Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Viral Video Anak-anak Dipaksa Jadi Badut dan Mengemis di Pekanbaru 

Viral Video Anak-anak Dipaksa Jadi Badut dan Mengemis di Pekanbaru 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Jagat maya dihebohkan dengan video viral berdurasi 48 detik yang memperlihatkan dua anak kecil diturunkan dari motor Yamaha NMax oleh seorang perempuan di kawasan Jalan Sumatera, Pekanbaru.

Anak-anak tersebut tampak mengenakan kostum badut berwarna pink dan diduga sengaja disuruh menjadi mengemis. Video viral tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu keprihatinan publik, termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru.

Wawako Pekanbaru, Markarius Anwar secara tegas mengecam tindakan eksploitasi anak yang terekam dalam video viral tersebut. Menurutnya, tindakan seperti itu tidak hanya melukai sisi kemanusiaan, tetapi juga berdampak besar terhadap citra Pekanbaru sebagai kota yang tengah berjuang membangun lingkungan yang ramah bagi anak-anak.

“Masalah gelandangan dan pengemis ini memang bukan hal baru di Pekanbaru. Tapi kasus ini menjadi sangat serius karena melibatkan anak-anak. Ini bukan hanya masalah sosial, tapi juga pelanggaran hak anak,” ujar Wawako dalam keterangannya, Senin (16/06/25).

Dia mengungkapkan, bahwa akibat insiden ini, Pekanbaru resmi dicoret dari daftar Kota Layak Anak (KLA) oleh pemerintah pusat. Hal tersebut menjadi pukulan berat bagi Pemko Pekanbaru yang selama ini telah berupaya keras menyusun berbagai program dan regulasi demi memenuhi indikator kota ramah anak.

“Ini sangat mengecewakan. Upaya bertahun-tahun untuk menjadikan Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak runtuh dalam sekejap. Padahal berbagai program telah kita jalankan bersama stakeholder,” tuturnya dengan nada kecewa dikutip dari Kumparan.

Wawako juga menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi titik balik untuk pembenahan serius dalam penanganan masalah sosial, khususnya yang berkaitan dengan anak-anak. Ia menyerukan kerja sama lintas sektor untuk memastikan kasus serupa tidak kembali terulang.

“Pemerintah kota akan segera mengevaluasi sistem pengawasan dan penanganan anak jalanan. Ini pekerjaan rumah bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakat, LSM, hingga aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan tidak ragu melaporkan apabila melihat dugaan eksploitasi anak di lapangan.

Sebagai respon cepat, Pemko Pekanbaru dikabarkan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta kepolisian untuk mengusut kasus ini dan memberikan perlindungan kepada anak-anak yang menjadi korban eksploitasi.

“Anak-anak tidak seharusnya dipaksa bekerja, apalagi dijadikan alat untuk mengemis. Mereka berhak tumbuh, belajar, dan bermain dengan aman,” pungkas Wawako. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • VIRAL Pekanbaru : Turnamen Futsal HUT ke-66 Riau Rusuh, Pemain Nyaris Adu Jotos

    VIRAL Pekanbaru : Turnamen Futsal HUT ke-66 Riau Rusuh, Pemain Nyaris Adu Jotos

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Turnamen futsal antar OPD lingkup Pemprov Riau sempena HUT ke-66 Provinsi Riau diwarnai keributan. Para pemain nyaris adu jotos di lapangan. Keributan terjadi saat tim futsal Biro Umum Setdaprov Riau melawan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau di GOR Remaja Pekanbaru, Jumat (04/08/23). Video keributan antar pemain tim futsal kedua OPD Pemprov Riau […]

  • Bandar Sabu 58 Kilo di Jambi ‘Hilang’ Saat Diperiksa Polisi, Warganet: Dia Punya Ilmu Hitam!

    Bandar Sabu 58 Kilo di Jambi ‘Hilang’ Saat Diperiksa Polisi, Warganet: Dia Punya Ilmu Hitam!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAMBI, detak24com – Tersangka kasus 58 kg sabu M Alung Ramadhan masih bebas berkeliaran selama enam bulan terakhir setelah berhasil kabur dari ruang penyidik Polda Jambi. Informasi dirangkum Selasa (07/04/26), pria 23 tahun itu meloloskan diri dari ruang penyidik Polda Jambi. Dia resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 12 Oktober 2025. Yang mengejutkan, […]

  • ABK Roro Dumai-Rupat Keroyok Penumpang, Serahkan ke Pihak Berwajib

    ABK Roro Dumai-Rupat Keroyok Penumpang, Serahkan ke Pihak Berwajib

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    DUMAI, detak24.com – Tindak kekerasan terjadi di Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Kakap rute Dumai-Rupat. Seorang penumpang, Supianto warga Rupat dikeroyok oleh sejumlah ABK kapal tersebut. Tak terima perlakuan itu, korban membuat laporan ke Mapolairud Dumai. Supianto (49), tengah mengantar pamannya yang dalam kondisi sakit, Rabu (16/03/22) lalu. Ia tak menyangka tiba-tiba saja dikeroyok oleh sejumlah […]

  • Sekda Bustami Minta 134 CJH Doakan Bengkalis, Lepas Jemaah di EHA Pekanbaru

    Sekda Bustami Minta 134 CJH Doakan Bengkalis, Lepas Jemaah di EHA Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Bengkalis, detak24.com – Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Sekdakab H Bustami HY meminta kepada Calon Jamaah Haji (CJH) mendoakan Bengkalis menjadi kabupaten yang Baldatun Thoyibatun Waa Robbun Ghofur. Sehingga terwujud Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah Maju dan Sejahtera (Bermasa). “Saya titip doa untuk Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini ya bapak ibu, semoga kabupaten kita dapat Wujudkan […]

  • UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus 705 Orang, 17 Kloter Dipulangkan Besok

    UPDATE Terkini : Jemaah Haji Wafat Tembus 705 Orang, 17 Kloter Dipulangkan Besok

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24com – Jemaah yang wafat di Tanah Suci hingga tanggal 21 Juli 2023 pukul 24.00 WIB sebanyak 705 orang. Sementara, jadwal kepulangan haji pada Ahad (23/07/23), sebanyak 17 Kloter dipulangkan ke Indonesia. “Hingga 21 Juli 2023 pukul 24.00 WIB, jemaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci berjumlah 705 orang,” ujar Koordinator Media Center Haji […]

  • Mulai Besok Polres Dumai Razia Selama Dua Pekan, Lengkapi Surat Kendaraan Ya!

    Mulai Besok Polres Dumai Razia Selama Dua Pekan, Lengkapi Surat Kendaraan Ya!

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Kepolisian menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2024 secara serentak selama dua pekan, mulai Senin tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Operasi yang bersifat mandiri kewilayahan ini akan mengedepankan upaya preemtif dan preventif secara humanis melalui edukasi dan himbauan kepada masyarakat. Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton, menyampaikan hal tersebut pada saat sambutan […]

expand_less