Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Kepsek Dicopot, Siswa Gadai HP untuk Ujian di Rohul Jadi Adik Angkat Kapolres 

Kepsek Dicopot, Siswa Gadai HP untuk Ujian di Rohul Jadi Adik Angkat Kapolres 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24com – Kasus pungli di SMKN 1 Bangun, Rohul kian ramai disorot publik. Kabar terakhir, kepala sekolah dicopot sedangkan siswa terpaksa gadai HP untuk bisa ujian, jadi adik angkat Kapolres.

Seperti diketahui, salah seorang siswa berinisial RL dikabarkan telah menjadi korban pungutan liar (pungli) oknum guru SMKN 1 Bangun Purba. RL terpaksa menggadaikan handphone (HP) miliknya untuk membayar iuran praktik demi bisa ikut ujian sekolah.

Melihat fenomena ini, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra lalu menjadikan siswa SMKN 1 Bangun Purba itu sebagai adik angkat.

Sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.id, Emil dikonfirmasi telah mendeklarasikan dirinya sebagai sosok abang angkat RL.

Tidak hanya itu, Kapolres Rohul ini juga menjembatani proses pendidikan siswa tersebut yang baru saja diangkatnya jadi keluarga.

Diketahui, fenomena ini terjadi saat Emil tengah berkunjung ke kediaman RL pada Selasa (03/06/25).

“Orang nomor satu di Polres Rohul itu menyatakan di hadapan ibu kandung RL,” tulis pojoksatu.id dikutip, Ahad (08/06/25).

“Yang tertunda mengikuti ujian kenaikan kelas di SMKN 1 Bangun Purba itu, menjadikan sebagai adik angkat dari AKBP Emil Eka Putra,” lanjutnya.

Perlu diketahui, rasa simpati ini hadir di hidup Emil usai dirinya mendengar kabar terkait kasus RL.

Yang mana, kabar tersebut beredar tidak lama setelah RL mengunggah video curhatan di media sosial.

Dalam video tersebut, ia tampak menjelaskan bahwa telah menjadi korban ketamakan oknum guru SMKN 1 Bangun Purba.

Sebab, RL mengaku bahwa ia tidak boleh mengikuti ujian pada Senin (02/06/25) lantaran belum membayarkan uang iuran.

Oleh karena itu, demi bisa mengikuti ujian, ssiwa SMKN 1 Bangun Purba ini menggadaikan ponsel miliknya.

“Saya ingin menyampaikan, kalau saya tidak bisa ikut ujian, karena belum melunasi uang praktik sebesar Rp 240 ribu,” jelasnya.

“Saya sempat menangis, karena mau ikut ujian sekolah. Saya ambil inisiatif pergi ke salah satu conter ponsel untuk menggadaikan handphone, dan langsung ke sekolah membayar uang praktik,” imbuh RL dalam video tersebut.

Kabar terakhir, kepala sekolah SMKN 1 Bangun Purba dicopot usai viralnya video siswa gadai HP untuk ujian tersebut. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • NasDem Target Pemenang Pemilu, Wako Dumai Terima Pataka Partai

    NasDem Target Pemenang Pemilu, Wako Dumai Terima Pataka Partai

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Partai Nasional Demokrat (NasDem) membidik target sebagai pemenang Pemilu. Para kadernya dituntut semangat kebersamaan untuk menjadikan 7 kursi di DPRD Kota Dumai. Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai NasDem Dumai, H Paisal SKM MARS dalam pidato politiknya. Ia menggugah semangat para kader dan simpatisan agar betul-betul maksimal dalam melakukan kerja-kerja politik kedepannya. […]

  • Korupsi SPPD Fiktif, Mantan Sekwan DPRD Riau Dituntut 8 Tahun Penjara 

    Korupsi SPPD Fiktif, Mantan Sekwan DPRD Riau Dituntut 8 Tahun Penjara 

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Eks Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Provinsi Riau, Tengku Fauzan Tambusai, dituntut 8 tahun penjara dai korupsi SPPD fiktif. Jaksa menilai, Fauzan bersalah melakukan korupsi anggaran perjalanan dinas yang merugikan negara Rp2,8 miliar. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Kamis (07/11/24).  JPU menyatakan […]

  • PENEMBAK Tiga Satpam PT Panahatan Mandau Divonis 5,5 Tahun

    PENEMBAK Tiga Satpam PT Panahatan Mandau Divonis 5,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Anton Tarigan dihukum selama 5 tahun dan 6 bulan (5,5 tahun) penjara oleh majelis hakim PN Bengkalis dalam kasus penembakan tiga satpam PT Panahatan, Mandau. Ia terbukti bersalah dan meyakinkan menembak tiga orang petugas keamanan di muka umum dengan menggunakan senapan angin. Yakni pada lokasi PT  Panahatan, Jalan Cucut Tegar, Kelurahan Pematang […]

  • Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    Diperiksa di Mapolres Kuansing, Bupati Suhardiman Amby Kena OTT KPK? 

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Kabar mengenai dugaan OTT KPK di Kabupaten Kuansing terus menyita perhatian publik. Bupati Suhardiman Amby dikabarkan diperiksa di Mapolres setempat, Senin (29/06/26). Namun hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai keberadaan Suhardiman Amby maupun adanya operasi KPK tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada pernyataan resmi yang disampaikan oleh KPK ataupun pihak kepolisian. Meski […]

  • Wako Dumai Tagih DBH Sawit ke Pusat

    Wako Dumai Tagih DBH Sawit ke Pusat

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    DUMAI, detak24.com – Walikota Dumai, H Paisal SKM MARS menagih dana bagi hasil (DBH) sawit ke pusat. Pasalnya, kota di wilayah pesisir Riau itu merupakan kawasan industri sawit. Di sisi lain, kondisi infrastrukturnya sangat minim dan memprihatinkan akibat keterbatasan anggaran pembangunan. Padahal Dumai merupakan kawasan strategis, dan berdekatan dengan negara tetangga Malaysia. Hal ini menjadi […]

  • Pil Pahit Lebaran 2026, Aparatur Desa di Bengkalis 3 Bulan Tak Gajian 

    Pil Pahit Lebaran 2026, Aparatur Desa di Bengkalis 3 Bulan Tak Gajian 

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Jangankan dapat THR (Tunjangan Hari Raya), gaji selama tiga bulan belum diterima. Begitu lah kondisi aparatur desa di Kabupaten Bengkalis menyambut Lebaran 2026. Seluruh aparatur desa se Kabupaten Bengkalis menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah harus menelan pil pahit. Pasalnya seluruh anggaran desa yang seharusnya sudah ditransfer pusat melalui rekening daerah Kabupaten Bengkalis, […]

expand_less