UPDATE Terbaru Korban Tewas Gempa Maroko Tembus 2.122 Orang, Tiga Hari Berkabung
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 11 Sep 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAROKO, detak24com – Gempa bumi dahsyat magnitudo 6.8 SR yang mengguncang barat daya Maroko, menewaskan sedikitnya 2.122. Pemerintah setempat umumkan tiga hari berkabung nasional akibat gempa itu.
Dilansir dari cnbc, hingga Senin (11/09/23), korban tewas akibat gempa Maroko mencapai 2.122 orang. Warga masih berupaya mencari korban selamat yang terkubur di reruntuhan, di mana rumah-rumah dari batu bata lumpur, batu dan kayu kasar retak dan menara masjid rubuh akibat gempa yang terjadi pada Jumat malam lalu. Kota tua bersejarah Marrakesh juga mengalami kerusakan parah.
Gempa bumi di Maroko ini dinilai yang paling mematikan di negara itu dalam lebih dari enam dekade. Gempa bumi ini merubuhkan rumah-rumah di desa-desa pegunungan terpencil tempat tim penyelamat menggali puing-puing untuk mencari korban selamat.
Gempa terjadi di pegunungan High Atlas di Maroko pada Jumat malam, merusak bangunan bersejarah di Marrakesh, kota terdekat dengan pusat gempa. Sementara daerah yang terkena dampak paling parah berada di pegunungan dekatnya.
Di Desa Amizmiz dekat pusat gempa, petugas penyelamat mengangkat puing-puing dengan tangan kosong dikarenakan batu-batu yang runtuh menghalangi jalan-jalan sempit dan mengganggu akses. Di luar rumah sakit, sekitar 10 jenazah tergeletak dalam kantong jenazah.
“Ketika saya merasakan bumi berguncang di bawah kaki saya dan rumah miring, saya bergegas mengeluarkan anak-anak saya. Namun tetangga saya tidak bisa,” kata seorang warga bernama Mohamed Azaw kepada Reuters.
Sementara itu, rekaman CCTV di Marrakesh menunjukkan kondisi saat bumi mulai berguncang, ketika orang-orang tiba-tiba melihat sekeliling dan melompat, dan yang lain berlari mencari perlindungan. Kemudian melarikan diri ketika debu dan puing-puing berjatuhan di sekitar mereka.
“Di jantung kota tua, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO, sebuah menara masjid telah runtuh di Lapangan Jemaa al-Fna. Beberapa rumah di kota tua yang padat penduduk itu roboh dan orang-orang menggunakan tangan mereka untuk membersihkan puing-puing sambil menunggu alat berat,” kata warga lainnya bernama Id Waaziz Hassan.
Maroko mengumumkan tiga hari berkabung nasional, di mana bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri. Angkatan bersenjata Maroko akan mengerahkan tim penyelamat untuk menyediakan air minum bersih, persediaan makanan, tenda dan selimut untuk daerah yang terdampak. (CNBC)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













