Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Bentrok Berdarah, Lima Warga Desa Balam Sempurna Rohil Dilarikan ke Rumah Sakit 

Bentrok Berdarah, Lima Warga Desa Balam Sempurna Rohil Dilarikan ke Rumah Sakit 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Lima warga Desa Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Rohil dilarikan ke rumah sakit usai bentrok berdarah di lahan eks HGU PTP Ivomas.

Ketegangan antara pihak PT Ujung Tanjung Sejahtera (UTS) dan kelompok masyarakat dari Desa Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, berujung bentrok berdarah.

Informasi dirangkum, Selasa (21/10/25), insiden tersebut terjadi setelah sekelompok warga kembali memasuki lahan perusahaan untuk memanen buah kelapa sawit tanpa izin, pada Senin (20/10/25) siang

Sebelumnya, pihak perusahaan bersama perwakilan masyarakat telah beberapa kali melakukan mediasi dan satu kali difasilitasi oleh aparat kepolisian dan pemerintah setempat. Namun, hingga kini belum ditemukan solusi atau kesepakatan terkait mempekerjakan masyarakat di perusahaan tersebut.

Situasi memanas ketika pada Senin siang, sejumlah warga kembali masuk ke area perkebunan milik PT UTS. Petugas keamanan perusahaan yang berjaga berusaha menghadang tindakan tersebut. Cekcok pun tak terelakkan, hingga berujung bentrokan fisik antara kedua pihak.

Akibat peristiwa itu, tujuh orang mengalami luka-luka, terdiri dari dua orang dari pihak PT UTS dan lima orang dari kelompok masyarakat.

Para korban dari masyarakat saat ini tengah dirawat di RS Awal Bros Bagan Batu. Sementara, korban dari pihak perusahaan telah mendapatkan perawatan medis dan saat ini berada di Polres Rokan Hilir untuk permintaan keterangan.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni SIK membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, tak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Ia juga memastikan bahwa situasi di lokasi saat ini sudah mulai kondusif.

“Personel dari Polsek Bagan Sinembah dan Polres Rokan Hilir telah kami turunkan ke lapangan untuk mengamankan lokasi dan mencegah bentrokan susulan. Kami juga tengah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari kedua belah pihak,” jelas Kapolres, Selasa (21/10/25).

Ia menegaskan, bahwa pengambilan hasil panen di lahan milik pihak lain tanpa izin merupakan pelanggaran hukum, dan melakukan kekerasan terhadap individu maupun kelompok lain juga merupakan pelanggaran hukum. Ia meminta masyarakat dan pihak perusahaan untuk tidak bertindak di luar aturan.

“Kami berharap seluruh pihak bisa menahan diri dan menyelesaikan masalah ini melalui jalur musyawarah. Penegakan hukum tetap kami kedepankan secara profesional dan berimbang,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Rokan Hilir dan Wakil Bupati Rohil menyatakan akan segera memfasilitasi pertemuan lanjutan antara PT Ujung Tanjung Sejahtera dan perwakilan masyarakat, dengan melibatkan unsur Forkopimcam, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.

“Kami mengutamakan penyelesaian secara damai dan berharap semua pihak tidak terprovokasi,” ujar Kapolres Rokan Hilir.

Hingga Selasa pagi, situasi di area perkebunan PT Ujung Tanjung Sejahtera berangsur kondusif, dengan penjagaan aparat kepolisian yang masih dilakukan untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Untuk diketahui bersama bahwa lahan seluas sekitar 1.000-an hektare tersebut sebelumnya merupakan bagian dari konsesi HGU PT Ivomas yang kemudian disita oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) karena berada di dalam kawasan hutan. Setelah disita, lahan diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), perusahaan milik BUMN, untuk dikelola kembali sebagai aset negara.

Selanjutnya, PT Agrinas melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Ujung Tanjung Sejahtera (UTS) guna mengelola lahan sawit di wilayah Kebun Rumbia 1, Blok 29–30, Kelurahan Balai Jaya Kota/Kepenghuluan Balam Sempurna, Kecamatan Balai Jaya.

Namun, pengelolaan lahan tersebut ternyata menyisakan persoalan di tingkat masyarakat.

