Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peristiwa » Saka Tatal Sumpah Pocong, Ini Konsekuensinya Menurut Ahli Metafisika

Saka Tatal Sumpah Pocong, Ini Konsekuensinya Menurut Ahli Metafisika

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DETAK24COM – Sumpah pocong yang dilakukan Saka Tatal, terpidana pembunuhan Vina Cirebon memiliki efek dahsyat. Pelaku bisa dikutuk kalau terbukti bersalah.

Sumpah pocong adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dalam keadaan terbalut kain kafan, seperti layaknya orang meninggal (pocong).

Tak jarang dipraktikkan dengan tata cara yang berbeda. Misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi, akan tetapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk. 

Sumpah Pocong Menurut Metafisika

Sumpah pocong yang dilakukan Saka Tatal, merupakan sebuah ritual ataupun tradisi yang masih sering ditemukan di berbagai daerah Indonesia.

Tujuan sumpah pocong adalah untuk memutus perkara sekaligus membuktikan bahwa seseorang tidak bersalah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Orang yang menjalani ritual sumpah pocong akan dibalut dengan kain kafan layaknya orang yang sudah meninggal.

Lebih lanjut, orang tersebut diminta bersumpah dengan Al Quran dalam posisi terbaring atau duduk. Ritual ini pun biasanya disaksikan oleh banyak orang.

Ritual sumpah pocong seperti yang dilakukan Saka Tatal, diyakini memiliki efek yang dahsyat, yaitu akan mendapatkan azab sesuai dengan apa yang diucapkan bila terbukti berbohong.

“Ini sangat sakral sekali, sangat menegangkan. Sehingga kalau yang memang dia tidak mengakui atau dia tidak berbuat ya lancar-lancar aja,” ujar Kirama Wijaya, ahli metafisika dikutip Sabtu (10/08/24).

Sementara itu, jika orang tersebut merupakan pelaku, kemungkinan besar orang tersebut akan mengakui perbuatannya saat sudah dipakaikan kain kafan.

“Tapi kalau dia pelaku, biasanya baru sampai di prosesi ini udah ngaku. Karena gelombang otaknya turun,” ungkap Kirama Wijaya.

Sumpah Pocong dalam Islam

Sumpah pocong merupakan sebuah ritual ataupun tradisi yang masih acap kali dilakukan oleh masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Tujuan sumpah pocong adalah untuk memutus perkara sekaligus membuktikan bahwa seseorang tidak bersalah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Lebih lanjut, orang yang menjalani ritual sumpah pocong akan dibalut dengan kain kafan layaknya orang yang sudah meninggal.

Orang tersebut diminta bersumpah dengan Al Quran dalam posisi terbaring atau duduk. Ritual ini pun biasanya disaksikan oleh banyak orang.

Mengutip dari hadis riwayat Bukhari dan Muslim, diterangkan apabila Nabi Muhammad SAW melarang umat Islam untuk bersumpah dengan menyebut nama selain Allah SWT.

Dalam hadis lain juga disebutkan hal yang serupa. Diterangkan jika seseorang yang melakukan sumpah dengan menyebut nama selain Allah SWT, maka orang tersebut telah kafir dan musyrik.

Lebih lanjut, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mengatakan apabila sumpah pocong bukanlah ajaran agama Islam, melainkan kreativitas dari kebudayaan lokal.

Sumpah pocong adalah kreativitas dari kebudayaan lokal dengan cara orang dibungkus kain kafan. Ada kalanya juga dikalungi kain kafan, masing-masing daerah berbeda-beda,” ungkap Cholil.

“Sebenarnya di Islam tidak ada menyebut sumpah pocong, yang ada adalah sumpah dengan menyebut nama Allah,” imbuhnya.

Cholil turut menjelaskan jika dalam Islam ada istilah mubahalah. Ini merupakan sumpah yang dilakukan untuk membuktikan kebenaran akan sesuatu.

“Di Islam juga ada kenal namanya mubahalah. Mubahalah itu sumpah yang dengan keluarganya, untuk memastikan bahwa dirinya benar,” terang Cholil.

