Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » MV Trans Jet Segera Beroperasi, Layani Rute Selatpanjang-Malaysia

MV Trans Jet Segera Beroperasi, Layani Rute Selatpanjang-Malaysia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com – Transportasi laut dari Selatpanjang, Kepulauan Meranti tujuan Baru Pahat, Malaysia segera dapat penambahan armada baru, yakni MV Trans Jet. 

Saat ini rute Selatpanjang-Malaysia dilayani MV Pintas Samudera 8, dan itu tidak cukup mengangkut penumpang. Banyak calon penumpang yang kesal. Selain antri yang sangat lama mereka juga akhirnya tak kunjung mendapatkan tiket yang dijual terbatas karena kapasitas penumpangnya hanya 120 orang.

Hingga saat ini ratusan warga yang akan berangkat ke Malaysia untuk bekerja diana masih menunggu mendapatkan tiket keberangkatan.

Aturan baru pun dibuat agar penjualan tiket menjadi tertib. Dimana calon penumpang yang melakukan pembelian tiket harus membawa pasport dan harus orang yang bersangkutan dan tidak bisa diwakilkan.

Sebelumnya petugas penjualan tiket tidak menggunakan antrian sesuai biodata. Jadi siapa saja bisa membeli tiket sesuka hati. Namun begitu, aturan tersebut juga tidak signifikan bisa mengakomodir tumpukan penumpang.

Junizar sebagai Perwakilan Jasa Pelayaran PT Putri Riau Sejati yang membawahi manajemen armada Ferry Pintas Samudra 8 mengatakan pihaknya sudah melakukan penambahan armada dan jam keberangkatan.

Nantinya, trayek tujuan Selatpanjang-Batu Pahat Malaysia tidak hanya dilayani kapal Pintas Samudra. Melainkan juga akan dilayani oleh satu armada baru yakni MV Trans Jet.

Pengajuan penambahan trip kapal ini untuk mengakomodir permintaan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengunjungi negara seberang. Begitupun sebaliknya warga negara Malaysia yang ingin ke Kepulauan Meranti.

Disebutkan, menumpuknya penumpang hingga banyak yang tidak mendapatkan tiket dikarenakan adanya regulasi terbaru yang mengatur warga Kepulauan Meranti tidak lagi bisa berangkat ke Malaysia lewat jalur Tanjung Balai, Kepulauan Riau.

“Saat ini warga Kepulauan Meranti yang biasa ke Malaysia melalui Tanjung Balai dikabarkan tidak bisa lagi. Kita sedang dalam proses melakukan penambahan armada. Mudah-mudah bisa segera terealisasi,” harapnya.

Untuk target beroperasi kata Junizar akan diusahakan dalam waktu dekat. Setelah dilakukan pemeriksaan administrasi dan kelayakan alat navigasi dan keselamatan oleh pihak KSOP Selatpanjang, begitu juga surat izin laluan dari pihak Malaysia.

“Untuk pemeriksaan kelayakan sudah selesai dilakukan oleh pihak KSOP, selanjutnya kita tinggal menunggu surat laluan dari Malaysia, setelah itu selesai maka kita sudah bisa beroperasi,” ucapnya.

Sementara itu, Petugas Keselamatan Berlayar, KSOP Selatpanjang, Suharto yang melakukan pengecekan mengatakan jika kapal MV Trans Jet laik berlayar.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan seluruh isi kapal yang mencakupi alat navigasi dan keselamatan, maka kapal MV Trans Jet kami nyatakan layak berlayar. Kapal ini baru saja baru turun dari docking dan sebelumnya melayani rute Bengkalis – Muar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kabupaten Kepulauan Meranti mengeluhkan sulitnya untuk mendapatkan tiket keberangkatan Kapal MV Pintas Samudera 8 tujuan Selatpanjang – Baru Pahat, Malaysia.

Salah seorang warga dari Kecamatan Pulau Merbau, Hanafi mengaku telah beberapa kali mendatangi agen yang berada di Pelabuhan Tanjung Harapan untuk membeli tiket, namun selalu habis.

“Sudah beberapa hari saya menanyakan tiket kapal namun sering habis. Misalnya saya datang hari ini, dikatakan kapal sudah penuh dan disuruh datang besok, datang besoknya sudah penuh lagi disuruhnya datang besok lagi, jadi sudah tiga hari begini terus,” ungkapnya.

Pantauan di Pelabuhan Tanjung Harapan
beberapa waktu lalu, sejumlah warga yang gagal mendapatkan tiket Kapal MV Pintas Samudera 8 terlihat kesal dan marah- marah.

