Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Gegara Sempadan, Abang Adik Duel Maut di Desa Sendayan Kampar Utara

Gegara Sempadan, Abang Adik Duel Maut di Desa Sendayan Kampar Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Seorang warga Desa Sendayan, Kampar Utara bernama Anto tewas dengan luka mengerikan sekujur tubuh. Ia meninggal usai duel maut dengan saudara kandungnya berinisial AK.

Peristiwa tragis kembali terjadi di Kabupaten Kampar. Cekcok antara kakak beradik berinisial AK (49) dan RR alias Anto T (44) di Dusun I RT 003 RW 002 Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar berakhir dengan tewasnya sang adik, Anto pada Jumat (03/10/25) malam sekitar pukul  19.00 WIB.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid  membenarkan bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana perkelahian yang menyebabkan  orang lain meninggal dunia di Desa Sendayan. Sesuai laporan Polisi Nomor  LP/A/19 /X/2025/SPKT/Polsek Kampar Tanggal 3 Oktober 2025 dengan pelapor Bripka Fahrudin.

“Korban tewas adalah Risman Riyanto alias Anto (44) berjenis kelamin laki-laki,  kelahiran Kapur 31 Desember 1981 beralamat di Dusun 1 RT 01 RW 01 Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara,” ujar Kapolsek, Sabtu (04/10/25).

Sementara, terlapor adalah AK juga lahir di Kapur 1 Februari 1976 yang berprofesi sebagai wiraswasta dan beralamat di Desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara, RT 001 RW 001 Dusun Kapur. AK merupakan kakak kandung dari korban Anto.

Polisi telah mengamankan barang bukti perkara ini berupa satu helai celana kotak-kotak warna abu abu, satu helai baju kaos warna biru dengan motif garis di dada dengan bertuliskan “BETTER”, satu helai celana panjang warna cream dan satu helai baju kaos polos warna hijau tua.

Saksi dari peristiwa maut ini adalah Tati Murni (46) dan Nurman (53), beralamat di Desa Sendayan.

Adapun kronologis kejadian ini berawal pada Jumat (03/10/25) malam sekitar pukul 19.00 WIB, AK sedang berada di sebuah warung. Ia didatangi adik kandungnya, Anto  yang bermaksud untuk membuat surat tanah, tanda tangan sempadan (warisan).

Setelah melihat surat tanah yang akan ditandatangani, AK menemukan tidak ada tercantum namanya pada sempadan di surat tersebut. AK lalu berkata kepada Anto “Biar akurat suratnya dibikin nama sempadan. Bukan seperti ini sempadan diganti parit”. Lalu AK menyuruh korban Anto menelpon siapa yang membuat surat tersebut.

Namun, tiba-tiba Anto langsung emosi dan mengatakan tanda tangan saja suratnya tidak usah banyak cerita. Anto langsung mengambil pisau dari pinggangnya dan menikam perut sebelah kiri, kepala dan lengan kanan AK.

Sesaat setelah itu ada yang datang warga, Nurman (53) langsung melerai perkelahian dua orang sedarah tersebut.

Tersangka AK lari ke luar warung untuk mengambil palu dan mengambil parang di bawah kulkas. Perkelahian terus berlanjut sampai akhirnya Anto tumbang dan meninggal dunia.

Semula, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, dan jenazah tidak boleh dibawa oleh pihak kepolisian. Atas arahan Kasat Reskrim Polres Kampar dan Kapolsek Kampar, keluarga korban bersedia untuk membawa korban ke RSUD Bangkinang

Pukul 22.00 WIB malam korban dibawa ke RSUD Bangkinang dengan menggunakan ambulans Desa Sendayan, yang dikawal oleh Kanit Reskrim Ipda Mashudi SM dan anggota serta keluarga korban.

“Sementara, sekitar pukul 22.30 WIB pelaku AK setelah mendapatkan perawatan di RSUD Bangkinang dibawa ke Mapolres Kampar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Selanjutnya, Sabtu (04/10/25) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, mayat Anto dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan dengan menggunakan ambulans RSUD Bangkinang. Pihak keluarga korbanpun menandatangani surat penolakan autopsi.

