Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Taman Kota Dipercantik-Jembatan Hancur ‘Ditengok Ajo’, Ada Apa dengan Pemkab Kampar?

Taman Kota Dipercantik-Jembatan Hancur ‘Ditengok Ajo’, Ada Apa dengan Pemkab Kampar?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMPAR, detak24com – Kekesalan masyarakat terhadap Pemkab Kampar terus disuarakan sejumlah elemen, buntut proyek pembongkaran taman kota Bangkinang yang sudah bagus dan menghabiskan dana miliaran.

Di saat ada kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti kerusakan infrastruktur jembatan, justru Pemkab lebih memilih melakukan pembongkaran kembali taman kota dan menghabiskan anggaran dana hingga Rp 3,8 miliar.

Tokoh Pemuda Rantau Kampar Kiri, Redo Antoni Sandra SE mempertanyakan proyek Penataan Pedestarian Taman Kota Bangkinang. Nilai kontrak kegiatan Rp 3,8 miliar lebih, dengan kontraktor CV Mahkota Amirah.

Ia mengaku heran, kenapa taman kota yang hanya bertujuan untuk keindahan ada dana dari Pemkab. Sementara, untuk memperbaiki jembatan yang rusak sebagai urat nadi ekonomi dan transportasi rakyat di Kampar Kiri tidak ada anggaran.

Kondisi jembatan ini telah lapuk dimakan usia dan semakin rusak setelah dihantam banjir. Meskipun lapuk, jembatan ini terus dimanfaatkan masyarakat walau dengan resiko tinggi.

Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Ekonomi UIR ini mengungkapkan, masih banyak ruas jalan dan jembatan yang butuh perhatian dan tindakan. Seperti contohnya Jembatan Sei Kotuo IV Koto Setingkai Lubuk Agung menuju Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

“Sampai saat ini, masih seperti itu saja. Belum tersentuh uluran tangan dari Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti,” beber dia.

Ia mengungkapkan, melihat kondisi jembatan tersebut, masyarakat memperkirakan hanya tinggal menunggu waktu rubuh karena besi penahan jembatan sudah mulai keropos.

“Apakah Pemerintah Kabupaten Kampar menunggu korban dulu? Atau roboh dulu baru menjadi skala prioritas. Di bandingkan dengan Taman Kota yang dahulunya tiga tahun kebelakang sudah pernah dianggarkan dan sudah diperbaiki,” ulasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, anggaran Rp 3,8 miliar itu sangat besar. Sebaiknya anggaran itu diarahkan untuk perbaikan Jembatan Sei Kotuo IV Koto Setingkai Lubuk Agung menuju Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar walaupun tidak bisa maksimal.

“Tapi dengan anggaran segitu bisa direhab, yang mana besi dan penahan yang mulai keropos dapat di perbaiki semestinya,” ulas Redo.

“Ini malah dibuat untuk memperbaiki Taman Kota. Yang mana Taman Kota tersebut sudah bagus,” imbuhnya.

Ia juga menyesalkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar yang memiliki fungsi sebagai pengawasan justru terkesan tidak terlalu mengetahui adanya kegiatan yang dinilai tidak pantas.

Seperti diberitakan, taman kota yang direnovasi pada saat kepemimpinan Bupati H Catur Sugeng Susanto dan masa kepemimpinan Pj Bupati Kampar H Kamsol (2018-2022), telah menghabiskan total dana Rp 10,8 miliar. Taman kota diresmikan oleh Pj Bupati Kampar Kamsol 10 November 2022.

Hanya berselang kurang tiga tahun, masyarakat dikejutkan dengan adanya pekerjaan pembongkaran sebagian bangunan di taman kota. Proyek ini dinilai tindakan yang sangat mubazir di saat daerah harus “mengencangkan ikat pinggang” karena efisiensi anggaran.

Terkait anggaran dana darurat di Pemkab Kampar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kampar, Edwar ketika dikonfirmasi saat menghadiri rapat di DPRD Kampar, Senin (15/09/25) mengaku bahwa sebenarnya dana tanggap darurat Pemkab Kampar masih ada tersedia Rp 2 miliar.

Namun, dia berkilah bahwa anggaran sebesar ini tidak mampu menuntaskan perbaikan atau pembangunan jembatan baru. “Mungkin di 2026 bisa itu,” kilahnya.

Ketika ditanya apakah dana ini mengalami penyusutan dari Rp 7 miliar setelah adanya pergeseran anggaran 2025, dia mengaku bahwa memang ada pergeseran, tapi ia tak menyebutkan angkanya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Afrudin Amga, Senin (15/9/2025) mengatakan, Pemkab Kampar sebelumnya telah bolak-balik ke Jakarta berupaya untuk memperbaiki jalan dan jembatan yang ada di ruas jalan lintas Lubuk Agung sampai ke perbatasan Tanjung Belit (Sumbar).

