Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengungsi Rohingya Kabur Lagi dari Pekanbaru, Diduga ke Malaysia

Pengungsi Rohingya Kabur Lagi dari Pekanbaru, Diduga ke Malaysia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pekanbaru, detak24.com –  Pengungsi Rohingya yang ditampung di Wisma Tazkia Pekanbaru kembali kabur. Diduga, pencari suaka itu menyeberang ke Malaysia.

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, dikutip Rabu (13/07/22) satu keluarga pengungsi Rohingya di Wisma Tazkia meninggalkan tempat pengungsian dan hingga kini belum juga kembali. Diduga mereka kabur mengikuti jejak pengungsi lainnya yang sudah terlebih dahulu kabur.

“Satu keluarga yang berada di tempat pengungsian wisma Tazkia kemarin sempat pergi. Sampai saat ini belum juga kembali,” ujar 

Ia menerangkan satu keluarga tersebut pergi dari tempat pengungsian sekitar tanggal 3-4 Juli lalu dan sampai sekarang belum kembali.

“Kalau dalam dua hari ini juga tidak kembali ke pengungsian, kemungkinan mereka juga sudah kabur ke Malaysia,” ujarnya.

Dengan bertambahnya pengungsi yang kabur menurut Zulfahmi saat ini jumlah pengungsi Rohingya yang ada di Pekanbaru semakin berkurang.

“Yang di D Coop 2 tinggal sekitar 35 sedangkan di wisma Tazkia tinggal sekitar 7- 9 orang,” sebut Zulfahmi.

Disinggung apakah dengan banyaknya pengungsi yang kabur Pemko Pekanbaru akan disalahkan, Zulfahmi mengatakan hal tersebut tidak akan terjadi. Pemko Pekanbaru tidak akan disalahkan.

“Karena hal ini sudah jadi kebiasaan pengungsi Rohingya. Hal ini juga sudah diketahui oleh pusat dan juga dari lembaga dunia yang menaungi pengungsi. Padahal kalau kita lihat sarana prasarana yang disini sudah sangat layak. Tidak ada alasan soal listrik, air atau juga makanan. Semua kategorinya baik. Tapi tetap saja mereka kabur,” sebutnya.

Zulfahmi menjelaskan, besarnya keinginan pengungsi Rohingya untuk kabur karena negara yang dituju bukan Indonesia melainkan Malaysia.

“Pekanbaru tau Indonesia inikan bukan tujuan utama mereka. Mereka itu maunya ke Malaysia. Karena di negara tersebut sudah ada sanak saudaranya. Makanya banyak yang kabur,” tutupnya.(riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Kurir Antar Provinsi Dibekuk, Sabu 5 Kg Diamankan di Bandara dan Rumah Kos Pekanbaru 

    4 Kurir Antar Provinsi Dibekuk, Sabu 5 Kg Diamankan di Bandara dan Rumah Kos Pekanbaru 

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Empat kurir narkotika antar provinsi dibekuk dalam sebuah operasi. Sabu lima kilogram berhasil diamankan di Bandara SSK II dan rumah kos Pekanbaru. Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau mengamankan 4 orang tersangka peredaran narkoba antar provinsi. Mereka berperan sebagai kurir dan pengendali. Pengungkapan ini berawal dari diamankannya dua orang perempuan berinisial LI (25) […]

  • SEEKOR Kerbau di Kampar Batal Jadi Hewan Kurban, Ternyata Ini Sebabnya

    SEEKOR Kerbau di Kampar Batal Jadi Hewan Kurban, Ternyata Ini Sebabnya

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    KAMPAR, detak24com – Seekor kerbau batal dijadikan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di Kampar. Sebab kerbau mati mendadak sebelum disembelih petugas. Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kampar, Ali Sabri. Ia mengatakan kematian itu terjadi di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota. Sabri menyebut, dokter hewan […]

  • Empat Fakta Pencarian Putra Ridwan Kamil di Sungai Swiss

    Empat Fakta Pencarian Putra Ridwan Kamil di Sungai Swiss

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Bandung,detak24.com – Anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khanz Mumtadz masih belum ditemukan setelah hilang saat berenang di Sungai Aare, Swiss pada Kamis (26/5/2022) kemarin. Proses pencarian pada hari ketiga ini, Sabtu (28/5/2022) masih terus dilakukan. KBRI Bern dan pihak keluarga juga menyampaikan kabar terbaru terkait pencarian Eril, sapaan Emmeril. Konferensi pers digelar baik secara daring […]

  • Korupsi Jasa Kapal Pandu, Kejati Geledah Perusahaan Agen Pelayaran di Dumai 

    Korupsi Jasa Kapal Pandu, Kejati Geledah Perusahaan Agen Pelayaran di Dumai 

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Perusahaan agen pelayaran tak luput dari penggeledahan tim penyidik Kejati Riau untuk mengumpulkan bukti-bukti korupsi jasa pelayanan kapal pandu di Dumai. Kejaksaan Tinggi (Kejari) Riau terus mengintensifkan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan jasa layanan kapal pada perairan wajib pandu Kelas I Dumai tahun anggaran 2015–2025. Dalam kurun waktu tiga hari, […]

  • Kajari Bengkalis Hadiri Inventarisasi Bersama BMN di Rupbasan

    Kajari Bengkalis Hadiri Inventarisasi Bersama BMN di Rupbasan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Bertempat di kantor Rupbasan, Kajari Bengkalis Ade Indrawan SH MH menghadiri Inventarisasi Bersama BMN, Rabu (23/09/26). Kajari Ade Indrawan didamping Kasubgbin Kejari Bengkalis Gina Olivia SH MH serta staf. Kegiatan inventarisasi turut dihadiri timm BMN dari Kanwil Ditjenpas Riau. Menurut Kajari Ade Indrawan, Inventarisasi Bersama BMN tersebut bertujuan guna nemastikan jumlah, kondisi […]

  • Menguat Wacana Penonaktifan Kapolri Listyo Sigit, PPP Tak Sepakat

    Menguat Wacana Penonaktifan Kapolri Listyo Sigit, PPP Tak Sepakat

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    Jakarta, detak24.com – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, pihaknya tidak setuju dengan usulan penonaktifan jabatan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Alasannya, hal itu akan menimbulkan kontroversi baru dalam penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J. “PPP tidak sepakat dengan usulan penonaktifan Kapolri. Saya kira kita jangan menimbulkan kontroversi baru yang pada […]

expand_less