Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekonomi Bisnis » Geger Potongan Komisi, Menteri UMKM Sarankan Driver Ojol Pindah ke Maxim 

Geger Potongan Komisi, Menteri UMKM Sarankan Driver Ojol Pindah ke Maxim 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengimbau driver ojol untuk beralih ke aplikasi lain, jika potongan komisi platform dinilai kurang memuaskan.

Hal tersebut diungkapkan Maman usai mengadakan pertemuan dengan perwakilan perusahaan transportasi online Maxim dan inDrive di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Rabu (21/05/25) lalu.

“Jadi saya menyarankan daripada teman-teman kita [ojol] sibuk berpolemik, sibuk dengan segala macam perdebatan, saya rasa kita sederhanakan saja,” kata Maman dalam konferensi pers di Kantor Kementerian UMKM.

Menteri mengatakan, pihaknya memiliki kewajiban untuk menjaga hubungan kemitraan yang kondusif, konstruktif, serta positif antara aplikator dan pengemudi transportasi online.

Apalagi, dia menyebut bahwa banyak pengusaha-pengusaha mikro yang bergantung pada aplikasi transportasi online. Menurutnya, jika pengemudi ojol keberatan dengan potongan tarif 15%-20%, maka dapat beralih ke aplikasi lain yang memberikan potongan di bawah angka tersebut.

Terlebih, katanya, ojol tidak dilarang untuk menggunakan lebih dari dua hingga tiga aplikasi untuk melakukan pekerjaannya. Dia mencontohkan, pengemudi ojol dapat beralih ke aplikasi Maxim yang memiliki potongan tarif antara 8%-13% atau inDrive sekitar 10,54%.

“Kalau misalnya ada teman-teman ojek online ataupun yang kurang berkenan dengan tarif 15-20%, saya rasa bisa menggunakan Maxim yang tarif bagi hasilnya 8-13% atau inDrive 10,54%,” ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, pengemudi ojol menuntut penurunan biaya aplikasi dari 20% menjadi 10%. Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono mengatakan bahwa tuntutan ini diajukan lantaran potongan biaya aplikasi oleh aplikator dinilai sudah melebihi batas regulasi yang ditetapkan sebesar 20%.

“Kami aksi dengan tuntutan aksi 10%, dasar kami menentukan 10% akibat ulah aplikator. Mereka udah diatur 20%, namun hingga sampai 50%,” kata Igun saat RDP dengan Komisi V DPR RI, Rabu (21/5/2025).

Menurutnya, pertemuan sebelumnya antara perwakilan pengemudi dan Kementerian Perhubungan belum menghasilkan titik temu atau kesepakatan. Oleh karena itu, pihaknya mendesak agar Menteri Perhubungan segera menetapkan keputusan terkait tuntutan tersebut.

Dia menambahkan bahwa batas waktu yang diberikan kepada pemerintah adalah hingga akhir Mei 2025. Jika tuntutan tidak dipenuhi, Garda Indonesia mengklaim siap menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar dari demonstrasi sebelumnya. (Bisnis.com)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Mandau Panen Jagung di Desa Air Kulim 

    Polsek Mandau Panen Jagung di Desa Air Kulim 

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    DURI, detak24.com – Setelah melalui masa penanaman selama 4 bulan, tibalah saatnya Polsek Mandau memanen jagung bersama Kelompok Tani Desa Air Kulim, Senin (08/06/26). Panen jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandau Kompol Primadona SIK MSi beserta jajaran dan anggota kelompok tani. “Panen ini merupakan wujud nyata ketahanan pangan yang kita jaga, dalam rangka mendukung […]

  • Ade Armando Alami Pendarahan Otak Belakang

    Ade Armando Alami Pendarahan Otak Belakang

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Usai dikeroyok saat hadir dalam demonstrasi 11 April 2022 di depan Gedung DPR RI, dosen dan pegiat media sosial, Ade Armando mengalami pendarahan otak di bagian belakang. Hal itu diungkapkan oleh Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Nong Darol Mahmada, usai Ade Armando menjalani CT Scan di Rumah Sakit Siloam, Jakarta Pusat. […]

  • PENGUNGSI Afghanistan Lahirkan Bayi di RSUD Pekanbaru, Kemenkum-HAM Langsung Data

    PENGUNGSI Afghanistan Lahirkan Bayi di RSUD Pekanbaru, Kemenkum-HAM Langsung Data

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang pengungsi Afghanistan yang ditampung pada Wisma Orchid Pekanbaru, melahirkan bayi. Proses persalinannya berlangsung di RSUD Arifin Achmad Kelahiran bayi pengungsi itu langsung didata oleh Petugas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) langsung mendata. Pendataan dilakukan langsung oleh petugas Rumah Detensi Imigtasi (Rudenim) Pekanbaru, Selasa (07/02/23). Tiga orang petugas langsung turun […]

  • SOAL PPDB Online, SMAN 8 Pekanbaru Terbanyak Diadukan ke Ombudsman Riau

    SOAL PPDB Online, SMAN 8 Pekanbaru Terbanyak Diadukan ke Ombudsman Riau

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Ombudsman RI Perwakilan Riau sejauh ini sudah menerima 18 laporan terkait PPDB online 2023. Sekolah yang paling banyak dilaporkan para wali murid ataupun kuasa hukum adalah SMAN 8 Pekanbaru. Tercatat sejauh ini Ombudsman Riau menerima sebanyak 13 orang laporan di SMAN 8 Pekanbaru. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Riau, Bambang Pratama menuturkan, setelah […]

  • Menegangkan! Mobil Mewah Wapres Maaruf Dihadang Massa, Demo Tolak BBM Naik

    Menegangkan! Mobil Mewah Wapres Maaruf Dihadang Massa, Demo Tolak BBM Naik

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Palembang, detak24.com – Mobil dinas Wapres Ma’ruf Amin dihadang pendemo tolak harga BBM saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Tepatnya di simpang empat RS Charitas. Dalam video yang beredar, pendemo yang diduga merupakan mahasiswa dan ormas Cipayung Plus langsung memblokade jalan ketika mobil Ma’ruf Amin mendekat. Bahkan, seorang mahasiswa berlari mengejar mobil dinas dengan […]

  • PEMBERIAN Nama Anies Baswedan Yohanes, Bukti Tak Pernah Politisasi Agama – Simak Artinya!

    PEMBERIAN Nama Anies Baswedan Yohanes, Bukti Tak Pernah Politisasi Agama – Simak Artinya!

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 15Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Kunjungan mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon presiden yang diusung Partai NasDem Anies Baswedan ke Rumah Doa Alfa Omega, Sentani, Papua, ramai diperbincangkan. Pasalnya, dalam kunjungan itu Anies disebut sebagai Yohanes oleh sang tuan rumah. Sehingga kata kunci pencarian Anies Baswedan Yohanes jadi viral. Yohanes sendiri adalah panggilan khas umat Kristiani untuk […]

expand_less