VIRAL! Awan Erupsi Gunung Merapi Berbentuk Mbah Petruk
Dengan situasi yang dinilai kurang kondusif, pengelola Balai Taman Nasional atau BTN Gunung Merapi memutuskan menutup sementara beberapa kawasan wisata.
“#SedulurMerapi untuk Obyek Wisata Alam (OWA) di lingkup Taman Nasional Gunung Merapi, hari Minggu 12 Maret 2023 kami tutup untuk sementara,” tulis unggahan akun Instagram @btn_gn_merapi, Minggu (12/3/2023).
Dalam unggahan tersebut, Kepala Balai TNGM Muhammad Wahyudi dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, sejumlah obyek wisata yang ditutup sementara antara lain Alam Jurang Jero, Tlogo Muncar dan Kalikuning-Plunyon.
“Sebagai upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi tersebut, maka kami sampaikan aktifitas pbjek wista Alam Jurang Jero, Tlogo Muncar dan Alam Kalikuning-Plunyon ditutup sementara terhitung mulai 12 Maret 2023,” tulis Wahyudi.
Pengumuman itu disampaikan melalui surat bernomor PG. 04 /BTNGM/TU/Ren/03/2023 yang diterbitkan Minggu, 12 Maret 2023. Penutupan objek wisata itu merupakan buntut kejadian rangkaian luncuran awan panas sejak Sabtu kemarin, dan hasil pengamatan Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Sementara itu, BPPTKG mencatat ada 41 awan panas guguran yang keluar dari kawah Merapi, Sabtu, 11 Maret 2023 dengan jarak luncur maksimal 4 Km ke barat daya. Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso menyebutkan bahwa luncuran itu adalah yang terbesar kedua setelah aktivitas di tanggal 27 Januari 2021.

Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.