DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Usai Dihantam Tsunami Aceh, Tugu Pelor Meulaboh Dibangun Lebih Elegan

Tugu Pelor tampak lebih elegan setelah direnovasi pasca diluluhlantakan tsunami Aceh beberapa tahun silam. f : ist

MEULABOH, detak24com – Usai dilanda Tsunami pada Desember 2004 silam, Pemkab Aceh Barat terus melakukan berbagai upaya dalam memperbaiki dan memajukan daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat yaitu melakukan pembenahan terhadap tata letak kota Meulaboh yang merupakan ibukota kabupaten, serta pusat ekonomi bisnis di wilayah barat selatan.

“Berbagai infrastruktur dan monumen sejarah di kota Meulaboh turus diperbaiki guna memperindah dan membuat nyaman masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Bumi Teuku Umar tersebut,” kata Sutrisno, penanggungjawab kegiatan, Selasa (24/06/26).

Saat ini Pemkab Aceh Barat melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) tengah melakukan renovasi terhadap Tugu Pelor yang terletak di pusat kota Meulaboh tepatnya di persimpangan jalan antara Jalan Nasional, Jalan Iskandar Muda dan Jalan Teuku Umar.

“Pekerjaan renovasi Tugu Pelor tersebut sudah mulai dilakukan sejak tanggal 22 April lalu dan ditargetkan selesai pada 21 Juli 2025 mendatang. Anggaran yang digunakan untuk renovasi tugu berasal dari dana CSR PT Mifa Bersaudara,” katanya.

Anggaran dari dana CSR atau biaya yang digunakan untuk renovasi Tugu Pelor tersebut hanya sebesar Rp 83 juta. Dengan anggaran tersebut Tugu Pelor yang menjadi salah satu ikon kota Meulaboh akan dipermak menjadi lebih indah dan mewah dari sebelumnya.

“Renovasi dilakukan terhadap sejumlah bagian seperti dari segi warna, dulu tugu tersebut berwarna coklat keemasan kini berubah manjadi putih dan hitam. Kemudian juga ditambahkan plang nama Simpang Pelor di tugu tersebut dan peninggian permukaan bundaran,” ujar Sutrisno.

Selain itu kata dia, berbagai ornamen pendukung lainnya juga ditambahkan di tugu tersebut guna memperindah tampilan Tugu Pelor yang merupakan salah satu ikon ibukota Meulaboh di Kecamatan Johan Pahlawan.

“Selain merenovasi Tugu Pelor, upaya lainnya yang dilakukan untuk memperindah Kota Meulaboh yaitu revitalisasi pedestarian di ruas Jalan Gajah Mada sepanjang kurang lebih 700 meter dari Simpang Rundeng hingga ke Simpang Kisaran,” ujarnya.

Kedua pekerjaan tersebut menggunakan dana CSR PT Mifa Bersaudara dengan total anggaran sebesar Rp 1,4 miliar. Alokasi anggaran untuk kedua kegiatan tersebut yaitu Rp 83 juta untuk renovasi Tugu Pelor lalu PPN 11% dan sisanya untuk revitalisasi jalur pedestarian di Jalan Gajah Mada.

“Sama halnya dengan Tugu Pelor, pedestarian di Jalan Gajah Mada juga bertujuan untuk memperindah Kota Meulaboh. Nantinya di situ akan dibuat jalur khusus pejalan kaki dari batu alam, kursi, taman-taman kecil serta lampu jalan klasik,” kata dia.

Dia berharap dengan adanya renovasi dan perbaikan tata kota tersebut dapat membuat kota Meulaboh menjadi lebih cantik dan indah dari sebelumnya sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bumi Teuku Umar. (Red)

Penulis : Alvian

Editor : Kar