WACANA Pansus Lakakerja PHR Gertak Sambal, Masyarakat harus Tuntut DPRD Riau
PEKANBARU, detak24com – Batalnya pembentukan panitia Pansus Lakakerja PHR oleh Komisi V DPRD Riau membuat kecewa banyak pihak.
Pasalnya, wacana pembentukan Pansus Lakakerja PHR pasca tewasnya 11 pekerja di perusahaan pelat merah itu dikeluarkan Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti bersama Komisi V DPRD Riau setelah Direktur Utama (Dirut) PT PHR, Jafee A Suardin mangkir berulang kali ketika diundang memberi penjelasan.
Melihat hal tersebut, pengamat kebijakan publik M Rawa El Amady menganggap, sejak awal DPRD Riau memang tak berniat membuat Pansus Lakakerja PHR. Legislator tersebut dan mengeluarkan wacana semata sebagai bentuk gertakan kepada Jafee.
“Awalnya itu ‘kan kenapa bisa sampai ada pernyataan akan membuat Pansus kalau Direktur PHR (Jafee) tidak datang. Jadi dari awal DPRD Riau, menurut saya, memang tidak ada rencana membuat Pansus. Tapi karena berkali-kali Jafee ini tidak datang, DPRD mengancam. Itu gertakan saja,” kata dia saat dihubungi Kamis (23/03/23).

17 thoughts on “WACANA Pansus Lakakerja PHR Gertak Sambal, Masyarakat harus Tuntut DPRD Riau”