Cabup Bengkalis Kasmarni Ajak Warga Belanja ke Pasar Sartika Duri
- account_circle Yusrizal Sikumbang
- calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
- print Cetak

Cabup Kasmarni dan Cawabup Bagus Santoso di Pasar Sartika, Duri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LIMA tahun lalu, Jalan Dewi Sartika padat dan semrawut. Begitulah arsip berita Riaipos.co, Jumat, 25 Januari 2019 silam.
Jalanan padat dan semrawut plus sempit. Di sepanjang jalan kiri-kanan berjejer pedagang kaki lima. Tak hanya menempati bahu jalan, barang dagangan memakan badan jalan. Akibatnya, laluan untuk kendaraan jadi semrawut.
Bandingkan dengan sekarang, saat Calon Bupati Bengkalis periode 2024-2029 Kasmarni SSos MSi datang menyapa sambil belanja keliling pasar dari los Ikan, ayam, daging, los lambok-lambok sampai ke los SBY (Si Buyuang), Selasa (12/11/24).
Sebagai pemimpin negeri Kasmarni berkomitmen terus melakukan revitalisasi pasar legendaris.
Menurut historisnya, berdirinya pasar Sartika atas inisiasi tokoh masyarakat almarhum Haji Sidi Toyo.
“Dulu di salah satu titik di pasar ini penuh dengan sampah. Alhamdulillah, sekarang sudah dibenahi, ada truk sampah sekarang dan tidak bertumpuk sampah-sampahnya, saat ini jalannya sudah bisa dilalui sekarang,” puji Jusriadi kepada Kasmarni.
Cerita Pasar Sartika tak pernah ada habisnya. Jejak media pernah mewartakan Pasar Sartika terkena musibah kebakaran hebat pada tahun 2013. Kerugian ditaksir capai Rp 2 miliar.
Kebakaran berulang di pasar persimpangan Jalan Dewi Sartika-Jalan Jaya Murni, Kelurahan Duri Barat, waktu dini hari diperkirakan menelan kerugian mencapai Rp 2 miliar, pada Jum’at (8/4/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Sempitnya jalan membuat mobil Damkar sulit masuk mendekati lokasi. Itu dulu sekarang sudah bagus.
Kapan Pasar Sartika berdiri?. Sekitar 20 tahunan yang lalu. Di antara perintisnya sosok terkenal almarhum Haji Sido Toyo. Menurut keterangan Ajo Army tokoh yang dituakan dikalangan pedagang. Ia juga didaulat sebagai Dewan Pembina Persatuan Pedagang Ayam Duri dan sekitarnya (Perpadu).
Menurut keterangan Ajo Army, Pasar Sartika asal muasalnya bernama Pasar Denai. Kondisinya lembah rawa-rawa. Pasar ini terkenal hingga sekarang karena los ikan, daging dan ayam yang lengkap.
Singkat ceita oleh almarhum Haji Sidi Toyo dibuat kerjasama (red- kontrak) antara pemilik tanah dengan pihak pasar berlanjut generasi muda Aldo Bareto.
Ajo Army berharap kerjasama yang berkelanjutan antara pemkab Bengkalis dengan pengurus dan pedagang pasar untuk membangun ekonomi dan memajukan Kota Duri.
Pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) menaruh perhatian serius terhadap keberadaan pasar. Pada masa kepemimpinannya KBS mendorong kedudukan pasar sangatlah urgent dalam memajukan kegiatan ekonomi lokal.
Kasmarni Bagus Santoso sadar berdirinya Pasar Sartika karena terpenuhi syarat mendaaar yaitu terjadi transaksi barang yang diperjualbelikan, pedagang, pembeli, kesepakatan harga barang, serta tak ada paksaan dari pihak manapun.
Belakangan pasar tidak hanya dimaknai sebagai tempat transaksi jual beli semata, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk tempat refreshing dan silaturahmi.(*)
Penulis : DR H Bagus Santoso Cawabup Bengkalis Periode 2024-2029)
Editor : Yus Sikumbang
- Penulis: Yusrizal Sikumbang











