Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » Petani Tewas Dimangsa Buaya Saat Cuci Brondolan di Labuhan Papan Rohil 

Petani Tewas Dimangsa Buaya Saat Cuci Brondolan di Labuhan Papan Rohil 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHIL, detak24com – Seorang petani bernama Darmen (30), warga Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Rohil tewas dengan kondisi mengenaskan, Rabu (10/12/25) malam.

Korban diduga kuat menjadi mangsa buaya saat merendam brondolan sawit di parit beko yang berada tak jauh dari aliran Sungai Rokan.

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Ipda Boni Sagala melalui Kanit Reskrim Aipda Joan Kurniawan SH membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (09/12/25) petang sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban bersama dua saksi, Azid Hasibuan dan Riki, usai memanen sawit di kebun milik Nababan.

“Mereka bertiga masuk ke parit beko untuk merendam brondolan sawit. Tidak lama setelah itu, korban tiba-tiba tidak terlihat lagi di lokasi. Kedua saksi berusaha mencari namun tidak menemukan korban,” katanya.

Beberapa menit kemudian, saksi melihat tubuh korban berada di sisi seberang parit, berjarak sekitar delapan meter, dan sedang diseret seekor buaya besar.

Melihat hal itu, para saksi berupaya menolong dengan mengejar dan menarik korban, namun gigitan buaya terlalu kuat hingga akhirnya hewan buas itu kembali menyeret korban ke dalam air dan menghilang.

Warga dan keluarga segera diberitahu, dan pencarian dilakukan bersama pihak kepolisian. Namun pencarian pada malam hari terpaksa dihentikan karena cuaca tidak mendukung.

Pada Rabu (10/12/25) pagi, pencarian dilanjutkan dipimpin langsung Kapolsek Ipda Boni Sagala bersama personel Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan, tim Sat Reskrim Polres Rohil, tim identifikasi, pemerintah setempat, masyarakat dan keluarga korban.

Hingga akhirnya sekitar pukul 21.30 WIB malam, warga yang masih melakukan penyisiran menemukan jasad korban tak jauh dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan dengan luka-luka diduga akibat gigitan buaya. Terdapat goresan pada paha bagian dalam, perut, dan kepala,” ungkapnya.

Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan boat ke kawasan Pertanahan dekat rumah duka. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima bahwa korban meninggal akibat serangan hewan buas. Korban selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya untuk dimakamkan di Kisaran, kampung halamannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar parit dan area yang berdekatan dengan Sungai Rokan, mengingat potensi keberadaan buaya yang cukup tinggi,” ingatnya dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kapal Nelayan Rohil Ditangkap di Laut Malaysia, 10 Tekong dan ABK Ditahan

    Dua Kapal Nelayan Rohil Ditangkap di Laut Malaysia, 10 Tekong dan ABK Ditahan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Sedikitnya 10 orang nelayan asal Rohil yang merupakan ABK dan tekong KM Willy Sukses 4 serta KM Kian Uong ditahan di Malaysia usai ketahuan masuk wilayah perairan negeri jiran tersebut. Penangkapan dua kapal nelayan asal oleh otoritas Malaysia pada Kamis (05/11/25) sekitar pukul 08.00 WIB pagi, dibenarkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia […]

  • Proses evakuasi jenazah Hariono di Sungai Rokan Rohil. (f : ist)

    Luka Gigitan Sekujur Tubuh, Nelayan Rimba Melintang Rohil Tewas Diseret Buaya 

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Insiden tragis menimpa seorang nelayan bernama Hariono (34). Ia tewas diterkam buaya penuh luka cakaran dan gigitan sekujur tubuh, Selasa (08/10/24). Warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Rimba Melintang Rohil itu ditemukan tewas dengan luka gigitan buaya saat sedang mencari ikan di perairan Sungai Rokan, Desa Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Selasa dini hari. Korban […]

  • Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Desa Jake Kuantan Tengah 

    Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Desa Jake Kuantan Tengah 

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Tim SAR gabungan menemukan Adam Firmansah (17), remaja yang dilaporkan tenggelam di sungai Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah pada Jumat (21/08/26). Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian, Jumat (21/08/26). Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan korban yang merupakan warga Jake, Kabupaten Kuantan Singingi […]

  • Jalan ke Lokasi Wisata Pantai Puak Dumai Macet Total, Polisi Urai Lalu Lintas 

    Jalan ke Lokasi Wisata Pantai Puak Dumai Macet Total, Polisi Urai Lalu Lintas 

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sempena liburan Nataru dan pekansi sekolah, objek wisata Pantai Puak Dumai diserbu warga. Akibatnya, arus lalu lintas di lokasi tersebut macet total. Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton bersama jajaran melakukan pengecekan arus lalu lintas di kawasan objek wisata Pantai Puak Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Medang Kampai yang macet total pasca liburan Nataru […]

  • GELAR Paripurna, DPRD Kota Dumai Terima Jawaban Tiga Ranperda Inisiatif dari Walikota

    GELAR Paripurna, DPRD Kota Dumai Terima Jawaban Tiga Ranperda Inisiatif dari Walikota

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – DPRD Kota Dumai menggelar rapat paripurna penyampaian pendapat Walikota Dumai terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif di gedung DPRD, Kamis (10/8/2023). Pendapat Walikota Dumai menjawab penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Dumai terhadap tiga Ranperda Inisiatif yang diajukan sebelumnya. Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Dumai, Mawardi didampingi Wakil Ketua […]

  • Korupsi PNBP Rp 12,5 M, Oknum Polres Kuansing Dituntut 10, 5 Tahun Penjara 

    Korupsi PNBP Rp 12,5 M, Oknum Polres Kuansing Dituntut 10, 5 Tahun Penjara 

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Rafi Budiman, oknum Polres Kuansing koruptor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp12,5 miliar lebih dituntut 10,5 tahun. “Menuntut terdakwa Rafi Budiman dengan pidana penjara selama 10 tahun dan 6 bulan,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahmat Taufik Hidayat, pada persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru, Selasa (21/01/25) petang. JPU menyatakan terdakwa […]

expand_less