KARHUTLA di Pekanbaru Capai 11 Hektar, Pj Wako Wanti-wanti Warga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jun 2023
- print Cetak

Tim gabungan memadamkan api Karhutla di Rohil
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, detak24com – Hingga kini, kasus karhutla di Pekanbaru mencapai11 hektar. Penjabat (Pj) Wako Muflihun mengingatkan warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Muflihun mengatakan, mayoritas lahan yang terbakar berada di wilayah pinggiran dan merupakan daratan gambut. Terakhir kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Payung Sekaki.
“Itu kemarin di Payung Sekaki lahan satu hektare sudah berhasil dipadamkan. Saat ini panasnya luar biasa, apalagi dalam seminggu terakhir ini sampai 39 derajat celcius. Saya minta pada masyarakat tolong lebih waspada, para pekebun jangan bakar lahan,” ujar Muflihun, Senin (19/06/23).
Menurutnya, sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru terutama di daerah pinggiran memiliki struktur lahan gambut. Ia menilai kebakaran di lahan gambut cukup sulit penanganannya.
Dikatakannya, saat petugas sudah memadamkan api di atas permukaan bisa jadi dibawah masih terbakar. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang tinggal di area atau dekat lahan terbuka agar tidak membakar lahan sembarangan.
“Saya sudah diskusi dengan bapak Kapolresta, rapat juga dengan Forkopimda. Jangan lagi membakar-bakar lahan, Pekanbaru kan identik dengan gambut,” sebutnya.
Ia juga sudah meminta kepada camat dan lurah di wilayah kerja masing-masing untuk bisa mengingatkan kepada masyarakat. Mereka juga bisa melakukan pengawasan agar tidak terjadinya kebakaran lahan.
Dari Januari 2023 hingga saat ini, lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 11 hektar. Jumlahnya tersebar di beberapa kecamatan di kota ini.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, lahan yang sudah terbakar hingga pertengahan Juni 2023 ini tercatat mencapai 10,8 hektar dengan 19 kasus karhutla.
Terkait hal itu, Kepala BPBD Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Alan Kurnia mengatakan, kebakaran lahan paling banyak terjadi di Kecamatan Binawidya.
Ada 6 hektar lebih lahan terbakar di Kecamatan Binawidya. Karena itu, kebakaran lahan harus diantisipasi. Ia menyebut, kebakaran lahan ini banyak terjadi pada Februari dan Mei lalu.
“Dalam penanganannya, BPBD Pekanbaru berkoordinasi dengan instansi terkait. Pihaknya juga melakukan upaya pemadaman maupun mencegah kebakaran lahan. Pihak TNI maupun Polri menyiagakan masing-masing sembilan orang untuk membantu penanganan kebakaran lahan,” imbuhnya.(halloriau)
Editor: Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com













