DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Nenek 60 Tahun di Rumbai Dihabisi Kawanan Rampok, Aksi Pelaku Terekam CCTV 

Tangkapan layar CCTV aksi kawanan rampok menghabisi nyawa nenek 60 tahun di Rumbai, Pekanbaru. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Seorang nenek bernama Dimaris Isni Sitio (60) tewas dibunuh di Rumbai, Pekanbaru. Aksi kawanan rampok itu terekam CCTV.

Informasi dirangkum Kamis (29/04/26), korban ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (29/04/26).

Dalam rekaman CCTV yang beredar, memperlihatkan detik-detik para pelaku melancarkan aksi kejamnya kepada korban.

Dimulai dari pelaku datang secara bergantian, berbincang dengan korban, melakukan kekerasan hingga meninggalkan rumah korban sambil menggondol sejumlah barang berharga.

Dalam rekaman berdurasi 8 menit 39 detik, memperlihatkan kedatangan dua orang wanita menggunakan mobil warna hitam. Setelah parkir di luar pagar, keduanya masuk ke dalam rumah korban melalui garasi.

Beberapa saat kemudian, seorang pria keluar dari mobil dan terlihat mengamati situasi di sekitar rumah. Ia terlihat melambaikan tangan pada seseorang di luar pagar agar masuk.

Tak lama berselang, seorang pria lain masuk ke halaman rumah sambil membawa benda menyerupai balok kayu yang telah dibungkus. Ia pun masuk ke rumah melalui garasi.

Mendengar ada tamu, korban yang mengenakan daster warna biru keluar dari kamarnya. Korban membuka pintu samping di garasi, dan mempersilahkan dua perempuan masuk.

Perempuan yang mengenakan kaos hitam dan celana kuning langsung bersalaman dan mencium tangan korban. Saat bersamaan, perempuan lain menyusul masuk ke rumah.

Korban kemudian duduk di kursi ruang tamu, sedangkan kadua perempuan yang bertamu tetap berdiri. Korban terlihat berbincang akrab dengan dua perempuan tersebut.

Namun situasi berubah drastis ketika seorang pria melancarkan serangan. Pria tersebut memukul kepala korban berkali-kali hingga korban tidak berdaya di kursi.

Serangan kembali dilanjutkan meski korban sudah tak sadarkan diri. Sementara itu, dua perempuan lainnya diduga turut membantu dengan menutup pintu agar aksi tidak terlihat dari luar.

Menyadari aksinya terekam, pelaku pria merusak kamera pengawas di beberapa titik, termasuk ruang tamu, kamar, dan dapur, untuk menghilangkan jejak.

Di detik lain, seorang pria datang sambil mengendarai sepeda motor. Setelah parkir, ia terlihat mondar-mandir sambil merokok, lalu masuk ke dalam rumah korban.

Setelah itu, pria bermotor yang datang belakangan, terlihat keluar rumah disusul seorang perempuan. Pria berbaju hitam itu pergi mengendarai motor sedangkan perempuan masuk ke mobil.

Tak lama berselang, keluar wanita berbaju hitam dan pria yang memukul korban, sambil membawa tas. Keduanya masuk ke dalam mobil, dan pergi.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Iptu Dodi Vivino, mengatakan bahwa pelaku lebih dari empat orang.

“Pelaku sekitar empat orang, tapi bisa lebih,” kata Dodi, Kamis (30/04/26).

Ia menyebut, selain menganiaya korban hingga tewas, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga. “Ada beberapa barang yang hilang, di antaranya perhiasan, uang tunai dan handphone,” ungkapnya.

Sebelumnya, berdasarkan data dihimpun peristiwa bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, suami korban mengajak korban keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan.

Namun, ajakan tersebut ditolak sehingga korban tetap berada di rumah seorang diri. Sekitar pukul 11.00 WIB, suami korban kembali ke rumah dan mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka.

“Saat masuk, ia melihat kondisi kamar sudah berantakan, yang menimbulkan kecurigaan adanya tindak kejahatan,” kata dia.

Suami korban kemudian mencari keberadaan istrinya di dalam rumah. Saat memeriksa kamar mandi, korban tidak ditemukan. Ia lalu menuju dapur dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup di lantai.

Di lokasi kejadian juga ditemukan bercak darah di sekitar kamar mandi. Korban mengalami luka di bagian wajah dan mengeluarkan darah.

“Suami korban kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian,” ujarnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Unit Identifikasi Polresta Pekanbaru bersama Polsek Rumbai tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan area.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Polisi juga mengamankan barang bukti termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : Kar