Kalau kedapatan salah, dia siap dikutuk oleh Allah. Jadi siapa yang salah dikutuk Allah,” imbuhnya.

Demikianlah ulasan informasi, sumpah pocong, ini efek bagi pelaku sumpah pocong menurut ahli metafisika. (disway)

Editor : kar 

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEGER! Ada Mayat di Depan SPBU Jalan Riau, Warga Sempat Ngasih Makan dan Minum

    GEGER! Ada Mayat di Depan SPBU Jalan Riau, Warga Sempat Ngasih Makan dan Minum

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pria tanpa identitas meninggal dunia di depan SPBU Jalan Riau, Pekanbaru. Pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kematian pria tersebut. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, Senin (28/08/23) mengatakan, pria itu awalnya ditemukan oleh warga, Ahad (27/08/23) petang. Saat ditemukan dalam kondisi lemas, masih sempat memberi makan […]

  • GUBRI Syamsuar Tepungtawari CJH Asal IKM Rohil Pekanbaru

    GUBRI Syamsuar Tepungtawari CJH Asal IKM Rohil Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 48Komentar

    PEKANBARU, detak24com  – Gubernur Riau, H Syamsuar menepungtawari 16 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Rohil di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Ahad (21/05/23). Tepuk tepung tawar ini merupakan rangkaian kegiatan halal bihalal dan pengukuhan Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) Rohil Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Syamsuar berharap CJH Rohil yang akan menjalankan ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini […]

  • BANGUN Gedung Sekolah Asal Jadi, Jaksa Tangkap Pejabat Disdik Riau

    BANGUN Gedung Sekolah Asal Jadi, Jaksa Tangkap Pejabat Disdik Riau

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    INHIL, detak24.com – Aparat Kejari Inhil menetapkan empat  tersangka korupsi pembangunan gedung SMAN 1 Indragiri Hilir. Seorang pelaku tercatat sebagai pejabat Disdik Riau. Kasi Intel Kejari Indragiri Hilir, Haza Putra mengatakan keempat tersangka adalah MFL, SS, DA dan KA. KA tercatat sebagai PPK dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau. “Empat tersangka, ada yang dari pegawai Dinas […]

  • Aktivitas Galian C di Tuatunu Indah Meresahkan, Debu Ancam Kesehatan dan Keselamatan Warga 

    Aktivitas Galian C di Tuatunu Indah Meresahkan, Debu Ancam Kesehatan dan Keselamatan Warga 

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, detak24com – Aktivitas galian C berupa tanah puru di kawasan ujung Kelurahan Tuatunu Indah, perbatasan Air Duren dan Tuatunu, Kota Pangkalpinang ancam kesehatan dan keselamatan warga. Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (08/06/26), terlihat satu unit ekskavator kecil merek Kobelco sedang melakukan penggalian tanah. Sejumlah truk tampak keluar masuk area tambang secara bergantian untuk mengangkut […]

  • BNN Gadungan Tipu Pemilik Hotel Rp 15 Juta di Kuansing 

    BNN Gadungan Tipu Pemilik Hotel Rp 15 Juta di Kuansing 

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Seorang pria berinisial WW (45) yang mengaku anggota BNNP Riau ditangkap usai menipu pemilik sebuah hotel di Kuansing. Tersangka ditangkap setelah menipu pemilik hotel di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebesar Rp 15 juta. Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Informasi dirangkum Kamis (16/04/26), pelaku dibekuk pada […]

  • TIM Pemenang Anies Baswedan Bernama Baja Amin, Ini Anggotanya!

    TIM Pemenang Anies Baswedan Bernama Baja Amin, Ini Anggotanya!

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com – Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) membentuk Badan Pekerja Anies-Imin (BAJA AMIN), yang akan menggantikan tim delapan untuk memenangkan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024. Menurut Bacapres KPP Anies Baswedan, ada 15 orang anggota yang tergabung dalam BAJA AMIN dan 3 orang penasihat. “Ini (BAJA AMIN) menggantikan peran yang kemarin dikerjakan […]

expand_less