Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Leher Dicekik Tubuh Dibogem, Siswa SMP di Pekanbaru Jadi Korban Perundungan 

Leher Dicekik Tubuh Dibogem, Siswa SMP di Pekanbaru Jadi Korban Perundungan 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang siswa kelas 1 SMP IT Al-Ikhlas Pekanbaru dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi korban perundungan oleh dua teman sekolahnya.

Korban, yang bersekolah di Jalan Selamat, Kecamatan Tenayan Raya, mengalami kekerasan saat jam belajar pada Selasa (18/02/25) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kuasa hukum korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Persada Bunda, Dr Irfan Ardiansyah SH MH mengungkapkan bahwa korban baru menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya saat dijemput sore hari.

Ini diungkapkan Irfan didampingi timnya, Anwar Saleh Hasibuan SH MH, Rustam SH MH, Khairul Anwar Anas SH MH, Raja Rahmat Hidayat SH, Aldi Kamra SH, Rafly Assryan Wijaya SH, Redo Asparon SH dan Parwoto Darich, Jumat (21/02/25).

“Saat di rumah, korban mengeluh sakit di bagian ulu hati dan leher serta muntah-muntah,” ujar Irfan, yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Persada Bunda.

Kepada orangtuanya, korban mengaku ditendang pada bagian punggung dan kaki, kemudian perut dipukul serta leher dicekik menggunakan dasi oleh dua temannya inisial KAA dan RA.

Dari pengakuan korban, perundungan ini bukan kali pertama terjadi. Salah satu pelaku, yakni RA yang juga siswa kelas 1 di sekolah sama, disebut telah dua kali melakukan perundungan terhadap korban.

Tidak terima dengan kejadian ini, ayah korban, Mardinus (52) langsung melaporkan insiden tersebut ke Polresta Pekanbaru pada malam harinya. Korban juga telah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Keesokan harinya, karena korban terus mengeluh sakit di bagian dada dan ulu hati, orangtuanya membawanya ke Rumah Sakit Tabrani untuk mendapatkan perawatan intensif,” lanjut Irfan.

Korban dirawat selama dua hari di rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan dokter, korban tidak mengalami luka dalam, namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Irfan mengatakan, keluarga korban juga menyayangkan tindakan pihak sekolah yang seolah tidak memberikan perhatian dan minim pengawasan.

“Kami sangat menyayangkan tindakan pihak sekolah. Karena tidak mengabarkan langsung peristiwa yang dialami korban kepada orang tuanya. Bahkan, selama dua hari dirawat, pihak sekolah tidak menjenguk korban. Dan hanya menghubungi orang tua korban dan meminta untuk datang ke sekolah agar dimediasi dengan pelaku,” ujarnya.

Dia berharap kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian.

“Kami berharap kasus ini mendapat perhatian dari Polresta Pekanbaru agar tidak ada lagi anak-anak lain yang menjadi korban. Berdasarkan informasi yang kami terima, selain korban, ada anak-anak lain yang juga mengalami perlakuan serupa dari pelaku,” jelasnya.

Sekolah Langsung Ambil Tindakan 

Sementara, Kepala SMP IT Al-Ikhlas Pekanbaru, Ricky Permana Putra saat dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan WhatsApp belum memberikan keterangan.

Di sisi lain, Guru Kesiswaan SMP IT Al-Ikhlas Pekanbaru, Muhammad Rifki membantah adanya kelalaian yang dilakukan pihak sekolah dalam kejadian tersebut. Dia mengaku langsung mengambil tindakan atas kejadian itu.

“Kejadiannya waktu senam di belakang kantin. Pihak sekolah langsung memanggil korban dan pelaku untuk kami cari tahu apa sebab kenapa bisa seperti itu. Ternyata ada kata-kata dari korban sehingga mengakibatkan pelaku sakit hati,” kata Rifki, Jumat (21/02/25).

Terkait pihak sekolah yang dinilai tidak peduli terhadap korban karena tidak menjenguk korban saat dirawat di rumah sakit maupun di rumah, dia juga membantahnya.

