Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ATURAN TERBARU, Simak Batas Usia Pensiun PNS – TNI dan Polri!

ATURAN TERBARU, Simak Batas Usia Pensiun PNS – TNI dan Polri!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Pemerintah kembali mengeluarkan regulasi tentang batas usia pensiun abdi negara, PNS, TNI serta Polri.

Tujuan penetapan batas usia pensiun, agar para abdi negara dapat merencanakan dari awal untuk kedepannya. Jika sudah memasuki usia pensiun, para Pegawai Negeri Sipil harus diberhentikan dengan hormat dari jabatannya.

Ketentuan tersebut sudah ditetapkan oleh Presiden baik dalam Peraturan Pemerintah (PP) maupun Undang-undang (UU).

Tiap instansi pemerintahan memiliki batas usia pensiun yang berbeda-beda sesuai dengan jabatannya. Namun ada pula yang diperpanjang dengan pertimbangan khusus.

Sebagai contoh, Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim menjelaskan, bagi pengajar yang memasuki masa pensiun akan diminta untuk tetap mengabdi sampai ada pengganti.

“Guru yang sudah masuk masa pensiun diharapkan tetap mengajar menjelang dapat penggantinya,” ujar Nadiem.

Lantas berapa ketentuan pasti usia pensiun terbaru bagi PNS, TNI, Polri, dan guru tahun 2022 yang ditetapkan oleh Presiden?

Usia Pensiun PNS

Mengacu pada PP Nomor 11 Tahun 2017, PNS dapat diberhentikan dengan hormat dengan alasan atas permintaan sendiri dan mencapai batas usia pensiun (BUP).

Adapun BUP Pegawai Negeri Sipil berbeda-beda sesuai jabatannya, sebagai berikut.

BUP 58 tahun berlaku bagi pejabat administrasi, pejabat fungsional ahli muda, pejabat fungsional ahli pertama, dan pejabat fungsional keterampilan.

BUP 60 tahun berlaku bagi pejabat pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya serta BUP 65 tahun berlaku bagi pejabat fungsional ahli utama.

Alasan pemberhentian lainnya, yaitu perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah, tidak cakap jasmani dan/atau rohani, meninggal/tewas/hilang, atau melakukan tindak pidana/penyelewengan.

Pemberhentian akibat adanya perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah dalam hal ini PNS dapat terlebih dahulu disalurkan ke instansi pemerintah lain.

PNS tidak dapat disalurkan ke instansi pemerintah lain apabila sudah mencapai usia 50 tahun dan masa kerja 10 tahun.

Pegawai tersebut dapat diberhentikan dengan hormat dan tetap mendapat hak kepegawaian sesuai ketentuan undang-undang.

Apabila pegawai tersebut tidak dapat disalurkan ke instansi pemerintah lain, belum mencapai usia 50 tahun, dan masa kerja kurang dari 10 tahun, akan diberikan uang tunggu paling lama 5 tahun.

Usia Pensiun TNI

Mengacu pada UU Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 55, prajurit dapat diberhentikan dengan hormat dengan alasan atas permintaan sendiri, telah berakhirnya masa ikatan dinas, atau menjalani masa pensiun.

Batas usia pensiun TNI paling tinggi 58 tahun bagi perwira dan 53 tahun bagi bintara dan tamtama.

Alasan pemberhentian lainnya, yaitu tidak memenuhi persyaratan jasmani atau rohani, gugur/tewas/meninggal, alih status menjadi PNS, menduduki jabatan yang tidak dapat diduduki oleh seorang prajurit aktif, atau berdasar pertimbangan khusus untuk kepentingan dinas.

Prajurit yang telah memiliki masa dinas paling sedikit 20 tahun berdasar pertimbangan khusus dapat pensiun dini dan diberikan hak pensiun secara penuh.

Prajurit berpangkat kolonel dan perwira tinggi diberhentikan dari dinas keprajuritan dengan Keputusan Presiden.

 

Usia Pensiun Polri

Mengacu pada UU Nomor 2 Tahun 2002 Pasal 30, usia pensiun Polri maksimal 58 tahun, tetapi bagi anggota yang memiliki keahlian khusus dan sangat dibutuhkan dalam tugas kepolisian dapat dipertahankan sampai dengan 60 tahun.

Usia Pensiun Guru

Mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 30, guru dapat diberhentikan dengan hormat dengan alasan meninggal, mencapai BUP 60 tahun, atau atas permintaan sendiri.

Alasan lainnya, yaitu sakit jasmani dan/atau rohani, sehingga tidak dapat melaksanakan tugas secara terus menerus selama 12 bulan.

