Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Duri » Gunawan SH: Tradisi Leluhur Harus Dijaga dan Diteruskan kepada Generasi Berikutnya

Gunawan SH: Tradisi Leluhur Harus Dijaga dan Diteruskan kepada Generasi Berikutnya

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com — Budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun bukan sekadar kebiasaan masa lalu, tetapi bagian dari identitas masyarakat sekaligus kekayaan bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Hal tersebut disampaikan Gunawan, S.H., Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, yang juga Alumni Universitas Terbuka dan Lemhannas RI 2023 serta Koordinator Provinsi Riau Gerbang Indonesia (GI).

Menurut Gunawan, warisan budaya memiliki peran penting dalam menghubungkan generasi sekarang dengan sejarah dan perjuangan para pendahulunya.

“Budaya dan tradisi yang diwariskan dari leluhur bukan sekadar kebiasaan yang diulang-ulang. Ia adalah napas yang menghubungkan kita dengan akar dan cahaya yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” kata Gunawan.

Ia menyebut sejumlah nilai yang terkandung dalam tradisi leluhur, antara lain penghormatan kepada orang tua dan sesepuh, kebersamaan, kekeluargaan, rasa syukur, penghargaan terhadap leluhur, kesopanan, tata krama dan kebijaksanaan.

Nilai tersebut, lanjutnya, dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang saling menghargai dan memberi manfaat bagi sesama.

Budaya sebagai Kekayaan Bangsa

Gunawan menegaskan, keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat merupakan bagian dari kekayaan Indonesia. Berbagai tradisi dari setiap kelompok masyarakat menjadi warna yang memperkaya kehidupan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Tradisi leluhur yang kita jaga adalah salah satu warna dari pelangi keindahan Nusantara. Melestarikannya berarti ikut memperkaya peradaban bangsa,” ujarnya.

Ia menilai, pengenalan budaya kepada masyarakat luas juga dapat menjadi sarana untuk membangun saling pengertian dan mempererat persaudaraan antarsesama warga negara.

Karena itu, menurutnya, kebanggaan terhadap identitas budaya perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap keberagaman yang ada di Indonesia.

Generasi Muda sebagai Penerus

Gunawan mengatakan keberlangsungan sebuah tradisi sangat bergantung pada kemauan generasi penerus untuk mengenal dan memahaminya.

Generasi muda, kata dia, tidak hanya menerima warisan budaya, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan mengembangkannya agar tetap dapat diterima oleh generasi berikutnya.

“Bukan sekadar mewarisi, melainkan menjaga dengan tulus. Bukan sekadar menerima, melainkan menyempurnakan dengan baik. Bukan menyembunyikan, melainkan memperkenalkan dengan ramah dan bangga,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pelestarian budaya tidak berarti menolak perkembangan zaman. Nilai-nilai baik yang diwariskan justru dapat menjadi fondasi untuk menghadapi perubahan tanpa kehilangan jati diri.

“Kita tidak melestarikan karena ingin berbeda. Kita melestarikan agar anak cucu kita kelak tahu siapa mereka, dari mana mereka berasal dan ke mana mereka hendak melangkah,” lanjutnya.

Warisan untuk Anak Cucu

Gunawan mengibaratkan budaya sebagai sebuah titipan yang diterima setiap generasi untuk kemudian diteruskan kepada generasi selanjutnya.

Menurutnya, masyarakat perlu mengambil nilai-nilai positif dari warisan leluhur dan menjadikannya sebagai bagian dari pembentukan karakter, tanpa kehilangan semangat hidup bersama sebagai bangsa Indonesia.

“Bangsa yang melupakan akarnya adalah bangsa yang kehilangan arah. Budaya bukan beban yang dipikul, melainkan cahaya yang menerangi jalan. Berbeda itu indah, menyatu itu kekuatan,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menjaga nilai-nilai baik yang terkandung dalam budaya dan tradisi masing-masing serta mengenalkannya secara terbuka kepada lingkungan sekitar.

