Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Selebriti » GEGARA Adik, Rumah Via Vallen Digeruduk Belasan Ojol

GEGARA Adik, Rumah Via Vallen Digeruduk Belasan Ojol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUMAH pedangdut Via Vallen di kawasan Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur digeruduk belasan ojol dan Bonek. Semua itu karena masalah sang adik yang bikin runyam.

Aksi geruduk di rumah Via Vallen berlangsung pada Senin, tanggal 22 April 2024 lalu. Mereka mencari RF adik kandung Via Vallen yang diduga telah menggadaikan motor milik salah satu driver ojek online (ojol) melalui Adit, anggota Bonek Tanggulangin

Dari keterangan kuasa hukum korban, Bramada Pratama Putra, RF meminjamkan uang kepada Adit dengan jaminan sebuah motor milik temannya yang merupakan seorang driver ojol. Namun, saat Adit ingin mengembalikan uang dan mengambil motornya, motor tersebut sudah tidak ada. RF pun tidak bisa dihubungi dan menghilang selama beberapa pekan terakhir.

“Bahkan nomor kontak Whatsapp diblokir,” ujarnya.

Karena tidak bisa dihubungi dan kesal, driver ojol pemilik motor bersama belasan bonek dan juga aliansi arek Sidoarjo itu pun akhirnya geruduk rumah Via Vallen sejak sore hingga malam. Mereka menunggu dan mencari RF di depan rumah tersebut untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, tak kunjung bertemu dan kondisi pagar tertutup. Rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuninya sedang keluar.

Bramada menjelaskan, Adit menggadaikan motornya kepada RF dengan nilai Rp 2 juta pada 13 Februari 2024. Kemudian, RF menggadaikan motor tersebut kepada orang lain senilai Rp 3 juta pada 13 Maret 2024.

“Adit kemudian ingin menebus motornya pada dua minggu setelah digadaikan, tetapi Rafi tidak bisa dihubungi. Ketika akhirnya bisa dihubungi, Rafi meminta tebusan Rp 9 juta dan motornya pun sudah tidak ada,” terang Bramada.

Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin Kompol IGP Atma Giri yang datang ke lokasi mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga Via Vallen dan diketahui bahwa mereka sedang berada di Surabaya.

“Sudah kami komunikasikan beliaunya satu keluarga masih di Surabaya,” kata Atma Giri.

Pihak polsek pun mengimbau kepada belasan bonek dan aliansi arek Sidoarjo ini untuk bersabar dan tidak melakukan tindakan anarkistis. Pihaknya akan membantu menyelesaikan permasalahan ini dengan cara mediasi, dikutip detak24com dari beritasatu. (*)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di  https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG : Cek Potensi Hujan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Riau

    INFO BMKG : Cek Potensi Hujan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Riau

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi di sejumlah wilayah Riau, Rabu (25/01/23). Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Sanya Gautami mengatakan, hujan akan mulai mengguyur Riau pada siang hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Iya, hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau […]

  • Lewat Pelabuhan Dumai, Puluhan TKI Dideportasi dari Malaysia 

    Lewat Pelabuhan Dumai, Puluhan TKI Dideportasi dari Malaysia 

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 37 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia dipulangkan melalui jalur laut menggunakan Kapal Indomal Kingdom tiba di Dumai. Informasi dirangkum Ahad (16/02/25), pemulangan puluhan pekerja migran tersebut difasilitasi oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau, Sabtu (15/02/25). Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, jika 37 […]

  • Hendak Mandi, Kakek 62 Tahun Tenggelam Hilang di Desa Sipunggung Kampar 

    Hendak Mandi, Kakek 62 Tahun Tenggelam Hilang di Desa Sipunggung Kampar 

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Kakek berusia 62 tahun bernama Maksum, warga Dusun Muara Danau, Desa Sipunggung, Kabupaten Kampar, tenggelam di sungai. Dia tenggelam usai terpeleset saat hendak mandi di tepi Sungai Kampar, tepatnya di Desa Genting Damai, Kecamatan Salo, Selasa (24/12/24) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ini, satu tim rescue dari Basarnas Pekanbaru juga telah diberangkatkan […]

  • Kapuspenkum Kejagung Dr Ketut Sumedana. F. : IST

    Kejagung Periksa Mantan Kepala Bapedda Riau, Korupsi PT Duta Palma

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    Jakarta, detak24.com – Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau berinisial AF diperiksa di Kejaksaan Agung (Kejagung). AF memberikan keterangan terkait dugaan korupsi pengelolaan lahan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). AF diperiksa oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung, […]

  • TRADER BINOMO Histeris, Aset Indra Kenz Dirampas Negara – Ini Sebabnya!

    TRADER BINOMO Histeris, Aset Indra Kenz Dirampas Negara – Ini Sebabnya!

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Para rader Binomo menangis mendengar aset yang disita dari mantan afiliator Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz, dirampas untuk negara. Sebenarnya apa alasan aset Indra Kenz dirampas untuk negara? Indra Kenz dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan menyebarkan berita bohong dan penyesatan terkait Binomo. Hakim pun menjatuhkan vonis 10 […]

  • Korupsi BOS Rp 2,8 M, Kepsek SMAN 1 Ujung Batu Diganjar Setahun 8 Bulan 

    Korupsi BOS Rp 2,8 M, Kepsek SMAN 1 Ujung Batu Diganjar Setahun 8 Bulan 

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kepala SMAN 1 Ujung Batu Rohul Leni Aswita, dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 8 bulan. Terdakwa terbukti melakukan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp 2,8 miliar. Vonis dibacakan pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan majelis hakim yang diketuai Yofistian, Jumat (08/05/26). Selain Leni, […]

expand_less