Berakhirnya perjanjian kerja atau kesepakatan kerja antara pengajar dan penyelenggara pendidikan dapat pula menjadi alasan diberhentikan dengan hormat. Hal ini tidak berlaku bagi guru PNS.

Demikian informasi ketentuan usia pensiun terbaru bagi PNS, TNI, Polri, dan guru tahun 2022 yang ditetapkan oleh Presiden mulai dari 58-65 tahun berbeda-beda sesuai jabatan dan pangkat.(ayobandung.com)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TOLAK Kades, Masyarakat Pangkalan Indarung Singingi Mengadu ke Bupati

    TOLAK Kades, Masyarakat Pangkalan Indarung Singingi Mengadu ke Bupati

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KUANSING, detak24com  – Masyarakat Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi menyatakan penolakan tidak lagi menginginkan Ilut sebagai Kades memimpin desa setempat. Penolakan itu disampaikan masyarakat melalui surat tertulis hasil rapat bersama dengan pemangku kepentingan desa di Balai Adat pada 26 Mei 2023 lalu. Hasil kesepakatan itu kemudian mereka sampaikan langsung kepada Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, Jumat […]

  • GIBRAN Ngotot Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Berkas Kelar

    GIBRAN Ngotot Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Berkas Kelar

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Berkas persyaratan Gibran Rakabuming sebagai cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024 disebut sudah lengkap. Sumber CNNIndonesia.com yang merupakan petinggi salah satu partai Koalisi Indonesia Maju menyatakan hal tersebut. “Sudah siap,” ucapnya saat dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (21/10/23). Berkas-berkas yang dimaksud sesuai dengan yang dibutuhkan untuk diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. […]

  • MAHASISWA TOLAK Kedatangan Anies ke Pekanbaru, Unjukrasa di Kantor Bawaslu

    MAHASISWA TOLAK Kedatangan Anies ke Pekanbaru, Unjukrasa di Kantor Bawaslu

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Anies Baswedan yang dijadwalkan berkunjung ke Pekanbaru, Riau pada Ahad lusa, ditolak Koalisi Mahasiswa Peduli Demokrasi (KMRPD). KMRPD menggelar unjukrasa di kantor KPU Riau di Jalan Gajahmada dan kantor Bawaslu Provinsi Riau, Jalan Adi Sucipto Pekanbaru, Jumat (2/12/2022). Mereka membentangkan beberapa spanduk dan poster berisi penolakan kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies […]

  • DITANGANI 9 Dokter, Berikut Penjelasan Tentang Muhammad Fajri Pria Obesitas 300 Kg yang Meninggal di RSCM

    DITANGANI 9 Dokter, Berikut Penjelasan Tentang Muhammad Fajri Pria Obesitas 300 Kg yang Meninggal di RSCM

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

     JAKARTA, detak24com – Muhammad Fajri, penderita obesitas 300 Kg asal Tangerang meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sebelumnya hembuskan napas terakhir, ia sempat menjalani perawatan khusus. Pihak RSCM juga telah merilis keterangan terkait penyebab meninggalnya Muhammad Fajri, pria obesitas asal Tangerang itu. Simak informasi yang diketahui terkait kondisi Muhammad Fajri yang dirangkum berikut […]

  • DAERAH PERBATASAN Perlu Pengawasan Ekstra di Pemilu 2024

    DAERAH PERBATASAN Perlu Pengawasan Ekstra di Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sejumlah wilayah kecamatan di perbatasan perlu pengawasan ekstra. Sebab, dikuatirkan warga dari kabupaten tetangga berpotensi ikut memilih ke Pekanbaru. Menurut Anggota Bawaslu Pekanbaru Divisi Penanganan Sengketa Yasrif Yakub Tambusai mengatakan, ada beberapa kerawanan yang cenderung terjadi saat Pemilu. Seperti soal logistik dan ada suara pemilih yang terabaikan. “Diharapkan dalam Pemilu 2024 mendatang […]

  • BULLYING SMP Plus Baiturrahman Bandung, Orangtua Tolak Mediasi – Tempuh Jalur Hukum

    BULLYING SMP Plus Baiturrahman Bandung, Orangtua Tolak Mediasi – Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    AYAH siswa SMP Plus Baiturrahman, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), yang menjadi korban bullying atau perundungan, memilih menempuh jalur hukum. Alasannya menempuh jalur hukum, Yudarmi mengatakan, karena keluarganya merasa terpukul atas tindakan kekerasan yang dialami oleh putranya di sekolah. “Lanjut membuat laporan polisi,” kata Yudarmi kepada Tribunjabar.id, Sabtu (18/11/2022). Dia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah […]

expand_less