“Warisan ini bukan milik kita untuk disimpan sendirian. Ia dititipkan kepada kita untuk dijaga sebentar, lalu diantarkan kembali dengan lebih utuh dan lebih indah kepada generasi yang akan datang,” pungkas Gunawan.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resahkan Warga, Polisi Ringkus Komplotan Curanmor di Kota Lama Rohul

    Resahkan Warga, Polisi Ringkus Komplotan Curanmor di Kota Lama Rohul

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polisi bekuk lima pria komplotan curanmor di Kota Lama, Kunto Darussalam Inhu. Aksi para tersangka selama ini reasahkan warga. Lima pria itu diantaranya, inisial S alias J (43), MH (23), SU (30), HS (23) dan SL. Kelima pria itu mendekam di sel tahanan Polsek Kunto Darussalam, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kapolres Rohul AKBP […]

  • UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Capai 719 Orang, Hari Ini 20 Kloter Pulang

    UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Capai 719 Orang, Hari Ini 20 Kloter Pulang

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com – Hingga Ahad (23/07/23) pukul 24.00 WIB, jemaah haji wafat di Tanah Suci mencapai 719 orang. Sementara, sebanyak 20 kloter diterbangkan ke Tanah Air hari ini, Kamis (25/07/23). “Jemaah yang wafat hingga tanggal 23 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 719 orang,” ujar Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam […]

  • MALAYSIA Dikepung Asap Kiriman, Sekolah Bakal Tutup 

    MALAYSIA Dikepung Asap Kiriman, Sekolah Bakal Tutup 

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    KUALALUMPUR, detak24com – Malaysia bersiap untuk menutup sekolah akibat kualitas udara di berbagai wilayahnya semakin memburuk, karena kabut asap kiriman.  Hal itu diungkapkan pihak Departemen Lingkungan Hidup Malaysia, Selasa (3/10/2023). Pihak kerajaan juga segera membuat hujan buatan untuk antisipasi pengaruh buruk kabut asap. Diketahui, hampir setiap musim kemarau, Malaysia menerima asap kiriman dari kebakaran pembukaan […]

  • BOCAH Mandah Inhil Bunuh Teman, Polisi Temukan Motif Asmara

    BOCAH Mandah Inhil Bunuh Teman, Polisi Temukan Motif Asmara

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    INHIL, detak24com – Pria yang masih di bawah umur berinisial J (15) nekat menghabisi nyawa sahabatnya sendiri, lantaran tidak terima setelah kekasihnya direbut oleh korban. Kapolres Inhil, AKBP Norhayat, mengungkapkan bahwa pelaku telah ditangkap pada tanggal 16 Agustus 2023. Penangkapan dilakukan setelah pelaku melarikan diri ke Kalimantan Barat. “Pelaku ini melakukan pembunuhan berencana dan sudah […]

  • KPK Proses Kasus Muhammad Adil Gadai Kantor Pemkab Meranti ke BRK Syariah

    KPK Proses Kasus Muhammad Adil Gadai Kantor Pemkab Meranti ke BRK Syariah

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24com –  KPK mendalami aspek hukum perbuatan Bupati Meranti nonaktif Muhammad Adil yang menggadaikan kantor Pemkab seniali Rp100 miliar ke Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan, materi tersebut akan ditanyakan didalami dalam proses penyidikan dugaan korupsi yang menjerat Adil. “Kami nanti coba dalami aspek hukumnya melalui […]

  • KEPALA Satpol PP Siak Dituntut 4,5 Tahun, Pungli Rp 9 Juta

    KEPALA Satpol PP Siak Dituntut 4,5 Tahun, Pungli Rp 9 Juta

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Kepala Satpol PP Siak, Hendy Derhavin dituntut hukuman penjara selama 4,5 tahun, dalam kasus pungli terhadap pengusaha sawit sebesar Rp 9,1 juta. Dikutip, Sabtu (21/10/23), JPU menyatakan Hendry bersalah sebagaimana Pasal 12 huruf e Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Republik Indonesia Nomor […]

expand_less