Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Patahkan Ranting Modus Pungli di Lintas Riau-Sumbar, Pelaku Ditangkap

Patahkan Ranting Modus Pungli di Lintas Riau-Sumbar, Pelaku Ditangkap

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAYAKUMBUH, detak24.com – Remaja usia 17 tahun berinisial HM ini ditangkap oleh pihak kepolisian Polres Limapuluh Kota Polda Sumbar di perbatasan Provinsi Riau-Sumbar, dalam kasus pungli pada arus mudik lebaran 2022. Modus tersangka dengan mematahkan ranting kayu, sehingga kendaran tak bisa lewat.

HM diringkus oleh pihak kepolisian Satreskrim dan Satintelkam Polres Limapuluh Kota lantaran melakukan pungli saat masyarakat hendak melakukan mudik lebaran.

Modus dari pelaku ini yakni dengan memotong dahan kayu yang berada di pinggir jalan raya. Dengan tujuan untuk menghalangi lajunya kendaraan yang ingin mudik.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Syafrinaldi membenarkan telah mengamankan satu diantara empat pelaku yang diduga melakukan pungli di kawasan Jalan Lintas Sumbar-Riau tepatnya di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

“Benar, terkait dengan adanya pungli tersebut kita melakukan monitoring ke lokasi, diduga adanya tindakan premanisme dengan modus menebang dahan kayu dengan tujuan menghambat lajunya kendaraan yang melintas di jalan Sumbar-Riau,” ujar AKP Syaf Rinaldi, Rabu (27/4/2022).

Lanjut Syafrinaldi, hal ini dilakukan guna monitoring untuk menindak lanjuti informasi yang kita dapat dari masyarakat termasuk juga adanya beberapa informasi yang beredar di media sosial adanya pelaku Pungli di wilayah Perbatasan.

“Untuk itu kita menghimbau kepada para pemudik dan kendaraan umum lainnya untuk berhati-hati,” cakapnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan pengintaian dan monitoring di sepanjang jalan lintas Sumbar-Riau untuk memberi kenyamanan pada pemudik.

“Pelaku sekitar pukul 00,15 WIB beraksi di Jorong Lubuak Jantan, Nagari Manggilang Kecamatan Pangkalan, Koto Baru, 4 orang pemuda ditemukan sedang melakukan aksi pungli tersebut hingga kita amankan, tiga pelaku nya melarikan diri,” pungkasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti uang yang diduga hasil pungli dibawa ke Mapolres untuk proses selanjutnya.(riaulink)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irjenpol Napoleon Siksa dan Lumuri Wajah Korban dengan Tinja

    Irjenpol Napoleon Siksa dan Lumuri Wajah Korban dengan Tinja

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Jakarta, detak24.com – Mantan penghuni rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Herli Gusjati Riyanto menceritakan detik-detik terdakwa kasus dugaan penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte melumurkan tinja ke wajah Muhammad Kace.       Hal itu kemukakan saksi dalam sidang di PN Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (30/6). Mulanya, dari kursi terdakwa, Napoleon mencecar Herli terkait peristiwa pelumuran tinja ke muka Muhammad […]

  • WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    WARNING! 3.809 Warga Riau Terjangkit HIV/AIDS, Cek Data Lengkapnya Per Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Hingga kini, sebanyak 3.809 orang di Provinsi Riau terinfeksi HIV/AIDS. Temuan kasus terbanyak berada di Pekanbaru dan Inhil, disusul Dumai. “Data yang kita terima hingga Maret 2023 terdapat 3.809 orang terinfeksi AIDS di Riau,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Zainal Arifin, Rabu (17/05/23). Ia mengatakan, ribuan kasus AIDS di Riau tersebar […]

  • VIRAL Kampar : Gegara Laki, Tiga Perempuan Adu Jotos di Tengah Jalan Raya

    VIRAL Kampar : Gegara Laki, Tiga Perempuan Adu Jotos di Tengah Jalan Raya

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    KAMPAR, detak24com – Video tiga orang wanita berkelahi di Kampar, Riau ramai di media sosial. Dalam video disebut ketiga wanita itu berkelahi diduga karena suaminya berselingkuh. Dalam video disebut perkelahian berawal dari dugaan selingkuh. Akibatnya ibu dan anak melabrak seorang wanita hingga terlibat berkelahi di jalanan. Wanita yang dilabrak terlihat tak bisa lagi berkutik. Ia […]

  • JELANG Sidang Tuntutan, Ferdy Sambo Berharap Jaksa Bijak dan Obyektif

    JELANG Sidang Tuntutan, Ferdy Sambo Berharap Jaksa Bijak dan Obyektif

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Menjelang sidang tuntutan, Ferdy Sambo terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J minta jaksa dan hakim bijak serta objek. Hal itu disampaikan Ferdy Sambo dalam sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/01/23). “Saya mohon yang mulia dan jaksa penuntut umum bisa menilai dengan bijak serta objektif terhadap kesalahan […]

  • BB narkoba penggerebekan bandar sabu di Duri Timur. (f: riauterkini)

    Kurun Dua Pekan, Polda Riau Bekuk Ratusan Tersangka Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penyalahgunaan narkotika kian mengkhawatirkan. Kurun dua pekan saja, Polda Riau meringkus 327 tersangka narkoba dengan 228 kasus. Polda Riau dan Polres jajaran mengungkap 228 kasus narkoba selama pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2024. Dari kasus itu diamankan 327 tersangka. “Dari pengungkapan operasi selama 14 hari, penegakan hukum sebanyak 228 LP (laporan polisi) […]

  • Konflik Agraria di Bengkalis Makan Korban, Dua Petani Dijebloskan ke Penjara 

    Konflik Agraria di Bengkalis Makan Korban, Dua Petani Dijebloskan ke Penjara 

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Dua petani Bandar Jaya, Kabupaten Bengkalis, Anton Budi Hartanto dan Wandrizal ditangkap kepolisian setempat pada Senin (29/09/25) lalu. Penahanan itu terkait dugaan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHPidana, yang dilaporkan terjadi pada Kamis, 11 September 2025. Keduanya, yang selama ini aktif memperjuangkan hak atas tanah mereka, kini ditahan di Rumah Tahanan […]

expand_less