Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » Harimau Sumatera Gerilya di Kebun Sawit Koperasi Tinera Jaya Siak 

Harimau Sumatera Gerilya di Kebun Sawit Koperasi Tinera Jaya Siak 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Warga Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak digegerkan penemuan harimau sumatera di areal perkebunan sawit milik koperasi Tinera Jaya.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suparyono mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti informasi itu. Tim telah diturunkan ke lokasi.

Suparyono menjelaskan, harimau terlihat oleh warga bernama Zulfikar alias Fikar pada Kamis (08/01/26) sekitar pukul 19.00 WIB di RT 02/RW 07 Dusun 04, Desa Teluk Masjid.

Saat itu, Zulfikar bersama dua rekannya hendak memancing di lahan Koperasi Tinera Jaya. Dua rekannya berangkat lebih dahulu, sementara Zulfikar menyusul menggunakan sepeda motor.

Dari kejauhan, Zulfikar melihat sorot mata dan mengira berasal dari sapi. Namun, setelah mengarahkan senter ke arah kebun, ia melihat seekor harimau sumatera dengan jarak sekitar empat meter dari posisinya.

Harimau tersebut berada di seberang parit yang membatasi jalan dan kebun. Terkejut dengan kejadian itu, Zulfikar segera menjauh dan berhenti di sebuah pondok pekerja koperasi untuk memberi tahu rekan-rekannya serta menyarankan agar mereka berlindung di pondok.

Dia mengungkapkan, dari pengecekan tim BBKSDA bersama aparatur desa setempat, tim menemukan jejak kaki harimau dewasa di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya.

“Ditemukan jejak harimau sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter pada titik koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur,” kata Suparyono, Sabtu (10/01/26).

Berdasarkan hasil pengamatan, diperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi tersebut. Lokasi perjumpaan berada di perkebunan sawit dengan status Areal Penggunaan Lain (APL).

Sementara itu, arah jejak harimau mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) yang berjarak sekitar empat kilometer dari lokasi perjumpaan.

Sebagai langkah antisipasi, BBKSDA Riau telah melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa.

“Warga diminta untuk tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian, dan lebih mengutamakan kegiatan secara berkelompok,” harapnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas terlalu pagi, terlalu sore, serta menghentikan aktivitas pada malam hari yang merupakan jam aktif Harimau Sumatera.

“Kami juga meminta agar setiap informasi terbaru terkait keberadaan satwa segera dilaporkan kepada petugas BBKSDA Riau, Babinsa, atau Bhabinkamtibmas,” ujar Suparyono.

BBKSDA Riau, lanjutnya, akan terus melakukan pemantauan perkembangan di lapangan guna memastikan keamanan masyarakat serta kelestarian satwa liar, diikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAMPOK Bersenpi Gasak Gerai BRI Link Pekanbaru, Larikan Duit Belasan Juta

    RAMPOK Bersenpi Gasak Gerai BRI Link Pekanbaru, Larikan Duit Belasan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Perampok bersenpi menggasak agen BRI Link di Kelurahan Sidomulyo Barat, Tampan Pekanbaru. Belasan juta uang korban berhasil dibawa kabur. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Senin (20/02/23) mengatakan, kejadian tersebut pada Ahad (19/02/23) sekitar pukul 08.36 WIB. Aksi pelaku tersebut juga tampak terekam CCTV. “Saat itu saksi korban sedang menjaga gerai […]

  • Wako Dumai Instruksikan Waspada PMK Jelang Idul Adha, Bentuk Satgas

    Wako Dumai Instruksikan Waspada PMK Jelang Idul Adha, Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    Dumai, detak24.com – Pasca mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di sejumlah daerah di Indonesia, Pemerintah Kota Dumai mengambil kebijakan penanganan khusus serta kesiapan hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1443 H. “Wabah PMK saat ini memang tengah menjadi isu nasional dan momok menjelang Hari Raya Idul Adha. Untuk itu, perlu […]

  • DINAS Pendidikan Bengkalis Gelar O2SN dan FLS2N 2023

    DINAS Pendidikan Bengkalis Gelar O2SN dan FLS2N 2023

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tahun 2023 jenjang SMP se-kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Rabu (24/05/23).  Kegiatan FLS2N ini digelar di halaman SMP Negeri 1 Mandau yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo ST […]

  • PAGAR Besi Pembatas Jalan Layang Dijarah Maling, Sekdaprov SF Hariyanto Lapor Polisi

    PAGAR Besi Pembatas Jalan Layang Dijarah Maling, Sekdaprov SF Hariyanto Lapor Polisi

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pagar besi pembatas di bawah Flyover Simpang Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Harapan Raya Pekanbaru banyak yang hilang dicuri maling. Pagar tersebut dipasang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Atas kondisi itu, pemerintah akan melaporkan kasus pencurian itu ke pihak kepolisian. “Iya, saya sudah mendapat laporan pagar yang kita pasang di bawah flyover […]

  • Dugaan Kuasai HPK 920 Ha, Dua Warga Dumai Digugat Rp40 M – Tebang Semua Pokok Sawit

    Dugaan Kuasai HPK 920 Ha, Dua Warga Dumai Digugat Rp40 M – Tebang Semua Pokok Sawit

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24.com – Yayasan Pradata Anugerah Negeri (PAN) Pekanbaru menggugat dua orang warga Dunai sebesar Rp40 miliar. Warga juga diminta menebang semua pokok sawit pada lahan tersebut.       Pihak yayasan menyebut dua warga tersebut berkebun sawit seluas 920 Ha dalam kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK). Selain berdampak terhadap kerusakan lingkungan, juga menganggu kelestarian hutan. […]

  • Leher Ditikam, Pelaku Curanmor Begal Pemotor hingga Tewas di Pekanbaru 

    Leher Ditikam, Pelaku Curanmor Begal Pemotor hingga Tewas di Pekanbaru 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pemotor tewas ditikam begal yang kabur karena dikejar massa di Jalan Air Dingin Ujung, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Informasi dirangkum Selasa (18/03/25), kejadian naas itu terjadi Senin (17/03/25). Korban bernama Nelson Maruli (52), sempat berkelahi dengan begal tersebut. Hanya saja, korban terkena tikaman pisau pada bagian leher yang menyebabkannya tewas di […]

expand_less