RATUSAN Kerbau Mati Mendadak di Kuansing, Dinas PKH Riau Kirim Seribu Vaksin
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 8 Mei 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUANSING, detak24com – Pada Senin (08/05/23), ada delapan kerbau mati mendadak di Kuansing serta ratusan lainnya sempat disembelih. Dinas Peternakan dan Kesehatan (PKH) Riau sudah mengirimkan vaksin penyakit ngorok ke daerah terdampak.
“Kita baru mendapat laporan dari Dinas Peternakan Kuansing, kerbau yang mati bangkai ada delapan ekor. Sedangkan mati dipotong paksa ada 100 ekor lebih,” kata Kepala PKH Riau, Herman, Senin (8/5/2023).
Pihaknya sudah menurunkan tim untuk melakukan vaksin ke ternak masyarakat. Sebab kerbau mati di Kuansing diduga terpapar penyakit Septicaemia epizootica (SE) atau sapi ngorok.
“Besok kita turunkan tim untuk melakukan vaksin di Kuansing, kita bawa seribu dosis untuk memutus penularan,” sebutnya.
Dia menyebut, sebelumnya ada sebanyak 1.300 dosis vaksin SE sudah dikirim ke Kuansing. Dari jumlah itu 1.250 dosis sudah disuntikan ke hewan ternak, di wilayah Benai, Pangean, Basrah, Sentajo Raya, dan lainnya.
“Kami juga harap, peternak agar berkenan kalau hewan ternak disuntik vaksin. Karena penyakit ngorok ini bisa disembuh, dan daging ternak yang kena ngorok juga tidak menular untuk manusia,” imbuhnya. (Halloriau)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