Anggaran yang diperkirakan akan masuk Rp 107 miliar dari pusat yang juga ikut diperjuangkan Anggota DPR RI untuk memperbaiki ruas jalan dan empat unit jembatan di wilayah tersebut gagal karena pergantian kepemimpinan.

Untuk mencari solusi perbaikan jembatan tersebut, dia bahkan menyarankan warga harus bahu membahu melakukan gotong-royong dan mencegah mobil balak melewati jalan itu, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Pokdakan Dumai Peroleh Bantuan Bibit dan Pakan

    Tujuh Pokdakan Dumai Peroleh Bantuan Bibit dan Pakan

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

      Dumai, detak24.com –  Sebanyak 7 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Dumai dapat bantuan bibit dan pakan dari Dinas Perikanan setempat. Bantuan itu diharapkan mendongkrak pendapatan masyarakat. Penyerahan bantuan bertempat di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Benih Ikan Air Tawar, Jalan Balai Benih Ikan, Kelurahan Baganbesar, Kecamatan Bukitkapur, Ahad (29/05/22) pagi. Walikota Dumai, H Paisal dalam sambutannya […]

  • KETUA Karang Taruna Mandau-Komunitas Exrider Jalin Silaturahmi di Bulan Ramadhan Penuh Berkah 

    KETUA Karang Taruna Mandau-Komunitas Exrider Jalin Silaturahmi di Bulan Ramadhan Penuh Berkah 

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 22Komentar

    DURI, detak24.com — Momentum bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menjalin silaturahmi, seperti yang dilakukan Ketua Karang Taruna Kecamatan Mandau Robby Ardi bersama komunitas automotif Exrider. Ketua Karang Taruna dan Komunitas Exrider ini sekaligus untuk mempererat persaudaraan dengan melaksanakan buka bersama, Ahad (26/04/23) bertempat di Hotel Grand Zuri, Duri. Robby Ardy selaku Ketua Karang […]

  • BIKIN Malu! Polisi Tangkap Oknum PNS Rohil Gegara Minta Rokok

    BIKIN Malu! Polisi Tangkap Oknum PNS Rohil Gegara Minta Rokok

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BAGANSIAPIAPI, detak24com – Polisi tangkap oknum PNS inisial WYP alias Oyon (37), warga Jalan Pelabuhan Baru, Bagansiapiapi. Ia diciduk gegara minta rokok, lalu terlibat penganiayaan. Plh Kasi Humas Polres Rohil Iptu Yulanda Alvaleri, Sabtu (09/12/23) mengatakan, oknum PNS itu ditangkap pada Kamis 7 Desember 2023 pukul 23.50 WIB. Namun, temannya berinisial IW berhasil lolos. Kasus […]

  • Maling Satroni Mess Karyawan PT BGI Dumai, Tiga Unit Hp Lesap 

    Maling Satroni Mess Karyawan PT BGI Dumai, Tiga Unit Hp Lesap 

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Satreskrim Polres Dumai mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yang terjadi di mess PT BGI (Bringin Gigantara) Jalan Dock Yard, Dumai. Seorang pria berinisial H (44) berhasil diringkus beserta sejumlah barang bukti perkara. Kini, tersangka menjalani proses hukum lebih lanjut. Informasi dirangkum, Rabu (22/07/26), kasus ini diketahui terjadi pada Sabtu, 4 Juli […]

  • Pria Paruh Baya Warga Bagan Besar Dumai Meregang Nyawa Diamuk Orang Gila 

    Pria Paruh Baya Warga Bagan Besar Dumai Meregang Nyawa Diamuk Orang Gila 

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pria paruh baya bernama Nyono (54), warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Dumai tewas secara tragis usai diamuk orang gila, Sabtu (21/06/25). Korban dipukul menggunakan balok kayu oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/06/25) pagi, sekitar pukul 08.10 WIB, di Jalan Siak II […]

  • RUPIAH Kian Terpuruk Tembus 16 Ribu Per Dolar, Ini Sebabnya

    RUPIAH Kian Terpuruk Tembus 16 Ribu Per Dolar, Ini Sebabnya

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Rupiah kian tertekan dolar AS hingga level Rp16.000 per USD. Selama sepekan ini terus melemah 0,88% dan selama sebulan hampir 3%. Dirilis, Sabtu (13/04/24) adapun pada 1 Januari 2024, rupiah masih berada di level Rp15.400, sehingga kenaikan sampai saat ini secara year to date (ytd) sebesar 4,14%. Menurut Pengamat Pasar, Uang Ibrahim […]

expand_less