Hasil awal dari visum RSUD Bangkinang terdapat luka di bagian kepala bagian belakang lebih kurang 7 centimeter, luka di bagian kening/dahi lebih kurang 5 cm,

Selanjutnya, luka pada bagian kepala tepat di atas telinga sebelah kiri lebih kurang 5 cm, lecet bagian punggung tangan dan jari tangan sebelah kanan. Kemudian luka terbuka di pergelangan tangan sebelah kiri lebih kurang sekira 3,5 cm pas di bagian nadi atau aliran darah langsung ke jantung.

Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam tindak pidana Pasal 338 jo 351 ayat 3 KUHPidana, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giant tortoise who helped save species retires in Galapagos Islands

    Giant tortoise who helped save species retires in Galapagos Islands

    • calendar_month Senin, 23 Des 2019
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Atqui eorum nihil est eius generis, ut sit in fine atque extrerno bonorum. Non autem hoc: igitur ne illud quidem. Atque haec coniunctio confusioque virtutum tamen a philosophis ratione quadam distinguitur. Utilitatis causa amicitia est quaesita. Sed emolumenta communia esse dicuntur, recte autem facta et peccata non […]

  • Pemprov Riau Minta Bantuan Daerah Tetangga, Imbas BBM Naik

    Pemprov Riau Minta Bantuan Daerah Tetangga, Imbas BBM Naik

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    RIAU, detak24.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai ‘putar otak’ untuk mengantisipasi harga bahan pokok akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah pusat. Sebab dikhawatirkan, kenaikan BBM subsidi akan berdampak terhadap tingginya harga sembako di Riau, yang masih bergantung dengan provinsi tetangga. Dimana kenaikan sembako akan berimbas terhadap inflasi. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan […]

  • Dibuka Enam Pintu Masuk Baru Penerbangan ke Luar Negeri

    Dibuka Enam Pintu Masuk Baru Penerbangan ke Luar Negeri

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    Jakarta, detak24. com — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 58 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam aturan yang dirilis Rabu (18/5), ada enam pintu masuk (entry point) tambahan bagi PPLN yang memasuki wilayah Indonesia lewat bandara udara. Dalam aturan sebelumnya, pintu masuk yang […]

  • Wuih! Ada Kolam Ikan di Badan Jalan Pekanbaru, Kinerja Wako Dipertanyakan 

    Wuih! Ada Kolam Ikan di Badan Jalan Pekanbaru, Kinerja Wako Dipertanyakan 

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pemandangan mencengangkan terlihat di Pekanbaru. Kondisi Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki bak kolam ikan di tengah jalan. Pantauan wartawan, terlihat jalan rusak parah dan digenangi air. Lubang besar yang tergenang air menyebabkan pengendara, terutama sepeda motor harus berhati-hati saat melintas. Tak hanya memperlambat arus lalu lintas, kerusakan jalan juga memicu antrean […]

  • Pegawai Kemlu Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru 

    Pegawai Kemlu Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru 

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Zetro Leonardo Purba, pegawai kanselerai di KBRI di Lima, Peru tewas dalam insiden penembakan, Senin (01/09/25) waktu setempat. Korban dikenal sebagai pegawai yang berfokus di bidang keuangan hingga tata usaha untuk kegiatan diplomatik. Dikutip dari akun KJRI Melbourne, Australia, Zetro pernah ditempatkan di KJRI Melbourne. Ia ditugaskan sebagai Bendahara dan Penata Kerumahtanggaan […]

  • Terekam CCTV, Bayi 15 Bulan di Garuda Sakti Pekanbaru Diculik OTK 

    Terekam CCTV, Bayi 15 Bulan di Garuda Sakti Pekanbaru Diculik OTK 

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang bayi berusia 15 bulan di Pekanbaru, bernama Ahmad Syafri Attalah hilang. Dia diduga diculik OTK. Dari rekaman CCTV yang beredar, tampak korban yang tengah bermain di depan rumahnya di Jalan Garuda Sakti KM 2, Kelurahan Air Putih, Pekanbaru dibawa kabur oleh tiga orang tak dikenal menggunakan motor. Tampak seorang pria menggendong […]

expand_less