“Setelah kejadian, kami sudah menanyakan kepada korban, apakah ada yang sakit, biar kami bawa berobat. Tapi korban bilang tidak ada,” kata dia.

Rifki juga menyebutkan bahwa pihak sekolah sudah memanggil orang tua dari kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban untuk memediasi persoalan ini.

“Besoknya kami panggil orangtua dari pelaku dan korban untuk membicarakan hal ini. Alhamdulillah sudah ditengahi, pihak pelaku mau bertanggung jawab atas kejadian ini dan bersedia mengobati korban sampai sembuh,” imbuhnya dikutip detak24com dari cakaplah. (*)

Editor : Kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • 63 Sapi di Bali Positif PMK, Kasus Perdana

    63 Sapi di Bali Positif PMK, Kasus Perdana

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Bali, detak24.com – Provinsi Bali yang sempat dinyatakan bebas dari penyakit kuku dan mulut (PMK) akhirnya dinyatakan positif terjangkit. Data sementara, 63 ekor sapi positif terpapar virus. “Iya, PMK sudah masuk ke Bali. Hanya ada 63 kasus,” kata Dr I Wayan Sunada selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali saat ditemui di ruangan kerjanya, di […]

  • INFO BMKG : Ada Potensi Cuaca Cerah Malam Minggu di Riau

    INFO BMKG : Ada Potensi Cuaca Cerah Malam Minggu di Riau

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Riau di akhir pekan ini. Di sejumlah daerah cuaca malam minggu berawan dan cerah, Sabtu (04/03/23). Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Ahmad Agus mengatakan, hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari dan akan berlangsung pada sore hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di […]

  • SADIS! Gegara Brondolan, Remaja Tewas Diparang Kawan di Sungai Kuti Rohul

    SADIS! Gegara Brondolan, Remaja Tewas Diparang Kawan di Sungai Kuti Rohul

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Gegara dituduh mencuri brondolan, seorang remaja bernama Fahru Rozi (17) di Sungai Kuti Rohul tewas ditebas temannya, . Informasi dirangkum, Rabu (24/04/24), insiden berdarah itu terjadi pada Jumat, tanggal 19 Maret sekitar pukul 15.00 WIB. Bermula saat pelaku TL (20) mengambil brondolan sawit di PT SAM. Lalu brondolan disimpan di semak-semak. “Namun […]

  • Sempena HAN 2025, Pelindo Dumai Pertegas Komitmen Dukung Hak Anak 

    Sempena HAN 2025, Pelindo Dumai Pertegas Komitmen Dukung Hak Anak 

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap 23 Juli, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Dumai mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung perlindungan dan pemenuhan hak anak. Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten mengimplementasikan program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) […]

  • LIHAI! Warga Baganbesar Simpan 30 Paket Sabu dalam Kemasan Bedak

    LIHAI! Warga Baganbesar Simpan 30 Paket Sabu dalam Kemasan Bedak

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    DUMAI, detak24.com – Satresnarkoba Polres Dumai membekuk pengedar sabu di sebuah pondok tepi Jalan Soekarno Hatta Baganbesar, Dumai. Dalam operasi itu, aparat menyita 30 paket bubuk setan dari tangan tersangka. Saat dikonfirmasi, Selasa (14/03/23) Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto melalui Kasat Resnarkoba Polres Dumai Iptu Mardiwel membenarkan penangkapan tersangka pengedar sabu. “Pelaku narkoba yang diamankan […]

  • Mabes Polri Gelar Perkara Ijazah Palsu Jokowi Secara Khusus 

    Mabes Polri Gelar Perkara Ijazah Palsu Jokowi Secara Khusus 

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA , detak24com – Mabes Polri menyatakan gelar perkara khusus untuk aduan masyarakat (dumas) Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait ijazah palsu Jokowi pada 9 Juli 2025. “Dilakukan ralat untuk dilaksanakan tanggal 9 Juli 2025,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Jumat (04/07/25). Dia menerangkan […]

expand_less