DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Enam Fakta Terbaru Bidan Dumai Dibegal Rampok Bersenpi

Klinik bidan Siti Aisyah di Jalan Sidorejo Dumai. (f : Tribun Pekanbaru)

Klinik bidan Siti Aisyah di Jalan Sidorejo Dumai. (f : Tribun Pekanbaru)

DUMAI, detak24com – Kejadian bidan Dumai dibegal rampok bersenpi membuat gempar warga. Berikut enam fakta terbaru insiden tersebut.

Seorang bidan Dumai bernama Siti Aisyah jadi korban pasiennya yang ternyata begal bersenpi. Bukan hanya dirampok, korban juga disekap. Ia pun nekat meloncat dari mobil kawanan begal itu.

Baca juga : Seorang Ditembak, Polisi Dikabarkan Ringkus Tiga Rampok Bidan Dumai

Biasa Kunjungi Pasien

Bidan Siti Aisyah yang membuka praktik di Jalan Sidorejo Dumai, biasa mengunjungi pasiennya. Sehingga, tak ada khawatir sedikitpun saat begal rampok itu memintanya datang ke rumah.

Baca juga : Pura-pura Berobat, Rampok Bersenpi Sekap Bidan di Bumi Ayu Dumai

Kawanan rampok bersenpi itu tinggal di Jalan Gunung Slamet, Bumi Ayu Dumai. Ia berpura-pura sakit dan meminta korban datang ke rumahnya.

“Istri saya biasa mendatangi rumah pasien. Jadi, tak ada kekhawatiran sama sekali saat rampok itu meminta datang,” ungkap Syafrizan, suami korban.

Ditodong Senpi Saat Cuci Tangan

Suami korban, Syafrizan juga mengungkapkan bahwa istrinya ditodong senpi dan parang usai menyuntik salah seorang pelaku.

“Usai menyuntik pasien, isteri saya mencuci tangan. Saat itulah ditodong pakai pistol. Pelakunya ada empat orang,” ujar Syaftizan, suami korban, dikutip dari tribunews.

Kuras Harta Korban

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Primadona membenarkan peristiwa yang menimpa sang bidan. Bahkan, kasus itu kini ditangani jajaran Satreskrim Polres Dumai. 

“Kasus pencurian dengan kekerasan terjadi Sabtu lalu. Korban telah melapor dan benar ada dugaan korban diancam pakai senjata tajam dan diduga senjata api,” tegas Prima. 

Dalam peristiwa itu, korban dipaksa untuk menyerahkan semua barang berharga. Ada uang tunai, handphone hingga emas yang totalnya mencapai puluhan juta.

Meloncat dari Mobil Pelaku

Setelah melucuti harta korban, pelaku menyekap bidan Siti Aisyah dan menaikkan ke dalam mobil. Korban dipaksa menjual perhiasannya, kemudian uangnya diambil para pelaku.

Beredar informasi bahwa kawanan rampok bersenpi itu juga menyekap korban, seraya menghubungi keluarga bidan itu minta uang tebusan.

Korban Trauma
Bidan Siti Aisyah diketahui hingga kini masih trauma atas kejadian pada Sabtu(13/07/24) tersebut. Wartawan hanya bisa mewawancarai suaminya.

“Istri saya masih trauma, belum bisa diwawancarau,” sebut Syafrizan, suami korban.

Pelaku Ditembak

Beredar foto dan informasi polisi menangkap tiga rampok bidan Dumai. Seorangnya terpaksa ditembak.

Seperti dikutip dari Redlinews.id, Sabtu (20/07/25), tiga dari empat rampok bidan Dumai telah ditangkap polisi. Dantaranya dilumpuhkan dengan timah panas. Sementara, satu lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Tidak itu saja, media tersebut juga menayangkan tiga foto rampok bersenpi tersebut, beserta sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dari kejadian itu.

Namun, wartawan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, perihal penangkapan rampok bersenpi itu.

Tentunya warga beharap agar rampok bersenpi itu dapat hukuman setimpal dengan perbuatannya. Agar kasus serupa tak terulang lagi. (Red)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

 

 

 

 

 

1 thought on “Enam Fakta Terbaru Bidan Dumai Dibegal Rampok Bersenpi

Comments are closed.