ayu dengan remaja Lepin terlibat aksi tawuran pakai celurit di Jalan Jenderal Sudirman. Tepatnya di depan Kampung Kuliner Kota Dumai, pada Kamis (14/3/2024) sekira pukul 05.15 WIB.
Sementara remaja lain yang terlibat tawuran pakai celurit tersebut berhasil melarikan diri saat didatangi petugas.
“Kami memantau kurang lebih puluhan remaja Pasar Lepin dan Bumi Ayu terlibat aksi tawuran. Kami lantas menangkap salah satu dari pemimpin mereka untuk dibawa ke kantor,” ujar Komandan Regu Satpol PP Dumai, Rendy Helnandinata saat dikonfirmasi, Kamis (14/03/24), dilansir dari Dumaiposnews.com.
Dalam kegiatan patroli antisipasi tawuran ini, petugas juga mengamankan beberapa alat bukti di lokasi. Yakni, senjata tajam, 5 buah batang bambu, batang kayu, botol kaca, bongkahan batu, serta kain sarung.
Selain itu di hari yang sama, petugas Satpol PP Dumai juga berhasil mencegah terjadinya aksi tawuran di titik rawan. Yakni di seputaran Kelurahan Jaya Mukti dan Kelurahan Teluk Binjai.
Dalam aksi penyisiran lokasi rawan tersebut, petugas patroli menemukan barang bukti celurit. Kedatangan petugas membuat para remaja membubarkan diri.
”Saat petugas tiba di lokasi aksi tawuran, remaja langsung lari membubarkan diri. Ditemukan senjata tajam berupa celurit di simpang Jalan Kesehatan,” ungkap Kasat Pol PP Kota Dumai, Yuda Pratama Putra.
Dijelaskan Kasat Pol PP Dumai, sebelumnya petugas telah menunggu dan memantau lokasi yang diindikasi rawan tawuran. Sehingga, petugas berhasil menggagalkan aksi kenakalan remaja tersebut.
“Belum terjadi tawuran, sudah diamankan lebih dulu. Petugas patroli antisipasi tawuran menjelang sahur dan subuh memang sudah menunggu dan memantau di lokasi tersebut,” ungkapnya.
Imbauan Satpol PP Dumai
Yuda mengimbau warga terutama remaja Kota Dumai agar menjaga ketentraman dan kekhusyukan suasana ibadah di bulan suci Ramadan. Jangan cemari dengan aksi tercela seperti tawuran yang nantinya akan menimbulkan korban jiwa.
“Satpol PP Kota Dumai akan terus meningkatkan patroli ketentraman dan ketertiban umum di wilayah rawan terjadinya tawuran, sebagai antisipasi serta menekan resiko terjadinya tawuran antar remaja pada saat sahur dan menjelang subuh,” tutup Yuda.
Geng Boci Lurit (BCR)
Nama salah satu kelompok atau geng yang melakukan aksi tawuran menggunakan botol kaca dan celurit di Kota Dumai terungkap.
Terungkapnya nama geng aksi tawuran ini berawal dari diamankannya 2 orang remaja berinisial RD (16) dan RS (14) yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Dumai.
Kedua remaja ini diketahui terlibat dalam aksi tawuran di Jalan Sudirman tepatnya di depan Pasar Lepin dan Kampoeng Kuliner Kota Dumai, pada Rabu (13/03) subuh.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain yakni dua buah botol kaca minuman kosong dan beberapa bongkahan batu.
Dalam keterangannya kepada petugas, RD (16) mengakui adalah bagian dari salah satu kelompok Geng Boci Lurit (BCR).
Lebih mencengangkan lagi dalam pengakuan RD, aksi tawuran menggunakan celurit dan botol kaca ini telah direncanakan dahulu.
“Dalam keterangannya, salah satu pelaku, RD (16) mengungkapkan bahwa ia merupakan bagian dari salah satu kelompok Geng Boci Lurit (BCR). Mereka bersepakat berkumpul jam 3 pagi dan melakukan tawuran jam 4 subuh menggunakan botol kaca dan celurit,” kata Komandan Regu Patroli Randy Satpol PP Dumai, sebagaimana dilansir dari Globalnews.com.
Untuk dilakukan pembinaan, petugas memanggil kedua orangtua RD dan RS.
Dalam melakukan penertiban aksi tawuran kelompok remaja saat itu, petugas sempat mendapatkan perlawanan. Mobil petugas turut dilempari menggunakan pecahan botol kaca, dikutip detak24com dari sekilasriau. (*/Berita)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















