Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Empat Daerah di Provinsi Riau Rawan Penyelundupan TKI, Ini Lokasinya 

Empat Daerah di Provinsi Riau Rawan Penyelundupan TKI, Ini Lokasinya 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com – Empat daerah di Riau diketahui menjadi jalur rawan pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal ke Malaysia.

Keempatnya merupakan jalur perlintasan laut yang sering dimanfaatkan oleh sindikat perdagangan manusia untuk mengirim pekerja tanpa dokumen resmi.

Menurut hasil penelusuran Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, daerah rawan tersebut meliputi Medang Kampai (Dumai), Pulau Rupat (Bengkalis), pesisir Indragiri Hilir (Inhil), dan Bagan Siapiapi (Rokan Hilir).

“Kami sudah melakukan penelusuran di beberapa daerah di Riau yang berdekatan dengan Malaysia. Di antaranya Medang Kampai di Kota Dumai, Pulau Rupat di Bengkalis, pesisir Indragiri Hilir (Inhil) dan Bagan Siapiapi di Rohil,” ungkap Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan dilansir dari Tribun Pekanbaru, Sabtu (1/2/2025).

BP3MI Riau bersama aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan pihak keimigrasian telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah pemberangkatan PMI ilegal.

Namun, Fanny menegaskan bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengidentifikasi praktik ilegal ini.

“Tentu kami tidak bekerja sendiri. Kami butuh support dari berbagai pihak dan masyarakat untuk mengetahui adanya penampungan ilegal pekerja migran. Karena masalah pekerja migran ini bukan saja tanggungjawab BP3MI tapi butuh kerjasama dari semua pihak dan stakeholder terkait,” sebut Fanny.

Fanny mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak PMI ilegal yang dideportasi dari Malaysia karena tidak memiliki dokumen resmi.

PMI yang berangkat tanpa prosedur resmi menghadapi berbagai risiko, mulai dari eksploitasi, kekerasan, hingga deportasi. Banyak dari mereka yang hanya bermodalkan paspor wisata, namun sesampainya di Malaysia justru bekerja secara ilegal.

“Pekerja migran yang berangkat ke Malaysia dengan cara-cara unprosedural dan tidak memiliki kelengkapan dokumen. Ada juga yang hanya berbekal paspor wisata, tetapi di sana ternyata bekerja,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa untuk bekerja di luar negeri, diperlukan lebih dari sekadar paspor. Ada sejumlah dokumen dan prosedur yang harus dipenuhi agar mendapatkan perlindungan hukum.

“Jika ingin bekerja (di luar negeri) patuhilah aturan dan prosedur serta undang-undang dimana ada persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dimiliki pekerja migran kita yang berangkat kerja keluar negeri,” ucapnya.

“Yang paling utama adalah hindari oknum atau sindikat yang menawarkan bekerja ke luar negeri secara instan atau ilegal. Jika mengikuti aturan pemerintah maka bisa dijamin 100 persen perlindungan bisa didapatkan,” demikian Fanny. (*)

Editor : kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAKAKERJA ROHIL : Tiga Pekerja PHR Tewas Dalam Kontainer Limbah

    LAKAKERJA ROHIL : Tiga Pekerja PHR Tewas Dalam Kontainer Limbah

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    ROHIL, detak24.com – Kecelakaan kerja atau lakakerja di PT PHR kembali terjadi. Kali ini, tiga pekerja tewas setelah terjatuh ke dalam kontainer limbah, Jumat (24/02/23). Para korban merupakan karyawan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Central Mud Treating Facility (CMTF) yang bekerja di PHR wilayah Balam Selatan, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil. PT Prasadha Pamunah […]

  • Asmara Tak Direstui, Pria Ini Laporkan Dirinya Diculik ke Polisi

    Asmara Tak Direstui, Pria Ini Laporkan Dirinya Diculik ke Polisi

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    SEORANG priia di Bekasi, MF (28), membuat laporan palsu seolah-olah menjadi korban penculikan hingga mengalami penyiksaan. Polisi menyebut MF membuat laporan palsu itu lantaran hubungannya dengan pacar tidak direstui oleh keluarga sang kekasih.      “Sebenarnya hubungan dirinya tidak direstui oleh keluarga kekasihnya,. Itu motifnya membuat laporan palsu dan memviralkan melalui medsos, yang merupakan berita […]

  • TIGA HARI Diintai, Polres Bengkalis Tangkap Dua Warga Dumai – Simak Kasusnya!

    TIGA HARI Diintai, Polres Bengkalis Tangkap Dua Warga Dumai – Simak Kasusnya!

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Aparat Polres Bengkalis menciduk dua warga Dumai, setelah tiga hari dalam pengintaian. Keduanya mendekam dalam penjara, karena terlibat kasus pembalakan di hutan Bukit Sembilan, Kecamatan Bandar Laksamana. Akibat nekat mengangkut hasil hutan Bukit Sembilan, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, dua pria masing masing berinisial Su (58) warga Kampung Bukit, Seludung, Desa Pelintung, Kecamatan […]

  • Kakek 83 Tahun Hilang di Kebun Sawit Desa Karya Mulya Rohul, Begini Kondisinya!

    Kakek 83 Tahun Hilang di Kebun Sawit Desa Karya Mulya Rohul, Begini Kondisinya!

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Setelah dua hari dinyatakan hilang, Abdurrahman (83), warga lanjut usia di Dusun Karya Mukti, Desa Karya Mulya, Rohul akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan. Data dirangkum di Basarnas Pekanbaru, Sabtu (04/04/26), korban ditemukan setelah dua hari hilang pada Jumat (03/04/26). Sebelumnya, korban dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak Rabu (01/04/26) petang usai […]

  • Selebgram Hana Hanifah Tersangkut Korupsi SPPD Fiktif Sekwan DPRD Riau 

    Selebgram Hana Hanifah Tersangkut Korupsi SPPD Fiktif Sekwan DPRD Riau 

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELEBGRAM cantik Hana Hanifah jalani pemeriksaan di Subdit III Ditreskrimsus Polda Riau, Kamis (05/12/24). Diduga kedatangannya tersebut terkait korupsi SPPD fiktif di Sekwan DPRD Riau. Kendati begitu, Hana tidak memberikan jawaban terkait kedatangannya ke Polda Riau tersebut. “Maaf ya,” ujarnya saat memasuki ruangan pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Riau. Hana yang datang dengan mengenakan kaus hitam […]

  • Pemerintah Kerahkan 200 Ribu Pekerja, Bangun IKN

    Pemerintah Kerahkan 200 Ribu Pekerja, Bangun IKN

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

      JAKARTA, detak24.com –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengerahkan 150 ribu sampai 200 ribu pekerja untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur pada 2023. Beberapa pekerjaan akan dimulai pada semester II 2022. “Jadi diperkirakan 2023 itu akan menampung 150 ribu sampai 200 ribu pekerja di lapangan,” kata Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono […]

expand_less