“Sudah beberapa hari kami bolak balik ke agen untuk membeli tiket, namun sering kosong. Kalau sudah begini bagaimana kami mau berangkat bekerja di Malaysia, sementara di Tanjung Balai sudah tidak bisa lewat,” tutur salah seorang warga.(halloriau)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adel Unggah Kerinduan Terhadap Sosok Eril Putra Sulung Ridwan Kamil 

    Adel Unggah Kerinduan Terhadap Sosok Eril Putra Sulung Ridwan Kamil 

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    Bandung, detak24.com – Tak kalah dari Nabila Ishma, sahabat Eril, Adel juga mengunggah tentang kerinduannya terhadap sosok anak sulung Ridwan Kamil selama tu Unggahan Adel tentang Eril itu pun dituangkan di Insta Story. Seperti halnya yang dilakukan Nabila Ishma. Adapun Adel tampak memamerkan foto ketika difoto bersama badut cosplay tokoh Hello Kitty dan juga saat berbagi di […]

  • Kampanye Cagubri Syamsuar di Lapangan Kuning Duri Membludak Didatangi Warga 

    Kampanye Cagubri Syamsuar di Lapangan Kuning Duri Membludak Didatangi Warga 

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Kampanye politik titik ke 5, Calon Gubernur Riau periode 2025-2030 Drs H Syamsuar Msi nomor urut 3, di Lapangan Kuning, Jalan Nusantara 1, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Duri, Kamis (07/11/24) malam membludak didatangi warga pendukung.  Meskipun dilaksanakan malam hari setelah siangnya digelar pada empat titik yaitu Posko Pemenangan Suway Bengkalis Daratan Jalan […]

  • Heboh! Bocah Ini Mengaum Seperti Macan Saat Ditilang Polisi

    Heboh! Bocah Ini Mengaum Seperti Macan Saat Ditilang Polisi

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    SEPOTONG video bocah laki-laki mengaum seperti macan membuat heboh netizen. Pasalnya, peristiwa anak mirip kerasukan itu terjadi saat anggota  polisi menggelar razia di jalan raya. Dilihat  Rabu (05/10/22), dari unggahan video di akun Instagram, @fakta.beriita, diduga aksi kesurupan bocah itu hanya berakting guna menghindari terkena tilang petugas. Dalam video yang beredar, terlihat bocah itu merangkak dan […]

  • NGERI! Santri Bakar Teman Hidup-Hidup di Dayun Siak, Dua Tewas Satu Kritis

    NGERI! Santri Bakar Teman Hidup-Hidup di Dayun Siak, Dua Tewas Satu Kritis

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Sakit hati lantaran sering dipukul dan dirundung (bullying), seorang santri bakar teman hidup-hidup di Dayun, Siak. Dua orang dilaporkan tewas dan satu sekarat. Data dirangkum Jumat (22/03/24), kejadian santri bakar teman hidup-hidup terjadi di Pondok Pesantren Nurul Yakin Kampung Dayun. Tersangka berinisial EDP (16), tega membakar temannya hidup-hidup hingga tewas. Dua orang […]

  • Diduga Aksi Pungli Penyebab Macet Kiloan Meter di Jembatan Sungai Masjid Dumai

    Diduga Aksi Pungli Penyebab Macet Kiloan Meter di Jembatan Sungai Masjid Dumai

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Pasca kerusakan dan renovasi jembatan Sungai Masjid Dumai, ditambah aksi pungli mengakibatkan arus lalulintas macet berjam-jam hingga kiloan meter. Dari foto dan video beredar di medsos, Senin (02/09/24), terlihat macet mengular di jembatan Sungai Masjid Dumai. Kemacetan terparah biasanya terjadi pagi dan petang. Baca juga : Kondisi Makin Parah, Jembatan Sungai Masjid […]

  • DITOLAK Fraksi, DPR Tetap Sahkan RUU Kesehatan

    DITOLAK Fraksi, DPR Tetap Sahkan RUU Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24com – Pemerintah bersama DPR tetap menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan menjadi UU, meski ditolak sejumlah fraksi. Dirilis detak24com, Rabu (12/07/23), dalam Rapat Paripurna DPR masa persidangan V tahun sidang 2022-2023, RUU Kesehatan disahkan, Selasa (11/07/23) siang. Dua fraksi menyatakan menolak, dan satu fraksi menyetujui namun dengan berbagai catatan. Mayoritas fraksi di DPR, yaitu […]

expand_less