Sejumlah warga yang mengaku bermukim dan menggantungkan hidup di sekitar kawasan itu merasa tidak dilibatkan dalam pola kerja sama maupun kemitraan. Hal tersebut kemudian memicu ketegangan dengan pihak keamanan perusahaan, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Pringsewu Lampung Kebut Korupsi Mafia Pupuk, Periksa Ratusan Saksi Temukan Indikasi

    Kejari Pringsewu Lampung Kebut Korupsi Mafia Pupuk, Periksa Ratusan Saksi Temukan Indikasi

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Lampung, detak24.com –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu Lampung kebut proses korupsi mafia pupuk di Kecamatan Gadingrejo. Dari pemeriksaan ratusan saksi, ditemukan dugaan kuat penyelewengan distribusi barang subsidi tersebut.        Sesui rilis yang diterima detak24.com, Jumat ,(24/06/22),  pemeriksaan ratusan saksi dimulai sejak Selasa (21/06/22) hingga Jumat (24/06/22) di aula korps Adhyaksa tersebut.  Proses pelaksanaan penyelidikan terkait […]

  • TIGA Kasir Cantik Rintis Mart Selatpanjang Bebas, Korban Berdamai

    TIGA Kasir Cantik Rintis Mart Selatpanjang Bebas, Korban Berdamai

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    MERANTI, detak24.com – Kasus penggelapan di minimarket Rintis Mart Selatpanjang berakhir damai. Pelapor dan terlapor melakukan perdamaian dengan cara restorative justice. Hal ini dibeberkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul melalui Kasat Reskrim AKP Arpandy, Jumat (24/02/23) malam. Disampaikan Kasat, kasus penggelapan di Rintis Mart Selatpanjang dilakukan oleh tiga orang karyawatinya, saat ini sudah dilakukan […]

  • BOCAH 12 Tahun Tewas Tenggelam Dibawa Arus Sungai Kapling Ukui Pelalawan

    BOCAH 12 Tahun Tewas Tenggelam Dibawa Arus Sungai Kapling Ukui Pelalawan

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Seorang anak berusia 12 tahun, Apis tenggelam di Sungai Kapling, Kabupaten Pelalawan saat berenang bersama teman-temannya. Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya saat dikonfirmasi, Senin (10/04/23) membenarkan pihaknya menerima laporan seorang anak tenggelam dari Kalaksa BPBD Pelalawan. “Kejadiannya korban berenang dengan kawan-kawannya pada, Ahad (09/04/23). Saat itu korban sedang bermain dan […]

  • TINJAU Lokasi Ledakan Kilang Pertamina, Kapolda Riau: Tim Lakukan Investigasi, Stok BBM Masyarakat Aman

    TINJAU Lokasi Ledakan Kilang Pertamina, Kapolda Riau: Tim Lakukan Investigasi, Stok BBM Masyarakat Aman

    • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 25Komentar

    DUMAI, detak24.com — Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, memantau langsung kondisi kilang minyak Pertamina di Dumai pasca meledak, Ahad (02/04/23) pagi. Irjen Iqbal turut membawa sejumlah pejabat utama seperti Dirkrimum dan Kabid Labfor bersama tim guna melakukan olah TKP untuk kepentingan penyelidikan mendalam. Tak hanya itu, Irjen Iqbal juga menggelar rapat bersama sejumlah petinggi […]

  • Pencari Rumput Tewas Diterkam Harimau di Mukomuko Bengkulu 

    Pencari Rumput Tewas Diterkam Harimau di Mukomuko Bengkulu 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKULU, detak24com – Ibnu, warga Kabupaten Mukomuko, Bengkulu tewas diterkam harimau. Korban diketahui sedang mengarit rumput. Dikutip Jumat (10/01/25), korban ditemukan dengan sejumlah luka gigitan. Tak jauh dari jasad korban, terlihat sejumlah jejak kaki harimau. Warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam itu diketahui hilang setelah berpamitan ingin mencari pakan ternak dan tak kunjung kembali. […]

  • Video Viral! Rizky Billar Diomelin Warga karena Ugal-ugalan, Sang Kakak Langsung Pasang Badan

    Video Viral! Rizky Billar Diomelin Warga karena Ugal-ugalan, Sang Kakak Langsung Pasang Badan

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    BEREDAR video Rizky Billar ditegur tetangga lantaran membawa mobil ngebut di dalam komplek. Tayangan pendek itu seketika  viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, kakak Rizky Billar, Yudie mengatakan, insiden tersebut terjadi lantaran adanya kesalahpahaman antara Rizky Billar dan tetangganya. “Ada mobil di belakangnya pakai knalpot racing jadi agak berisik bukan ngebut,” katanya seperti dikutip dari […]

expand_less